Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belasan Kaum Diffable Ikuti Utsawa Dharma Gita

Bali Tribune/ Wabup Made Kasta serahkan piala kepada para juara lomba Utsawa Darma Githa yang juga diikuti sejumlah kaum diffable di Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menghadiri sekaligus membuka Lomba Utsawa Dharma Gita bagi penyandang disabilitas se-Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut HUT Puputan Klungkung ke-111 dan HUT Kota Semarapura-27 Tahun 2019.
 
Hadir pada kegiatan itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Anom Adnyana, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, I Nengah Sukasta serta istansi terkait lainnya yang bertempat di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Semarapura, Kamis (25/4) pagi kemarin.
 
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Made Kasta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan lomba tersebut. Disebutan, Utsawa Dharma Gita ini merupakan wujud penghargaan bagi  penyandang disabilitas setempat.
 
“Melalui lomba Utsawa Dharma Gita bagi penyandang disabilitas se-Kabupaten Klungkung kita kobarkan api semangat untuk mengajengkan kesenian dan budaya Bali,” ujarnya.
 
Lebih lanjut Wabup Kasta berharap, kedepannya perlombaan ini bisa dijadikan motivasi bagi kaum diffable untuk lebih bersemangat lagi menyalurkan bakat mereka pada lomba yang lebih tinggi lagi.
 
“Jadikan perlombaan ini sebagai ajang untuk memotivasi diri agar kedepan makin bersemangat didalam melakukan segala hal, salah satunya dengan mengikuti perlombaan,” harapnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana menyampaikan, lomba ini ditujukan untuk mewadahi kreatifitas penyandang disabilitas dalam seni dan budaya Bali.
 
Lomba ini diikuti 11 orang peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kecamatan di Klungkung. Adapun kriteria lomba meliputi, tikas (penampilan,red), jenis dan keindahan suara, wewiletan, guru ding dong, onek-onekan (pelafalan,red) dan raras atau ekspresi peserta.
 
Tampil sebagai Juara I dengan nilai 1.418 adalah, I Wayan Serinada, Juara II dengan nilai 1.400 diraih I Gede Sudiana dan Juara III diraih I Wayan Sukariawan dengan nilai 1.397.
Selanjutnya, kepada pemenang diberikan piala serta hadiah yang diserahkan Wabup Kasta.
wartawan
habit

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.