Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BKKBN Bali Turun ke Pantai, Dorong Gerakan Indonesia ASRI Lewat Aksi Bersih dan Tanam Pohon

BKKBN
Bali Tribune / CLEAN - KKBN Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Beach Clean Up di Pantai Mertasari, Sanur, Kota Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah terus memperkuat penanganan sampah dan penataan lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai agenda prioritas nasional. Gerakan ini diarahkan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan aman, sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik serta daya tarik pariwisata. Presiden Prabowo Subianto menegaskan penanganan sampah harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari kerja bakti di lingkungan instansi dan masyarakat, pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota, hingga pengindahan permukiman melalui program gentengisasi nasional. Lingkungan yang bersih dinilai menjadi fondasi kesehatan, kenyamanan, dan masa depan Indonesia yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Beach Clean Up di Pantai Mertasari, Sanur, Kota Denpasar. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Denpasar dan melibatkan kolaborasi lintas sektor, antara lain unsur TNI dan Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar, BKKBN, mahasiswa, Forum Generasi Berencana Kota Denpasar, PIK-R SMK 3 Denpasar, jajaran Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB), serta masyarakat Desa Adat Intaran. Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar, dengan OPD disebar di sepanjang kawasan Pantai Sanur untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadék Agus Arya Wibawa menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen mendukung Intruksi Presiden Gerakan Indoensia ASRI melalui kegiatan bersih pantai yang dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia menjelaskan bahwa OPD Pemkot Denpasar disebar di sepanjang kawasan Pantai Sanur untuk mendukung kelancaran kegiatan, dengan pengaturan teknis di lapangan melibatkan unsur Polri dan TNI. Selain aksi bersih pantai, kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar. 

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan upaya strategis untuk membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah. Menurutnya, isu lingkungan memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas hidup dan ketahanan keluarga. “Lingkungan yang bersih dan tertata akan mendukung kesehatan keluarga, menciptakan rasa aman dan nyaman, serta menjadi bagian penting dari pembangunan keluarga yang berkelanjutan,” ungkapnya. 

Sementara Jero Bendesa Intaran menjelaskan bahwa upaya pengelolaan sampah di wilayahnya telah dilakukan sejak lama. Ia menyebutkan bahwa sejak tahun 2015 Desa Adat Intaran telah membangun TPS 3R sebagai sarana edukasi masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. “Kami menyiapkan tiga tong sampah agar masyarakat terbiasa memilah dan membuang sampah pada tempatnya. Ini penting karena akan dilihat dan ditiru oleh generasi ke depan, bagaimana mereka mengolah sampahnya sendiri,” ujarnya. Menurutnya, pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, melainkan harus dijalankan secara berkelanjutan dan diturunkan antar generasi, mengingat Sanur merupakan kawasan pariwisata yang harus dijaga kebersihan dan ketertataannya.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, seluruh pihak berharap terbangun budaya peduli lingkungan yang kuat dan berkelanjutan. Dengan keterlibatan aktif pemerintah, aparat, komunitas, dan masyarakat, gerakan ini diharapkan mampu menciptakan ruang hidup yang layak dan nyaman, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih sehat dan indah bagi generasi mendatang.

wartawan
RAY
Category

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan di Kawasan Wisata Tulamben, Warga Panik Melihat Kobaran Api

balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran lahan terjadi di wilayah Objek Wisata Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Sabtu (12/9/2026) malam hingga Minggu (13/9/2026) pagi. Kobaran api yang meluas akibat tiupan angin kencang ini membuat warga di Dusun Tegal Langlangan, Desa Datah, Kecamatan Abang yang berbatasan dengan Kecamatan Kubu ini panik karena api mengarah ke dusun mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Satria Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Dawan

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Anggota PYP Group menyerahkan bantuan paket sembako serta bantuan biaya sekolah sebesar Rp1.600.000 kepada anak yatim piatu. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, dan Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Sabtu (12/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telan Dana Rp99 Miliar, Pembangunan Pasar Mentigi Resmi Dimulai

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) tanda dimulainya Pembangunan Pasar Mentigi di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (12/9/2026). Pasar Mentigi ini dirancang sebagai pusat perekonomian baru sekaligus motor penggerak pariwisata di Nusa Penida. 

Baca Selengkapnya icon click

Wali Kota Tegaskan Juru Parkir Wajib Berikan Karcis

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menyorot secara tegas persoalan pengelolaan parkir di Kota Denpasar, khususnya di ruang milik jalan (Rumija). Terutama pembenahan tata kelola, penguatan pengawasan terhadap juru parkir (jukir), hingga kepastian pemberian karcis sejak kendaraan memasuki area parkir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.