Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

perajin
Bali Tribune / Wayan Suitari, perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan KUR dari Bank Rakyat Indonesia (BRI)

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan. "Saya pinjam KUR dari plafon Rp 5 juta dan sekarang sudah Rp 100 juta untuk keperluan beli keranjang, garam dan ikan," katanya ditemui di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba, Kamis (21/5/2026).

Ia mengaku menggunakan garam Bima untuk proses pemindangan ikan. Awalnya ia menggunakan garam lokal Klungkung, namun harganya berkisar Rp500 ribu per 50 Kilogram. "Saya beralih ke garam Bima karena murah dan tidak sulit, sudah ada yang kirim ke sini. Dalam sehari, sekali proses pemindangan ikan menghabiskan 75 Kilogram garam, " jelasnya. 

Suitari mengatakan dalam sehari menghabiskan 400 Kilogram ikan tongkol yang setelah dipindang dijual di sejumlah pasar di Denpasar. Ia sejak usia kelas II SD sudah bekerja di pemindangan ikan hingga di usianya yang sekarang 42 tahun masih menggeluti dunia pemindangan ikan. "Ikan pindang ini sudah ada yang ngambil untuk dijual ke pasar di Denpasar. Saya hanya memproses ikan pindang yang dibantu 2 orang mulai dari jam 7 pagi hingga 11 pagi," jelasnya. 

Kata dia, dari 400 Kilogram ikan tongkol yang diolah menjadi ikan pindang didapat sebanyak 350 keranjang ikan pindang. "Kalau ikan tongkol tidak ada kesulitan, sudah ada yang kirim dari Jawa," ujarnya.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk sektor usaha pemindangan ikan yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Melalui penyaluran KUR, BRI memberikan akses pembiayaan kepada pelaku usaha pemindangan ikan guna membantu peningkatan kapasitas produksi, penguatan modal kerja, hingga pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya menyampaikan bahwa sektor perikanan dan pengolahan hasil laut memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. BRI berkomitmen untuk terus hadir mendukung pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), termasuk usaha pemindangan ikan yang memiliki peran penting dalam rantai pasok pangan dan ekonomi lokal. 

"Melalui penyaluran KUR, kami berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ujar Hery.

Ia menambahkan bahwa penyaluran KUR kepada pelaku usaha dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta pendampingan usaha agar pembiayaan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Selain menyediakan akses pembiayaan, BRI juga terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan literasi keuangan dan memanfaatkan layanan digital perbankan guna mendukung efisiensi transaksi usaha.

BRI optimistis dukungan terhadap sektor usaha pemindangan ikan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ekosistem UMKM di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

wartawan
YUE
Category

Bertahun-Tahun Hadapi Krisis Air, 732 Rumah di Desa Pejukutan Akhirnya akan Teraliri Air Bersih

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus digenjot. Bupati Klungkung I Made Satria, menghadiri langsung acara Sosialisasi Pekerjaan Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah (SR) yang berlangsung di Kantor Perbekel Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Minta MPLS di Jembrana Bebas Perploncoan

balitribune.co.id I Negara - Tahun ajaran 2026/2027 telah dimulai pada Senin (13/6/2026). Seluruh siswa baru pada setiap jenjang pendidikan mengawalinya dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pihak sekolah baik tenaga pendidik maupun Pengurus OSIS diingatkan agar pelaksanaan MPLS bebas dari perploncoan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahasiswa Cipayung Plus Datangi DPRD Buleleng, Bahas Kepastian Bandara Bali Utara

balitribune.co.id I Singaraja - Pimpinan DPRD Kabupaten Buleleng menerima audiensi dari Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus untuk membahas sejumlah isu strategis pembangunan daerah, Senin (13/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng itu dipimpin Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya didampingi Wakil Ketua Nyoman Wandira Adi.

Baca Selengkapnya icon click

Dermaga Khusus Penyeberangan Celukan Bawang-Ketapang Dibangun Bulan Depan

balitribune.co.id I Singaraja - Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Kabupaten Buleleng segera memasuki tahap pengembangan dengan pembangunan dermaga penyeberangan baru. Proyek ini dipersiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk, terutama saat musim libur panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Desak Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Penunjang Pariwisata

balitribune.co.id I Bangli - Komisi III DPRD Bangli  mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan-jalan yang merupakan jalur obyek pariwisata. Mengingat sektor pariwisata sebagai penunjang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca Selengkapnya icon click

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.