Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buleleng Tuan Rumah Kejurnas Kempo 2026

audiensi
Bali Tribune / AUDIENSI - Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia (PP FKI), pengurus daerah, serta panitia melakukan audiensi dengan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (23/6/2026).

balitribune.co.id I Singaraja – Kabupaten Buleleng dipastikan menjadi lokasi penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026. Federasi Kempo Indonesia (FKI) telah menunjuk Gelanggang Olahraga (GOR) Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Jinengdalem sebagai venue utama ajang yang akan berlangsung pada 8–11 Juli 2026.

Sebagai bagian dari persiapan, jajaran Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia (PP FKI), pengurus daerah, serta panitia pelaksana melakukan audiensi dengan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Rumah Jabatan Bupati, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan daerah sekaligus memantapkan pelaksanaan kejuaraan tingkat nasional tersebut.

Bupati Sutjidra menyatakan Pemerintah Kabupaten Buleleng memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kejurnas Kempo. Menurutnya, kehadiran event olahraga berskala nasional tidak hanya menjadi ajang kompetisi atlet, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat melalui meningkatnya kunjungan peserta maupun pendukung dari berbagai daerah.

"Tentunya kegiatan Kejurnas Kempo ini memiliki skala event tingkat nasional dan Pemkab Buleleng pasti memberikan dukungan secara penuh untuk pelaksanaannya di Bali Utara. Bagi Buleleng kegiatan nasional yang terpusat mampu memberikan vibrasi untuk pengembangan sport tourism maupun pemberdayaan masyarakat," ujar Sutjidra.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurnas Kempo 2026 yang juga Wakil Ketua Umum FKI, Ir. Yulianto Maris, Pg.Diplm., mengatakan persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan. Hingga saat ini, sebanyak 15 dari 23 Pengurus Daerah (Pengda) FKI di Indonesia telah memastikan akan mengirimkan atlet terbaiknya ke Buleleng.

Menurutnya, pelaksanaan kejuaraan juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Buleleng dan KONI Buleleng sehingga koordinasi penyelenggaraan berjalan dengan baik.

Selain mempertandingkan nomor-nomor kejuaraan nasional, FKI juga akan menggelar sejumlah kegiatan pendukung yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya insan kempo di Indonesia. Agenda tersebut meliputi ujian kenaikan tingkat atlet secara nasional hingga penyegaran dan pelatihan bagi para wasit dari berbagai daerah.

"Bukan Kejurnas saja, selama beberapa hari kegiatan yang berlangsung kita juga melaksanakan rangkaian kegiatan lainnya, seperti kenaikan tingkat secara nasional kemudian ada penyegaran untuk wasit yang kita lakukan saat itu," jelas Yulianto.

Ia menambahkan, hasil peninjauan langsung ke GOR FOK Undiksha menunjukkan fasilitas yang tersedia telah memenuhi standar penyelenggaraan kejuaraan nasional. Kondisi sirkulasi udara, kapasitas arena, hingga pengalaman venue yang sebelumnya pernah digunakan untuk berbagai event nasional maupun internasional menjadi nilai tambah bagi pelaksanaan Kejurnas tahun ini.

"Saya selaku Ketua Panitia Nasional mengapresiasi sambutan baik Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, dan kami juga sudah meninjau venue di Kampus Undiksha. Lokasinya sangat memenuhi syarat, mulai dari sirkulasi udara hingga rekam jejaknya yang telah beberapa kali digunakan untuk kejuaraan nasional maupun internasional," ungkapnya.

Sebelumnya, panitia juga telah melakukan koordinasi dengan Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang juga menjabat Ketua KONI Buleleng. Dalam pertemuan tersebut, KONI menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Kejurnas yang diperkirakan akan diikuti atlet dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sebagai informasi, Federasi Kempo Indonesia (FKI) merupakan organisasi olahraga nasional yang menaungi cabang olahraga kempo di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 10 November 2018 dengan nama Persatuan Olahraga Kempo Indonesia (PORKEMI) sebelum berganti nama menjadi Federasi Kempo Indonesia pada 30 Januari 2021 melalui Musyawarah Persatuan Nasional Luar Biasa (Mupernaslub).

Di bawah kepemimpinan Prof. Yasonna H. Laoly, FKI telah menjadi anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) dan aktif mengikuti berbagai kejuaraan internasional dengan torehan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.

wartawan
CHA
Category

Ubed Tentukan Kemenangan Indonesia Atas Thailand

balitribune.co.id I Jakarta - Tunggal ketiga Mohammad Zaki Ubaidillah menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Thailand 3-2 pada laga kedua Grup D Piala Thomas 2026 di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026) malam.

Ubed, sapaan akrab Mohammad Zaki Ubaidillah, yang turun di partai terakhir atau kelima menang mudah atas Tanawat Yimjit dengan skor 21-11, 21-12.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengelola Tanah Lot Siap Olah Sampah Berbasis Sumber

balitribune.co.id I Tabanan -  Manajemen Daya Tarik Wisata atau DTW Tanah Lot memastikan diri ikut ambil bagian dalam program pengolahan sampah berbasis sumber. Partisipasi ini merupakan tindak lanjut atas program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan terkait tata kelola limbah di kawasan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Lansia 84 Tahun Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Batukaru

balitribune.co.id I Tabanan -  Seorang kakek bernama I Made Dibia (84) dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di lereng Gunung Batukaru, Tabanan, sejak Sabtu (25/4/2026) sore. Hingga Senin (27/4/2026) petang, keberadaan warga Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel tersebut masih misterius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinilai Kurang Ideal, Seniman Kritik Panggung Utama Festival Semarapura VIII

balitribune.co.id I Semarapura - Pembukaan Festival Semarapura ke-8 akan dihelat Selasa (28/4/2026). Namun, persiapan pelaksanaan festival terbesar di Klungkung ini masih menyisakan sejumlah persoalan. Salah satunya yakni terkait panggung utama yang dinilai kurang ideal. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional TPST Tahura 1 Denpasar Dikebut, Ditarget Olah Sampah 200 - 300 Ton Per Hari

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus menggenjot optimalisasi operasional mesin pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang ada di Kota Denpasar. Kali ini, optimalisasi terus dilakukan dengan menyasar TPST Tahura 1 yang saat ini ditarget mampu mengolah sampah Kota Denpasar dengan kapasitas sebanyak 200 ton per hari. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.