balitribune.co.id | Negara - Rencana Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan Jembrana akan menggantikan fungsi pelabuhan Benoa, Denpasar tidak lama lagi akan terwujud. Sejumlah tahapan kini telah berlangsung sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Salah satu yang menjadi isu serius adalah ketersediaan air bersih.
PPN Pengambengan yang selama ini dimanfaatkan oleh nelayan lokal Jembrana, tidak lama lagi akan dinaikan statusnya. Seiring dengan pengalihan fungsi pelabuhan perikanan di Benoa ke PPN Pengambengan, pelabuhan perikanan di Bali Barat ini akan dijadikan pelabuhan perikanan bertaraf nasional. Peningkatan status PPN Pengambengan ini dilakukan dengan berbagai persiapan melalui PSN, termasuk infrastrukturnya.
Persoalan ketersediaan air bersih merupakan salah satu infrastruktur dasar yang yang kini menjadi perhatian serius. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Senin (2/2/2026) mengatakan kawasan pelabuhan perikanan yang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, infrastruktur air bersih merupakan kebutuhan vital serta fondasi penting agar PSN Pelabuhan Pengambengan ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Komitmen dalam mendukung PSN Pelabuhan Pengambengan ini dilakukan melalui penguatan infrastruktur dasar. Salah satunya diwujudkan dengan pembangunan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
"PSN Pelabuhan perikanan Pengambengan ini memiliki peran strategis bagi Jembrana dan kita wajib menyukseskannya. Karena itu, dukungan infrastruktur dasar seperti air bersih harus dipastikan sejak awal,” ujarnya.
Keberadaan SPAM dinilainya sangat vital untuk menunjang aktivitas di kawasan Pelabuhan, baik yang berada di zona inti maupun yang di luar zona inti. Mulai dari kebutuhan nelayan, pengolahan hasil perikanan, hingga pelayanan pendukung lainnya. Untuk mengujudkan SPAM ini, menurut Bupati, pemerintah daerah melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Amertha Jati akan menggandeng perusahaan swasta.
Bupati Kembang menyatakan kerja sama dengan pihak swasta tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah daerah pun menurutnya berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan kerja sama agar pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai perencanaan.
Pihaknya mengakui sudah melakukan penandatangan nota kesepahaman penyediaan jaringan SPAM dengan pihak PT Tigalapan Adam Internasional pada Selasa (27/1/2026) lalu.
"Semoga dengan sinergi lintas sektor ini, Kami optimistis PSN Pelabuhan Perikanan Pengambengan ini nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan di Jembrana," ujarnya.
Selain dengan pihak swasta, Pemkab Jembrana juga sudah melaksanakan penandatangan nota kesepahaman dengan serta Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Bali terkait pembangunan jaringan SPAM Tibutanggang untuk keberlanjutan ketersediaan air bersih di permukiman warga.
"Langkah ini juga sangat penting dalam penyediaan air bersih bagi warga di Desa Penyaringan dan sekitarnya," ucapnya.