Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Capaian Pendataan Perlinsos Digital di Badung Masih Rendah, 79 Ribu KK Belum Terdata

Kadinsos Badung Gede Eka Sudarwitha.
Bali Tribune / Kadinsos Badung Gede Eka Sudarwitha.

balitribune.co.id | Mangupura - Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan, khususnya di kawasan Kuta. Kecamatan Kuta bersama Kuta Utara dan Kuta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian pendataan terendah hingga September 2026.

Secara keseluruhan, pendataan Perlinsos Badung baru mencapai sekitar 46 persen. Dari target lebih dari 145 ribu kepala keluarga (KK), baru sekitar 66 ribu KK yang telah masuk dalam sistem. Itu artinya masih ada sisa sebanyak 79 ribu KK yang belum terdata. 

Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha mengatakan capaian setiap kecamatan cukup beragam. Kecamatan Petang menjadi wilayah dengan capaian tertinggi, yakni 72 persen. Sementara tiga kecamatan di kawasan pariwisata, Kuta, Kuta Utara dan Kuta Selatan, masih berada di posisi terendah.

“Pendataan Perlinsos di Kabupaten Badung dari target 145 ribu lebih kepala keluarga sudah mencapai 66 ribu lebih atau 46 persen lebih. Wilayah yang paling rendah itu di Kecamatan Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan, sedangkan yang tertinggi di Kecamatan Petang mencapai 72 persen,” kata Sudarwitha, Kamis (1/10/2026).

Sudarwitha menjelaskan, rendahnya capaian di kawasan Kuta antara lain berkaitan dengan karakteristik masyarakat yang mayoritas bekerja di sektor swasta dan memiliki tingkat kesejahteraan relatif lebih tinggi. Kondisi tersebut diduga membuat sebagian warga belum melihat pendataan Perlinsos sebagai sesuatu yang penting.

“Masyarakat di sana banyak bekerja di sektor swasta dan tingkat kesejahteraannya lebih tinggi, sehingga barangkali menganggap Perlinsos ini belum terlalu penting,” ujarnya.

Namun, Dinas Sosial menegaskan Perlinsos bukan hanya berkaitan dengan bantuan sosial. Data tersebut akan digunakan untuk pemutakhiran data masyarakat sekaligus mendukung integrasi berbagai program pemerintah.

“Padahal ini bukan sekadar Bansos, tapi upaya mendekatkan pelayanan publik dan pemutakhiran data secara digital agar bantuan tepat sasaran,” kata Sudarwitha.

Dinsos Badung memastikan rendahnya pendataan bukan disebabkan persoalan teknis seperti keterbatasan jaringan internet. Menurut Sudarwitha, tantangan utama justru berada pada kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri dalam pangkalan data terpadu.

“Kalau kendala teknis seperti jangkauan sinyal itu sebenarnya sudah bisa kami atasi semua di lapangan. Yang sangat kami perlukan sekarang adalah kesadaran masyarakat dan optimalisasi upaya sosialisasi,” tegasnya.

Data Perlinsos digital nantinya menjadi acuan dalam pembaruan sejumlah program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, beasiswa pendidikan hingga kepesertaan BPJS Kesehatan. Karena itu, Dinsos mendorong seluruh masyarakat, termasuk warga di kawasan Kuta, untuk memastikan dirinya telah terdata.

Untuk mengejar target 100 persen, Dinsos Badung mengerahkan kepala lingkungan, kelian dinas, relawan dan peserta Gerakan Peduli Tetangga. Pelayanan pendaftaran juga diperluas hingga malam hari melalui aparat desa dan kelurahan.

“Kami bersama Perbekel dan Lurah juga siap melakukan pendaftaran malam hari untuk membantu warga,” terang Sudarwitha. 

wartawan
ANA
Category

Belanja Badung Naik Rp1,56 Triliun, Golkar Minta Serapan Anggaran Dipercepat

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Badung meminta pemerintah daerah mempercepat serapan anggaran menyusul kenaikan belanja dalam Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,56 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.