Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dampak Gerhana Super Blood Moon, 10 Jukung Rusak Parah Diterjang Ombak 7 Meter

Bali Tribune/JUKUNG- Amankan jukung dari terjangan ombak, para nelayan mengapungkan jukung mereka di sepanjang aliran sungan Ujung.
balitribune.co.id | Amlapura - Fenomena gerhana  Super Blood Moon yang terjadi pada Rabu (26/5) berdampak pada pasang surutnya permukaan air laut. Seperti yang terjadi di Kabupaten Karangasem, setidaknya ada 10 unit perahu jukung milik nelayan di Pantai Ujung Pesisir, Kecamatan Karangasem, rusak parah akibat terjangan ombak pasang setinggi tujuh meter lebih.
 
 
Dari pantauan media ini, Kamis (27/5) terjangan ombak pasang ini masih terjadi, karena berdasarkan informasi dari BMKG, kejadian ombak pasang ini diprediksi akan terjadi hingga Jumat (28/5). 
 
“Ombaknya merjang secara tiba-tiba pak! Kejadiannya hari Rabu pagi sekitar pukul 08.00-10.00 Wita. Kita nelayan sini gak mengira, jadi tidak sempat menyelamatkan jukung, sehingga banyak jukung yang rusak parah diterjang ombak,” ungkap Ahyar Rosyidi, anggota kelompok nelayan Mina Utama, Pantyai Ujung Pesisir, kepada media ini sembari menyampaikan ketinggian obak pasang saat itu mencapai lebih dari tujuh meter.
 
Selain 10 unit jukung milik nelayan setempat yang rusak parah, bangunan gudang kecil tempat nelayan menyimpan mesin perahu jukung jenis mesin tempel dan mesin degdeg, juga ambruk dihantam ombak pasang yang cukup keras. Akibatnya belasan mesin perahu jukung nelayan yang disimpan disana rusak parah dan terendam air laut. 
 
“Ya itu (gudang penyuimpanan mesin jukung,red) juga rusak parah pak. Ya ada sekitar 15 mesin jukung yang disimpan disana, termasuk jaring dan peralatan melaut lainnya,” sebutnya.
 
Sementara untuk menghindari kerusakan yang lebih parah lagi, karena perkiraan terjangan ombak pasang ini masih akan terjadi hingga beberapa hari kedepan, beberapa orang nelayan terpaksa harus mengamankan jukung dan mesin jukung mereka ke sawah yang berada di utara pantai. Sebagian lagi menaikkan dan mengapungkan jukung mereka di sungai ujung yang muaranya pas di Pantai Ujung.
 
“Kalau dihitung kerugian yang dialami oleh nelayan itu sekitar Rp4 juta untuk setiap jukungnya. Karena kerusakannya cukup parah pak, ada ketiknya yang patah, ada juga bodi jukungnya yang pecah. Belum lagi mesinnya yang rusak,” bebernya.
 
Pasca kejadian ini, sejumlah nelayan yang jukungnya rusak mengaku kesulitan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga mereka, terlebih melaut menjadi satu-satunya sumber kehidupan mereka. Untuk itu para nelayan di pantai ini berharap ada bantuan dari pemerintah, setidaknya bantuan perbaikan jukung dan mesin jukung mereka yang rusak.
wartawan
AGS
Category

Lepas Mudik Gratis, Bupati Satria Minta Pengemudi Bus Tidak Ugal-Ugalan

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria melepas pemberangkatan mudik gratis di depan Polres Klungkung, Senin (16/3/2026). Kegiatan Mudik Gratis Polres Klungkung ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepolisian kepada masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click

Polsek Nusa Penida Ungkap Dugaan Penggelapan di Kantor JNT Batununggul

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan yang terjadi di Kantor JNT Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu malam, 11 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 Wita setelah sebelumnya pihak kepolisian menerima laporan dari pihak perusahaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penarikan Retribusi Dihentikan, Sampah Pasar Wajib Dibawa Pulang

balitribune.co.id I Denpasar - Rencana penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 28 Maret 2026 mendatang berdampak signifikan terhadap pola pengelolaan sampah di pasar-pasar tradisional Kota Denpasar. Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar bahkan mengambil kebijakan dengan meminta pedagang membawa pulang sampah hasil aktivitas berdagang.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Hari Raya, Alit Sucipta Monitoring Sentra Produksi Pangan di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta memimpin langsung pemantauan (monitoring) ke sejumlah sentra produksi dan pengolahan pangan utama serta strategis di Kabupaten Badung, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan menjelang Hari Raya Suci Nyepi dan Idul Fitri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.