Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Darmasaba Bicara: Sampah Kita, Tanggung Jawab Siapa?

Diskusi TPS 3R
Bali Tribune / DISKUSI - Pemerintah Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal menggelar sebuah acara diskusi yang bertajuk "Bicara Darmasaba - Darmasaba Bicara". Kegiatan yang berlangsung di TPS 3R, Selasa (28/10) di TPS 3R Pudak Mesari

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal menggelar sebuah acara diskusi yang bertajuk "Bicara Darmasaba - Darmasaba Bicara". Kegiatan yang berlangsung di TPS 3R, Selasa (28/10) di TPS 3R Pudak Mesari itu mengulas tentang "Sampah kita tanggung jawab siapa?".

Diskusi yang ditayangkan secara live di YouTube itu mulai dimulai pukul 18.00 hingga 21.00 Wita dengan menghadirkan para pejabat, Seperti Camat Abiansemal; Id Bagus Putu Mas Arimbawa, Anggota DPRD Badung Putu Sekarini,  serta perwakilan dari DLHK Badung dan juga anak-anak muda, para aktivis serta sejumlah wartawan media online serta lainnya.

Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba memandu jalanya diskusi memberikan peserta untuk menyampaikan pendapat serta gagasan dalam menanggulangi sampah.

Gede Suantara dari DLHK Badung menyampaikan badung secara umum sejatinya darurat sampah. itu karena TPA Suwung ditutup dari sampah organik dan akan ditutup permanen akhir tahun. Badung tidak memiliki TPA.

Dari data yang disajikan, produksi sampah sepanjang tahun 2024 di kabupaten badung berkisar 547 ton sampai 600 ton.  

Berbagai upaya telah dan akan dilaksanakan dalam menanggulangi sampah, termasuk membangun TPS 3R seperti yang telah berjalan di Desa Darmasaba. "Dengan ini semoga kita di Badung bisa sampah dari sumbernya. Karena jika tidak tertangani maka selamanya sampah akan menjadi musibah, sampah baru bisa menjadi berkah bila diolah,” tegasnya.

Karena itu, pentingnya kesadaran tumbuh dari dalam diri pribadi untuk peduli terhadap lingkungan dan membiasakan memilah sampah sedari sumbernya.

Sementara itu, pada sesi lainnya,  staf TPS3R Pudak Mesari mengungkapkan terdapat berbagai suka duka dalam mengolah sampah selama tiga tahun belakangan.

Saat itu juga disampaikan jika, TPS3R Pudak Mesari telah sukses menjual dan menyalurkan 45 ton kompos kepada masyarakat, bahkan berhasil mengirimkan produk kompos berkualitas hingga ke kabupaten lain. Bahkan telah ada yang telah disalurkan ke Petani durian di kabupaten Buleleng.

Perbekel Darmasaba Suya Prabawa menambahkan, jika TPS 3R Pudak Mesari  yang berdiri sejak 3 tahun telah mampu menjadi sumber pendapatan asli desa dengan nilai mencapai 760 juta.

Meski telah menghasilkan rupiah, bukan menurutnya, TPS 3r di Darmasaba itu belum efektif. pasalnya, luasan lahan yang masih terbatas sementara jumlah penduduk di Desa Darmasaba lebih dari 10.000. terdiri dari 226 KK, sedangkan luasnya TPS hanya 10 are.

Menurut PUPR, maksmilak hanya mampu mengurus 500 KK, tapi TPS 3R menerima dari 615 KK, ini sudah melewati,” katanya.

Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Arimbawa, S.Sos., memberikan pandangan tegas bahwa isu sampah memerlukan atensi penuh. Ia mengalihkan fokus pada pertanyaan mendasar: “sampah itu sebenarnya dimulai dari siapa?”

Beliau menggarisbawahi pentingnya pergeseran paradigma, dari sekadar menyalahkan masyarakat yang “kurang sadar” menjadi membangun kesadaran kolektif sejak usia dini.

“Konsep kita menatap masa depan, seringkali kita klaim masyarakat kurang sadar tetapi perlu kesadaran memilah sampah dari usia dini, sebaiknya kita ini sebagai duta-duta menjadi contoh kepada masyarakat,” tegas Ida Bagus Putu Arimbawa.

Seusai kegiatan, Surya Prabhawa Manuaba, menegaskan bahwa setiap diskusi, terutama yang menyangkut penyelesaian masalah krusial, harus didasarkan pada data (by data). Hal ini penting untuk memastikan argumen dan solusi yang diusulkan memiliki pondasi yang kuat dan terukur.

“Mengangkat tema ‘sampah kita, tanggung jawab siapa?’ Merupakan topik yang sangat unik dan krusial untuk dibahas,” pungkas Perbekel Darmasaba, menggarisbawahi urgensi tema yang disajikan untuk memantik tanggung jawab bersama.

wartawan
ANA
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.