balitribune.co.id I Mangupura - Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, mewakili Provinsi Bali dalam Lomba Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tingkat nasional. Desa tersebut berhasil masuk 15 besar dari 598 desa peserta se-Indonesia.
Capaian tersebut tidak lepas dari inovasi Garbage Application Zero-Waste (GAZW) yang dikembangkan melalui TPS3R Abirupa Pertiwi. Inovasi tersebut mengintegrasikan pengelolaan sampah berbasis digital dan keterlibatan masyarakat.
Saat ini, Desa Bongkasa Pertiwi mengikuti tahapan Online Evaluation untuk memperebutkan posisi tiga besar nasional. Penilaian dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Command Center Kantor Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi, Senin (7/9/2026).
Dalam tahapan tersebut, tim penilai mengevaluasi pengelolaan data desa, praktik penerapan inovasi, serta melihat video profil Desa Bongkasa Pertiwi.
Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi I Nyoman Buda mengatakan keberhasilan masuk 15 besar tidak terlepas dari pendampingan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Badung serta dukungan Pemerintah Kabupaten Badung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Badung dan BPS Badung yang telah mendampingi dan membina kami sehingga Desa Bongkasa Pertiwi dengan inovasi GAZW bisa masuk nominasi 15 besar dan sekarang menuju nominasi tiga besar terbaik nasional,” ujarnya.
Buda juga mengapresiasi dukungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana jaringan internet yang digunakan selama proses evaluasi daring.
Menurutnya, jaringan internet yang stabil menjadi salah satu penunjang penting karena tahapan penilaian dilakukan melalui Zoom Meeting, termasuk praktik dan pemutaran video profil desa.
Desa Bongkasa Pertiwi selanjutnya menunggu hasil penilaian untuk menentukan apakah berhasil melaju sebagai salah satu dari tiga desa terbaik dalam Lomba Desa Cantik tingkat nasional.