Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Pejeng Kangin Tampaksiring Perkenalkan Potensi Waterfall Gana

Bali Tribune/ata
Air terjun Panjeng

Gianyar | Bali Tribune.co.id - Menuju Desa Wisata, Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring terus menggali dan  mengembangkan potensi wisatanya. Salah satunya, air terjun Gana, yang  digagas mulai akhir tahun 2018 lalu. Diawali dengan  dengan membentuk Pokdarwis yang diharapkan mendata seluruh potensi wisata yang bisa dikembangkan.

Perbekel Pejeng Kangin, Gede Purniadi, Senin (11/3) kemarin menjelaskan mimpinya agar Desa Pejeng Kangin masuk sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Gianyar. Dikatakannya, saat ini yang sedang ingin digagas adalah obyek wisata baru, Waterfall Gana. Hanya sayang, obyek wisata yang akan digagas ini belum memiliki akses masuk yang layak. 

Dikatakannya lagi, akses masuk ke obyek wisata tersebut dari Banjar Cagaan masuk ke timur sekitar 2 km dan parkir di jaba pura Gana. Namuan sayang, akses dari jaba pura ke lokasi air terjun belum ada. Karena itu aparatur desa kini  sedang memikirkannya dari mana anggaran itu bisa diperoleh unuk membuka akses jalan. Sedangkan persiapan  lain sudah dilakukan seperti membersihan areal air terjun dari ranting kayu yang hanyut sampai pada sampah plastic yang mengendap di bawah air terjun. Diperkirakan untuk membangun jalan tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 250 juta, guna membuat jalan setapak dengan lebar 1,5 meter dengan beton rabat.

Sebelum desa wisata terwujud, Perbekel Pejeng bersama seluruh stafnya setiap hari Rabu dan Jumat bergotong royong membersihkan sampah plastik di seluruh banjar dinas yang berjumlah 8 banjar. Selain memiliki potensi wisata air terjun, Desa Pejeng Kangin juga memiliki potensi lain seperti Candi Tebing Kerobokan dan jalur tracking di persawahan dengan panjang lintasan sekitar 10 km. “Potensi pariwisata sudah kami miliki, tinggal kami mengembangkan potensi SDM dan bagaimana bisa mendapatkan anggaran untuk pengembangan potensi tersebut,” tegasnya. ata

wartawan
habit

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.