Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

Paripurna
Bali Tribune / RAPAT – Suasana Rapat Paripurna DPRD Bangli pada Jumat (25/9/2026).

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Setelah penyampaian RAPBD oleh eksekutif, saat agenda penyampaian pemandangan umum, tiga fraksi (Golkar, Restorasi Raya dan PDI Perjuangan), membongkar sejumlah persoalan mulai dari 300 kilometer jalan rusak parah, pemerataan Pokir, besarnya belanja pegawai hingga beban utang pinjaman PEN.

Fraksi Golkar lewat pembicara Ida Bagus Made Santosa menyoroti kondisi infrastruktur yang dinilai belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan data Dinas PUPR Bangli, sekitar 300 kilometer jalan disebut dalam kondisi rusak parah dan perlu segera ditangani. "Data PUPR menunjukkan sekitar 300 kilometer jalan perlu segera diperbaiki karena kondisinya sudah rusak parah. Infrastruktur jalan yang baik merupakan prasyarat Bangli bisa melompat jauh secara makro ekonomi,” ungka Santosa.

Selain itu Fraksi Golkar juga menyoroti besarnya belanja pegawai. Di Disdikpora, dari plafon sekitar Rp240,50 miliar, sebanyak Rp196,04 miliar dialokasikan untuk gaji dan tunjangan. Besarnya belanja rutin tersebut dinilai mempersempit ruang fiskal untuk pembangunan produktif. Sementara Fraksi Restorasi Raya.melalui pembicara I Ketut Guna, SH, meminta pemerintah memastikan penganggaran sehingga  tidak menciptakan kesenjangan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui Pokir DPRD. "APBD adalah uang rakyat dan harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Seluruh anggota DPRD, baik dari fraksi besar maupun kecil, harus memiliki ruang yang setara memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Disisi lain  Fraksi PDI Perjuangan melalui Ni Kadek Yuliastuti, SH, menyoroti efektivitas TPP, penataan tenaga non-ASN dan PPPK paruh waktu, peningkatan PAD serta sumber pembayaran utang PEN untuk pembangunan BLUD RSUD Bangli pada 2027. Yuliastuti meminta pemberian TPP tidak sekadar menjadi tambahan penghasilan, tetapi dikaitkan dengan indikator kinerja yang jelas, objektif dan terukur. “TPP harus berdampak pada peningkatan disiplin, produktivitas, kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Meski memberikan sederet catatan, ketiga fraksi sepakat RAPBD 2027 dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya. Berbagai sorotan tersebut selanjutnya akan dibedah dalam rapat gabungan komisi dan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah. 

wartawan
SAM
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.