Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Tengah Efisiensi, Aparatur Pemerintah Dituntut Optimalkan Kinerja

bupati jembrana
Bali Tribune / EFESIENSI - Dihadapkan pada tantangan efisiensi, pelayanan publik di Jembrana dipastikan tidak terdampak.

balitribune.co.id | Negara - Kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi memang dirasakan berdampak pada penganggaran pemerintah daerah. Namun dihadapkan pada tantangan dampak efisiensi tersebut, pelayanan publik kini menjadi perhatian serius. Aparatur pemerintah daerah kini dituntut lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah penyesuaian di segala bidang sebagai upaya efisiensi, berbagai langkah kini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu. Aparatur pemerintah di Kabupaten Jembrana kini dituntut agar lebih mengoptimalkan kinerja. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Senin (3/3/2025), meminta pegawai memaksimalkan pelayanan. Pihaknya ingin pelayanan kepada masyarakat lebih dioptimalkan.

Menurutnya, pelayanan publik dioptimalkan dengan paradigma rakyat selaku atasan sehingga sudah seyogyanya dilayani. "Kita harus memiliki semangat dan mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Masyarakat tidak boleh dipersulit dalam mengakses layanan. Tanamkan mindset rakyatlah sebagai atasan kita," tegas Bupati Kembang di hadapan ratusan ASN dan tenaga Non ASN Pemkab Jembrana.

Pola pikir selama ini mesti diubah. Orientasinya menghasilkan uang bukan hanya menghabiskan uang. "Kita gali sumber-sumber pendapatan daerah, utamanya PAD tanpa membebani masyarakat kecil melalu intensifikasi dan ekstensifikasi. Termasuk membatasi belanja dan kegiatan yang tidak produktif. Jika upaya ini dilakukan secara kolektif, saya yakin kita bisa melakukan penghematan besar," ujarnya.

Bupati Kembang memulai hari pertama berdinas Senin kemarin dengan berkantor di RSU Negara. Seharian ngantor di RSU Negara dimanfaatkannya untuk mengecek secara langsung pelayanan kesehatan yang diakses masyarakat. Selain itu pihaknya sempat memimpin rapat dan melaksanakan desk anggaran dibidang kesehatan . Ia mengaku akan berada di rumah sakit ini selama dua hingga tiga minggu ke depan.

Upaya ini menurutnya untuk mengidentifikasi berbagai masalah yang ada dan mencari solusi terbaik. “Saya akan berada di sini untuk mempelajari masalah yang ada, termasuk memastikan terapi dan obat yang diberikan tidak salah. Ini adalah persoalan yang sangat urgent, dan saya akan segera mencarikan solusi untuk memperbaikinya,” ujar Bupati Kembang Hartawan didampingi Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna. 

Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan pendapatan RSU Negara. Saat ini sekitar 95 persen dari pendapatan rumah sakit berasal dari layanan BPJS Kesehatan, dengan total pendapatan rumah sakit mencapai 84 miliar rupiah per tahun. Ia meminta agar pengelolaan BPJS Kesehatan dapat lebih maksimal dengan memperbaiki sistem dan mempercepat proses klaim agar tidak ada klaim yang terlambat atau bahkan hangus. "Sumber daya manusia yang mengurus BPJS harus sigap dan kompeten. Kami harus pastikan sistemnya berjalan dengan baik agar pendapatan dari BPJS bisa maksimal," jelasnya. 

Selain itu, pihaknya juga mendorong inovasi pelayanan baru, seperti layanan jantung dan kerjasama dengan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan rumah sakit serta menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan rumah sakit. Pihaknya juga mendapati masalah persediaan obat.di apotek rumah sakit. Ia meminta masalah ini segera diatasi agar pasien tidak kesulitan mendapatkan obat yang dibutuhkan. "Saya melihat ada beberapa stok obat yang kosong, dan setelah ditanyakan, sebagian besar memang ada di gudang. Namun, ada juga yang benar-benar kosong. Ini harus segera ditangani agar pasien tidak kesulitan mendapatkan obat," tegasnya.

Ia mengaku bertekad memperbaiki pelayanan dan pengelolaan RSU Negara dan berkomitmen terus memantau dan mengawasi kondisi rumah sakit demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jembrana. "Saya ingin memastikan segala permasalahan ini diselesaikan dengan tepat. Jika diperlukan, saya akan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten untuk mencari solusi yang terbaik," jelasnya.

wartawan
PAM
Category

Beraksi di 16 TKP, Geng Curanmor Asal Sumba Digulung Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar berhasil meringkus komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) lintas wilayah. Geng yang beranggotakan enam pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini diketahui telah beraksi di 16 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.