Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Menghina di Akun FB, Oknum Pengacara Dipolisikan

Bali Tribune/Akun FB dengan nama Muhammad Husein yang diduga menuliskan kata-kata penghinaan.

balitribune.co.id | DenpasarSeorang oknum pengacara bernama Muhammad Husein dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam pasal  27 Ayat (3) UU ITE. Ia dilaporkan oleh Gus Yadi Pangkowil sebagai Panglima Komando Organisaisi Masyarakat (Ormas) Patriot Garuda Nusantara wilayah Bali.

Kepada wartawan di Denpasar, Jumat (10/5) kemarin, Gus Yadi mengatakan bahwa ia dan Haji Daniar sebagai Sekwilko Bali merasa dihina secara pribadi dan organisasi oleh oknum pengacara Muhammad Husein itu. Sebab, dalam akun media sosial (FB) bernama Mohammad Husein terdapat foto berlatar belakang nama organisasi serta foto Gus Yadi bernama Daniar.

Di akun tersebut tertulis;  "Ternyata 2 orang manusia laknat ini yg ingin merusak Ajeg Bali!!! H.Daniar Trisasongko dan Gus Yadi yang telah memfitnah Almarhum Jero Jangol mantan ketua Baladika Bali!!! yang kata 2 orang laknat ini kepada saya bahwa Jero Jangol dibunuh oleh orang Laskar Bali suruhannya Ketut Ismaya menggunakan narkoba!!! Cepat kau berdua Taubat Kepada ALLAH SWT dan minta maaf kepada Laskar Bali dan Balika Bali yang ingin kalian adu dornba!!! Menurut Gus Yadi, kata - katanya itu sangat kasar sekali.

"Kasar kali kata-kata orang ini dalam akunya. Mengenai pernyataan ini, kami sudah klarifikasi ke nama organisasi yang disebut oleh pemilik akun tersebut. Kami pun telah melaporkan pemilik akun ini ke Mapolda Bali,” ungkapnya.

Menurut Gus Yadi,  pihaknya terpaksa melaporkan hal itu agar tidak terjadi hal serupa yang menimpa PHN atau pribadi dan ormas lain yang ada di Bali. Sementara Ketua Tim dari Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum PGN, Haryo Bagus Sujatmiko menyampaikan bahwa pihaknya menempuh upaya-upaya pro justisia demi mengembalikan martabat serta marwah para Pimpinan Wilayah organisasi PGN Bali.

“Mengingat, dalam postingan di akun medsos ini terlapor juga menampilkan foto yang dilatarbelakangi bendera Organisasi PGN. Bahwa dimohon untuk semua anggota dan seluruh kader PGN pada khususnya di Wilayah Komando Bali, serta masyarakat umum, untuk tetap tenang dan kondusif, mengingat upaya pro justisia sedang kita tempuh,” ujarnya.

Dikatakannya, analisa dan atau pengamatan strategis yang diakukan, kejadian ini dapat diindikasikan sebagai upaya untuk mengadu domba antar sesama ormas di Bali yang berjuang dalam 4 Pilar Kebangsaan dalam bingkai NKRI, berkaitan dengan momentum pada tanggal 22 Mei 2019.

Sehingga disamping upaya pro justisia, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Sekjen Laskar Bali, I Ketut Putra Ismaya untuk menjaga kondusifitas dan juga mengeliminir hal hal yang bersifat kontraproduktif bagi perjuangan ormas yang memiliki platform sama, yaitu 4 Pilar Kebangsaan dalam bingkai NKRI. “Dalam kesempatan ini kami meminta agar marilah hudup dalam damai sukacita,” imbuh Sujatmiko. 

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengki Wijaja membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aduan masyarakat tersebut. Dan laporan tersebut akan ditangani oleh Subdit V Dit Reskrimsus Polda Bali. “Ya, benar ada aduan itu. Dumas baru turun di meja penyidik dan sementara dipelajapri. Nantinya pelapor dipanggil lagi dan dimintai keterangan beserta bukti agar naikan aduan ini menjadi laporan polisi. Setelah itu baru dipanggil terlapor untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.
Sementara Muhammad Husein sendiri yang dikonfirmasi wartawan mengaku kaget terkait kejadian itu. Ia juga mengaku sempat mendapatkan informasi bahwa akun FB miliknya menyebarkan informasi hoax.

“Terima kasih atas konfirmasinya, bro. Ya, aku sampai sekarang bingung dengan FB itu. Ini berawal dari HP saya rusak. Diduga ada yang hack FB ku. Saya juga berencana melapor ke polisi terkait akun FB dihack ini. Terus terang, saya tidak tahu apa-apa. Saya sendiri bingung," katanya.

wartawan
Ray

Akomodir Masukan Fraksi-fraksi, DPRD Badung Apresiasi Langkah Bupati Rancang APBD 2026 Lebih Realistis

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Badung, Senin (24/11) menggelar rapat paripurna untuk mengambil keputusan terhadap empat Rancangan Perarutan Daerah (Ranperda).

Meliputi Ranperda tentang APBD Badung tahun anggaran 2026, Ranperda tentang pemerinan insentif dan/atau kemudahan penanaman modal, Ranperda tentang fasilitasi perlindungan kekayaan intelektual, dan Ranperda tentang perlindungan dan penertiban hewan pembawa rabies.

Baca Selengkapnya icon click

Perayaan Puncak “ManguCita” HUT ke-16 Kota Mangupura, Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Ajak Masyarakat Membangun Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri langsung puncak perayaan HUT Ke-16 Kota Mangupura, bertempat di Lapangan Puspem Mangupraja Mandala, Sabtu (22/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ECOMOVE 2025, Langkah Nyata HIMA LSPR Bali Jaga Ekosistem Pesisir

balitribune.co.id | Mangupura - HIMA LSPR Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 yang diselenggarakan di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang pada Minggu (23/11). Mengusung tema “Satu Aksi, Seribu Arti, untuk Bumi yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai SMA, perguruan tinggi, dan perwakilan sponsor.

Baca Selengkapnya icon click

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja Bersama Pemerintah di Bali dalam Inventarisasi Materi Pengawasan UU Narkotika

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memiliki mandat konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan daerah dalam proses penyusunan kebijakan nasional, termasuk dalam sektor kesehatan melalui alat kelengkapan Komite III. Sebagai representasi daerah, DPD RI berperan memastikan bahwa kebijakan nasional di sektor kesehatan benar-benar dapat diimplementasikan di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.