Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas PUPR Tabanan Target Patung Catur Muka Terpasang di November 2026

Penataan Catur Muka
Bali Tribune / PENATAAN - Dua orang pekerja di proyek penataan Jalan Gajah Mada, sekitar Patung Catur Muka, sedang menggerinda aspal di sekitar lokasi pemasangan paving.

balitribune.co.id | Tabanan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan menargetkan pemasangan Patung Catur Muka dalam proyek penataan Jalan Gajah Mada dapat dipasang pada November 2026. 

Pemasangan patung tersebut menjadi bagian penting dalam penataan Jalan Gajah Mada. Saat ini, proses pembuatan pilar hiasan kawasan tersebut telah memasuki fase penyelesaian akhir. Fisik patung dicatat sudah menembus pengerjaan sebesar 99 persen dan tinggal menyisakan proses pewarnaan atau pengecatan akhir.

Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Made Partana, menyampaikan bahwa jajarannya telah melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan fisik patung sebelum dihadirkan di lokasi proyek. “Kami sudah cek. Patung sudah rampung 99 persen,” ujar Partana pada Senin (12/10/2026).

Partana menerangkan, pengerjaan penataan Jalan Gajah Mada secara keseluruhan terus menunjukkan tren yang terus berkembang. Hingga pertengahan Oktober 2026, capaian fisik proyek di lapangan mencatatkan angka 61,9 persen.

Capaian ini melampaui target perencanaan sebesar 61,1 persen atau mencatat deviasi positif 0,8 persen. Di lokasi pengerjaan, fokus kegiatan saat ini tengah diarahkan pada perataan serta pemasangan paving di salah satu sisi jalur, tepatnya di samping kantor PLN. Pengerjaan fisik tersebut dilangsungkan sejajar dengan persiapan struktur rangka untuk pemasangan videotron kawasan. “Pemasangan paving masih berlanjut di salah satu sisi kawasan, tepatnya di sebelah kantor PLN,” terangnya.

Setelah penataan paving diselesaikan, tim di lapangan akan melanjutkan tahap berikutnya dengan memasang videotron serta menempatkan patung penataan kawasan pada bulan mendatang. Dinas PUPR optimistis seluruh rangkaian revitalisasi koridor utama Tabanan ini dapat tuntas tepat waktu. “Kita optimis pengerjaan selesai sesuai target,” tegas Partana.

Ia berharap seluruh alur pengerjaan fisik di pusat aktivitas ekonomi dan perkantoran Tabanan ini terus berjalan lancar tanpa mengalami kendala teknis hingga batas akhir target penyelesaian. 

wartawan
JIN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.