Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ditemukan 26 Tahun Silam, Pusaka Suci Genta Dikembalikan

Bali Tribune/ DISTANAKAN - Pusaka suci jagat Jembrana berupa Bajra yang ditemukan tahun 26 tahun silam akhirnya Selasa kemarin dijemput untuk selanjutnya distanakan di gedong suci Pura Niti Praja.


balitribune.co.id | Negara  - Satu persatu pusaka suci jagat Jembrana kini kembali. Pengembalian pusaka jagat Jembrana tersebut melalui sebuah upacara ngewali pusaka. Teranyar dikembalikan pusaka suci berupa genta yang ditemukan 26 tahun silam. Selama ini pusaka suci tersebut distanakan di gedong suci (ruangan suci) di Griya Mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Indugosa.
 
Setelah sebelumnya sudah dilakukan pengembalian pusaka suci berupa keris dari Griya Mengwi yang dilaksanakan pada Maret lalu, kini kembali dilakukan pengembalian pusaka jagat Jembrana (Kabupaten Jembrana) berupa bajra (genta). Pengembalian pusaka jagat Jembrana tersebut melalui upacara ngewali pusaka yang digelar Selasa (13/7) bertepatan dengan rahinan Anggara Kasih Prangbakat. Pusaka tersebut ditemukan di masa kepemimpinan Bupati Jembrana, Ida Bagus Indugosa.
 
Menurut bupati dua periode ini, pusaka berupa bajra tersebut awalnya ditemukan saat pembangunan Pura Niti Praja Pemkab Jembrana dan Pura Jagatnatha pada tahun 1995 silam. Penemuan pusaka tersebut diakuinya juga berawal melalui pertanda niskala. Saat upacara nganteg linggih, Bupati Indugosa saat itu mendapatkan pertanda adanya benda pusaka di utara Pura Jagatnatha Jembrana. Genta tersebut ditemukan setelah dilakukan penggalian sebelas hari setelah nganteg linggih
 
Penggalian itu menurutnya juga berdasarkan pesan dari para pemangku saat itu. “Saya lihat bintang berbentuk pekayonan (gunung wayang) di utara Pura Jagatnatha. Saat saya gali di lokasi yang dulunya sawah itu, ternyata ada bajra (genta),” ujar Mantan Bupati Jembrana, Ida Bagus Indugosa. Dikarenakan selama ini tidak ada tempat yang dianggap representatif untuk menyimpan bajra pusaka tersebut, maka bajra distanakan di gedong suci (ruangan khusus) di Griya Mantan Bupati Indugosa.
 
Bajra tersebut akhirnya dijemput Selasa kemarin untuk selanjutnya distanakan di gedong suci Pura Niti Praja Pemkab Jembrana. Mantan Bupati asal Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana ini berharap pengembalian pusaka suci ini bisa memberikan kebaikan bagi jagat Jembrana. “Saya berharap kembalinya pusaka itu ke Pura Niti Praja bisa membawa keselamatan dan kerahayuan bagi masyarakat Jembrana. Serta program maupun kebijakan Bupati Jembrana bisa berjalan lancar,” tandasnya.
 
Sementara itu Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyatakan penjemputan pusaka bajra tersebut adalah suatu upaya mengembalikan pusaka-pusaka jagat Jembrana (Kabupaten Jembrana) untuk ditempatkan pada posisi seharusnya. Terlebih saat ini pembangunan gedong suci di Pura Niti Praja tersebut sudah selesai penggarapannya. “Kami telah mengembalikan pusaka bajra yang kita stanakan di gedong suci Pura Niti Praja yang sudah dilakukan upacara pemelaspasan,” ungkap Tamba.
 
“Pusaka sudah dibunyikan. Saya harap berstananya pusaka itu akan memberi restu tercapainya masyarakat Jembrana bahagia berlandaskan Tri Hita Karana sesuai visi-misi kita” imbuhnya. Pengembalian pusaka-pusaka ke tanah Jembrana menurutnya suatu bentuk upaya mengajegkan (mengembalikan kewibawaan pemerintah) secara sekala dan niskala (rohani dan jasmani). “Kami berharap jika ada paica-paica lain Ida Bhatara among Jembrana bisa kembali ke jagat Jembrana,” tandasnya.  
wartawan
PAM
Category

Truk "Over Loading" Masih Marak Lintasi Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id I Tabanan – Kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) terpantau masih marak melintasi jalur nasional Denpasar-Gilimanuk di wilayah Kabupaten Tabanan.

Temuan ini terungkap dalam operasi penertiban gabungan yang digelar Satlantas Polres Tabanan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Jasa Raharja di kawasan Patung Adipura pada Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Tersangka Pengeroyok Maling Ayam di Baturiti Mohon Keringanan Hukuman

balitribune.co.id I Tabanan - Pihak keluarga dari lima warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan maling ayam asal Buleleng berinisial KD alias S memohon keringanan hukuman.

Mereka beralasan aksi tersebut murni merupakan upaya bela diri karena terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD alias S sempat mengancam warga menggunakan senjata tajam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.