Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Desak Pemkab Percepat Realisasikan Anggaran Penanggulangan Covid-19, Dana Rp 274 M Baru Terealisasi Rp 98 M

Bali Tribune/ RAPAT - Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat memimpin rapat terkait refocusing dan realokasi anggaran percepatan penanggulangan wabah virus Corona di Kabupaten Badung bersama tim anggaran Pemkab Badung, Rabu (6/5/2020).
Balitribune.co.id | Mangupura - Pimpinan DPRD Badung menyoroti kecilnya serapan penggunaan anggaran penanggulangan wabah virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Badung. Pimpinan parlemen di Sempidi ini pun mendesak esekutif segera mengesekusi dana yang telah dialokasikan untuk membantu masyarakat Gumi Keris. 
 
Total anggaran yang dialokasikan untuk penanggulangan pandemi global ini mencapai Rp 274 miliar. Namun, sampai saat ini baru terealisasi Rp 98 miliar.
 
Menyikapi kecilnya serapan anggaran ini, Rabu (6/5/2020) pimpinan DPRD Badung memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Badung yang diwakili oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa.
 
Rapat pemanggilan dipimpin Ketua DPRD Badung, Putu Parwata didampingi Wakil Ketua I, Wayan Suyasa dan Wakil Ketua II, Made Sunarta.
 
“Ini saya lihat serapan anggarannya sangat kecil sekali hanya 33 persen dari anggaran yang sudah kita refocusing dan realokasikan untuk penanggulangan. Apalagi kita cukup besar melakukan penggangaran penanggulangan wabah Corona ini dibandingkan dengan daerah lain,” ujar Putu Parwata.
 
Lebih lanjut Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa menyarankan anggaran untuk pembagian sembako lebih diprioritaskan. “Kalau bisa semua masyarakat Badung bisa diberikan sembako sehingga tidak ada pilih kasih, nanti kalau ada yang mengembalikan karena merasa masih merasa mampu, kan bisa dialihkan ke penduduk lain yang juga membutuhkan. Selain itu, eksekusi penanganan wabah Corona ini haruslah cepat,” pintanya.
 
Sementara Made Sunarta mengatakan, anggaran  refocusing dan realokasi untuk penanggulangan wabah virus Corona sudah sangat besar. ”Kita lihat di Denpasar hanya Rp 100 miliar lebih  daerah lain apalagi hanya puluhan miliar saja. Kita Rp 200 miliar lebih, tapi serapannya sangat minim sehingga terkesan pemerintah tidak terlihat bergerak melakukan penanganan ini. Dan semoga besarnya anggaran ini bisa membantu masyarakat Badung,” paparnya.
 
Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Badung yang juga Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa menjelaskan, anggaran penanggulangan wabah virus Corona di Kabupaten Badung bersumber dari  realokasi anggaran APBD 2020 dan dari dana bencana. Dana tersebut terbagi atas beberapa alokasi  penanganan yakni untuk penanganan di bidang kesehatan, ekonomi, jaring pengaman sosial dan tenaga kerja. 
 
“Jumlah yang sudah terpakai sebesar Rp 98 miliar. Kenapa penyerapan itu kecil? Karena ada sejumlah aturan yang meski kita rujuk untuk pengeluaran anggaran ini sehingga saat ini baru segitu yang bisa dikeluarkan. Namun ini masih terus berproses dan untuk pemberian dana bantuan langsung tunai (BLT) juga sudah kita rancang dan akan direalisasikan minggu pertama bulan Mei,” ungkapnya didampingi Kepala Inspektoran Badung, Luh Suryaniti, Kepala BKAD Badung, Ketut Gede Suyasa, Kepala Bapenda, Made Sutama, Sekwan Badung, I Gusti Made Agung Wardika dan sejumlah kepala bagian di Sekertariat Pemkab Badung. 
wartawan
I Made Darna
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.