Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Ditemukan Saat Proses Evakuasi Bangkai Kapal

evakuasi
Bali Tribune / JENAZAH - Proses evakuasi salah satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

balitribune.co.id | Negara - Proses pengangkatan bangkai Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya tengah berlangsung di perairan Selat Bali. Dalam waktu bersamaan dua jenazah yang diduga kuat merupakan korban kecelakaan kapal tersebut ditemukan mengambang di Peraian Selat Bali dan sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (1/2). 

Tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025 tengah malam di perairan Selat Bali. Musibah pelayaran kapal tersebut tenggelam di titik tengah jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk tersebut merenggut puluhan korban jiwa. Kini bangkai KMP Tunu Pratama Jaya telah dilakukan pengangkatan dari dasar peraian Selat Bali yang menjadi salah satu jalur transportasi laut tersibuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

Di saat bersamaan dengan proses pengangkatan tersebut, di perairan Selat Bali ditemukan jenazah. Jenazah pertama ditemukan pada pagi hari, sekitar pukul 07.15 Wita, di lokasi pengangkatan bangkai kapal dengan koordinat 08°09'33,11" Lintang Selatan dan 114°29'52,03" Bujur Timur, tepat di tengah jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Lokasi ini merupakan titik operasi pengangkatan bangkai kapal yang dilakukan oleh kapal kerja BC Pioner 88.

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, membenarkan adanya penemuan jenazah saat berlangsungnya proses pengangkatan bangkai kapal dari dasar perairan Selat Bali tersebut. Ia menjelaskan, sejak pukul 07.00 Wita dirinya bersama satu orang anggota melaksanakan patroli laut menggunakan Sea Rider untuk memantau jalannya kegiatan pengangkatan bangkai armada KMP Tunu Pratama Jaya. 

“Saat tiba di lokasi BC Pioner 88 sekitar pukul 07.15 Wita, kami melihat crane sedang mengangkat serpihan bangkai kapal, termasuk sebuah truk berwarna kuning. Bersamaan dengan pengangkatan truk tersebut, tiba-tiba muncul satu jenazah ke permukaan laut yang diduga merupakan korban kecelakaan KMP Tunu,” ungkapnya. Jenazah tersebut sempat terseret arus ke arah Utara sejauh kurang lebih satu mil laut dari titik awal penemuan.

Personel Pos TNI AL Gilimanuk kemudian segera melakukan evakuasi menggunakan Sea Rider dan membawa jenazah ke pesisir Pantai Gilimanuk, tepat di depan Pos Angkatan Laut setempat. Informasi penemuan jenazah tersebut dengan cepat ditindaklanjuti oleh aparat Kepolisian. Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, bersama unsur terkait, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan TKP serta membantu proses evakuasi.

Sekitar pukul 08.30 Wita, jenazah berhasil dievakuasi secara terpadu dari peraiaran menuju Pantai Cemara, Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk atau di sebelah Selatan Pelabuhan Penyeberangan Gilimamuk. Evakuasi melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Sat Polair Polres Jembrana Pos Gilimanuk, Pos TNI AL Gilimanuk, UPP Pelabuhan Gilimanuk, pekerja BC Pioner 88, serta nelayan setempat.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan bahwa jenazah ditemukan sudah dalam kondisi yang tidak utuh. Jenazah yang ditemukan ini masih mengenakan celana panjang berwarna hitam dan ikat pinggang hitam, namun kondisi fisik yang telah mengalami kerusakan parah membuat identifikasi visual sulit dilakukan. 

Setelah dilakukan prosedur kepolisian secara menyeluruh termasuk kordinasi antar wilayah, akhirnya sekitar pukul 09.00 Wita, dilakukan serah terima jenazah dari Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, yang didampingi Danposal Gilimanuk, kepada Sat Polair Polresta Banyuwangi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Banyuwangi menggunakan Kapal Polair Banyuwangi Nomor Lambung X-1033 guna proses identifikasi forensik lebih lanjut.

Beberapa jam setelah penemuan jenazah pertama, jenazah kedua kembali ditemukan di perairan Selat Bali. Kali ini, penemuan terjadi sekitar pukul 14.25 Wita, di sebelah Utara Pelabuhan LCM Gilimanuk. Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan asal Banjar Penginuman, Kelurahan Gilimanuk. Menurut Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo lokasi penemuan jenazah kedua berada sekitar 300 meter dari Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, atau sekitar 20 meter dari lampu suar (buoy) merah–kuning di perairan setempat.

“Kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan rusak dan sulit dikenali. Ciri yang masih terlihat hanya celana berwarna hitam. Karena kondisinya sudah hancur, identifikasi di lapangan tidak memungkinkan,” jelasnya.

wartawan
PAM
Category

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.