Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ESB Gelar Kopdar Racik Bisnis F&B di Bali

F&B
Bali Tribune / ESB sebagai penyedia ekosistem teknologi F&B terintegrasi terbesar di Indonesia peraih Forbes Asia 100 to Watch 2025, menggelar Kopdar Racik Bisnis F&B di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah sukses menyambangi Kota Bandung dengan menjaring lebih dari 1.000 pendaftar pengusaha kuliner, PT Esensi Solusi Buana (ESB) sebagai penyedia ekosistem teknologi F&B terintegrasi terbesar di Indonesia peraih Forbes Asia 100 to Watch 2025 kini menggelar Kopdar Racik Bisnis F&B di Bali. Sebagai kota kedua dalam rangkaian roadshow nasional bertajuk “Meramu Strategi Tepat, Bisnis Kuliner Semakin Kuat”, Bali dipilih karena statusnya sebagai destinasi wisata internasional yang kompetitif, dimana pelaku usaha domestik harus bersanding dengan brand mancanegara di tengah pergeseran daya beli saat ini. 

Langkah strategis ini diambil ESB untuk mendukung pebisnis kuliner lokal mengamankan margin dan memperkuat daya saing mereka. Melalui pemanfaatan data operasional real-time serta efisiensi sistem digital end-to-end, kegiatan ini hadir sebagai ruang edukasi bagi pelaku usaha di Bali untuk menavigasi dinamika pasar Food & Beverage (F&B) modern secara optimal. Kondisi industri F&B saat ini tengah menghadapi paradoks ekonomi yang menantang. Di satu sisi, ekonomi Indonesia sukses mencatat rekor pertumbuhan 5,61 persen pada triwulan I-2026.

Namun disisi lain, data mengungkap fakta menyusutnya kelas menengah Indonesia dari 47,9 juta orang pada 2024 menjadi 46,7 juta orang pada 2025, dengan penurunan proporsi terhadap total penduduk yang cukup signifikan dari 21,4 persen pada 2019 menjadi 16,6 persen pada 2025. Tekanan daya beli ini melahirkan fenomena Lipstick Effect, dimana konsumen menahan belanja besar seperti properti dan mengalihkan anggarannya ke kesenangan kecil harian (small indulgences) seperti kopi.

Hal tersebut tercermin dari konsumsi kopi domestik Indonesia pada 2026/27 yang menurut laporan USDA diproyeksikan tetap tumbuh positif menjadi 4,83 juta kantong (sekitar 290 ribu ton atau setara dengan miliaran cangkir kopi). Meskipun kenaikan harga biji kopi sempat menjepit margin pelaku usaha dan menggeser preferensi konsumen ke varian kelas menengah-bawah (low-to-medium grade), namun permintaan pasar secara keseluruhan dinilai tetap kuat.

Di Bali sendiri, potensi pasar ini terbukti tetap kuat di tengah dinamika global. Gubernur Bali Wayan Koster mencatat bahwa aktivitas ekonomi dan tingkat hunian hotel masih menunjukkan kinerja positif meskipun jumlah kunjungan wisatawan sempat mengalami penurunan tipis akibat kekhawatiran dampak konflik global dan perlambatan ekonomi. Ketangguhan pariwisata Bali ini tercermin nyata dari penerimaan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) yang hingga Mei 2026 telah mencapai sekitar Rp2,89 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp300 miliar dibanding periode yang sama tahun 2025 yang berada di kisaran Rp2,6 triliun.

Gunawan, Co-Founder & CEO ESB, menjelaskan bahwa di era Lipstick Effect, pasar F&B Bali menyimpan potensi pertumbuhan yang besar bagi pelaku usaha yang didukung oleh sistem operasional yang tepat. "Masyarakat dan wisatawan di Bali tetap aktif berkuliner di luar, namun kini mereka jauh lebih selektif dalam menilai kesesuaian harga dan kualitas (value) yang didapatkan. Di saat yang sama, fluktuasi harga bahan baku global menjadi tantangan tersendiri yang menggerus margin keuntungan secara tidak kasat mata. Dalam kondisi ini, pengelolaan operasional secara manual tentu memiliki keterbatasan dalam merespons pasar yang bergerak cepat. Oleh karena itu, digitalisasi operasional berbasis data real-time bukan lagi sekadar nilai tambah untuk bertumbuh, melainkan sebuah fondasi penting guna menjaga ketahanan bisnis dan memastikan keberlanjutan usaha di tengah kompetisi yang dinamis," jelasnya.

ESB menghadirkan tiga infrastruktur digital unggulannya yang terintegrasi dari hulu ke hilir diantaranya ESB POS, ESB Order, ESB Core (ERP). Tantangan operasional di lapangan ini diakui Mas Munir, Pemilik Kopi Jenar dan tokoh kopi lokal Bali. "Ramainya traffic kunjungan ‘turis dolar’ ke Bali tidak otomatis menghasilkan keuntungan jika operasional kita bocor. Sebelum menggunakan ESB, stres terbesar saya adalah mengelola stok bahan baku yang tidak akurat. Di catatan teoritis stok biji kopi atau sirup masih ada, tapi di lapangan sudah habis. Melalui integrasi ESB POS dan ESB Core (ERP), setiap cangkir kopi yang keluar kini otomatis memotong gramasi stok di gudang secara presisi. Angka waste kelihatan jelas, kebocoran dikunci, dan saya bisa pulang ke rumah dengan tenang karena laporan penjualan dipantau langsung dari handphone," ungkap Munir.

Dampak positif dari sudut pandang pelayanan juga dipaparkan Heru Dwi Soesilo, Founder 2080 Burger yang menjadi salah satu pembicara Kopdar Racik Bisnis F&B Bali. "Di Bali, saat musim liburan atau jam sibuk (peak hours), antrian panjang di kasir sering membuat pelanggan malas dan pindah ke tempat lain. Dengan adanya teknologi ESB Order, konsumen datang bisa langsung duduk di meja, scan QR, memesan, dan langsung membayar lewat e-wallet. Proses ini memotong waktu antrian hingga separuhnya dan mempercepat perputaran meja (table turnover) sehingga omset harian naik tanpa perlu menambah mesin kasir. Sistem ini sama sekali tidak mengurangi kehangatan hospitality Bali, justru karena tugas repetitif kasir diambil alih teknologi, staf kami memiliki waktu lebih banyak untuk menyapa dan berinteraksi akrab dengan pengunjung," jelasnya.

Kegiatan Kopdar Racik Bisnis F&B ini merupakan inisiatif edukasi berkelanjutan dari ESB sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam merangkul komunitas pengusaha kuliner di Tanah Air. Dirancang khusus sebagai forum diskusi, sesi mentoring, dan bedah studi kasus bagi para owner, founder, serta decision maker, Bali terpilih sebagai pemberhentian kedua dari rangkaian roadshow 10 kota nasional yang berjalan sepanjang tahun 2026, mencakup kota-kota besar lainnya dari Medan hingga Makassar.

Guna membantu lebih banyak pelaku usaha F&B 'naik kelas' melalui pemanfaatan teknologi tepat guna, program inklusif ini juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas bisnis lokal seperti PKID, TDA, serta asosiasi kuliner di berbagai daerah, dengan didukung penuh oleh para mitra strategis utama yakni BCA (Official Payment Partner), GoApp, IWARE.

wartawan
YUE
Category

Duta Kesenian Tabanan Tampil Memukau di Panggung Ardha Candra, Bupati Sanjaya Berikan Apresiasi

balitribune.co.id | Tabanan – Kabupaten Tabanan kembali menorehkan kebanggaan di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Penampilan Utsawa (Parade) Duta Kabupaten Tabanan sukses mencuri perhatian dan memukau para penonton yang memadati Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (14/6/2026) malam. Penampilan yang disaksikan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Intip Produk Kreatif Tabanan di Katalog Digital “Jayaning Singasana” 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penerbitan Katalog UMKM “Jayaning Singasana” Tahun 2026. Katalog yang disajikan dalam bentuk buku elektronik (e-book) berformat PDF tersebut menjadi media promosi resmi yang menampilkan beragam produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

balitribune.co.id | Mangupura - Setiap 210 hari atau enam bulan sekali menjadi perayaan penting bagi umat Hindu di Nusantara. Momen tersebut adalah Hari Raya Galungan dan Kuningan yang merupakan hari kemenangan Dharma melawan Adharma. Khusus untuk umat Hindu di Bali, Galungan dan Kuningan untuk meningkatkan bhakti dan bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala manifestasi yang telah diberikan.

Baca Selengkapnya icon click

26 Siswa Kelas 1-3 Badung Bersaing Jadi Terbaik Lomba Mewarnai PKB XLVIII Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Tercatat 26 siswa-siswi SD dari Kabupaten Badung bersaing untuk menjadi yang terbaik Wimbakara (Lomba) Mewarnai Sekolah Dasar (SD) kelas I hingga III pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Lomba yang diikuti 132 orang siswa SD se-Bali tersebut berlangsung pada hari kedua pelaksanaan PKB di Gedung Museum Mahudara Mandara Giri Bhuwana, Kawasan Taman Budaya Art Center, Provinsi Bali, pada Minggu (14/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng Kementerian Pariwisata, Grab Indonesia Umumkan Pemenang Grab Bintang 5 Awards

balitribune.co.id | Jakarta - Grab Indonesia bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menggelar acara Penganugerahan Grab Bintang 5 Awards di Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada 12 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya bersama untuk mendorong pengembangan wisata gastronomi Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Strategi KALAHARA, Buktikan Praktik Bisnis Minim Plastik Tetap Menguntungkan bagi UMKM

balitribune.co.id | Mangupura - Sebanyak 51 peserta, termasuk para pelaku UMKM dari sektor makanan, minuman, dan ritel, berkumpul di The Kul Kul Farm, Abiansemal, dalam acara puncak kampanye KALAHARA: Detoks Plastik, Bali Resik yang diselenggarakan oleh AVANI PR Consultant dan PlastikDetox.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.