Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ganti Dokter Spesialis Kandungan di RSU Gema Santi Nusa Penida

Bali Tribune/ Bupati Suwirta



balitribune.co.id | Semarapura - Tidak ingin terjadi kevakuman pelayanan di RSU Gema Santi,Nusa Penida ,terkait mundurnya Dokter Spesialis Kandungan yang dikontrak Provinsi Bali per 1 Desember 2021. Langkah cepat diambil Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dengan meugaskan salah seorang dokter Spesialis Kandungan yang bertugas di RSU Klungkung dirooling ke RSU Gema Santi Nusa Penida dengan keluarkan SK Mutasi per 1 Desember 2021.

Menurut Bupati Nyoman Suwirta ketika dikonfirmasi Kamis(2/12/2021)langkah cepat itu diambil untuk tidak terjadi kevakuman pelayanan yang sangat vital menyangkut dokter Spesialis Kandungan. “Kita sudah langsung isi kita rooling dari RSU Klungkung, kebetulan di sana ada 5 orang dokter spesialis Kandungan kita mutasi 1  orang ke RSU Gema Santi,Nusa Penida,” ujar Bupati Suwirta ,yang baru saja merayakan Hultahnya yang ke 54.

Dilain pihak ketika dikonfirmasi Dirut RSU KLungkung dr Nyoman Kesuma,MPH membenarkan tenaga Dokter Spesialis Kandungan kebetulan ada 5 orang tenaga Dokter Spesialis Kandungan yang bertugas di RSU KLungkung ,seorang dimutasi. “Sudah keluar SK Mutasi per 1 Disember 2021 ,seorang orang Dokter Spesialis Kandungan dr Pramarta yang kebetulan berasal dari Nusa Penida,” Terangnya.

Kasus mundurnya seorang Dokter Spesialis Kandungan per 1 Desember 2021 di RSU Gema Santi,Nusa Penida ,sempat membuat Dirut RSU Gema Santi Nusa Penida dr I Ketut Rai Sutapa gelagapan. Sebelumnya Direktur RSUD Gema Santi Nusa Penida dr I Ketut Rai Sutapa menjelaskan, dokter spesialis dari program PGDS Kementerian Kesehatan  sudah melewati masa tugas di RS Gema Santi selama setahun, yakni dari 1 Desember 2020 sampai dengan 30 November 2021. Sementara dokter spesialis kandungan dari tenaga kontrak Provinsi Bali juga memundurkan diri per 1 desember. "Dokter spesialis yang kontrak provinsi mundur, mungkin karena gajinya relatif kecil. Sementara kalau PGDS memang masa kontrak kerjanya sudah berakhir," ungkap Rai Sutapa, Selasa (30/11) lalu.

Ketika dihubungi melalui sambungan telepon celulernya Kamis(2/12/2021), Dirut RSUD Gema Santi Nusa Penida dr I Ketut Rai Sutapa, tidak mengangkat panggilan Wartawan, sehingga apakah Dokter pengganti yang bertugas di RSU Gema Santi Nusa Penida ,sudah bertugas atau belum bisa dipastikan.

wartawan
SUG
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.