Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Akomodir Usulan Pemkab Bangli

Bali Tribune/Gubernur Bali I Wayan Koster

balitribune.co.id | Bangli - Gubernur Bali Wayan Koster siap mengakomodir usulan Pemkab Bangli, salah satunya terkait insentif yang diterima Bangli sebagai daerah penyangga. Kemudian untuk bantuan keuangan khusus (BKK) akan dipost lebih besar untuk Pemkab Bangli.

Hal itu diungkapkan  Gubernur Koster saat tatap muka dengan seluruh komponen masyarakat Bangli di Balai Banjar Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli, Minggu (31/3).

Dalam acara  tersebut, Bupati Bangli, Made Gianyar mengungkapkan beberpa persoalan yang dihadapi daerah berhawa sejuk ini. Di antaranya  Bangli  sebagai daerah penyangga sejauh ini tidak dapat kontribusi apa- apa, sebagai daerah penyangga air  Bangli diwajibkan merawat hutan  dan ada semacam pelarangan membangun fasilitas pariwisata.

Salah satu contoh masalah air, yang mana air di Bangli dimanfaatkan beberapa kabupaten lain. "Bangli disuruh menjaga sumber air, kawasan hutan, sementara Bangli tidak mendapat kontribusi,”ungkapnya.

Acara juga dihadiri Ny Putu Putri Suastini Koster, Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Sekda Bangli, IB Gede Giri Putra dan pimpinan OPB, Bupati Gianyar.

 Made Gianyar  juga menyinggung masih adanya satu desa pakraman yang belum terakomodir sehingga belum mendapat bantuan dari provinsi. Selain itu,  dari 381 subak di Bangli, terdata 85 subak yang masih tercecer.

"Untuk yang tercecer mendapat bantuan dari APBD sebesar Rp 50 juta, kami berharap yang tercecer ini bisa diakomodir oleh pemerintah provinsi. Terkait usulan ini kami akan serahkan dokumen usulan kepada gubernur," imbuhnya.

Menanggapi itu, Gubenur Koster meyakinkan seluruh usulan akan diakomodir. Pihaknya sependapat dengan usulan Pemkab Bangli. Sebenarnya, Bangli kawasan dilindungi untuk itu pembangunan di Bangli berbeda dari daerah lain.

Gubenur Koster mengatakan akan mengalokasi dana BKK lebih besar untuk Bangli, hal ini untuk penyeimbangan pembangunan dengan daerah lain. "Bangli dituntut menjaga hutan  tapi tidak diberi sesuatu," imbuhnya.

Untuk subak dan desa pakraman yang masih tercecer, Koster mengatakan akan menganggarkan di 2020. "Di kabupaten lain subak terus berkurang namun di Bangli bisa bertambah tentu itu hal yang bagus. Ini menunjukkan pertanian di Bangli sehat. Kami pasti mendukung untuk meningkatkan pertanian di Bangli, hal ini juga bagian dalam visi misi dan program Nangun Sat Kerthi Loka Bali," kata Wayan Koster disambut aplus  peserta yang hadir. 

wartawan
AA Samudra Dinata

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.