Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Bali Terima Bantuan 50 Ton Beras dari GWK, Koster Ajak Pelaku Usaha Bangun Budaya Empati

Bali Tribune/ Gubernur Bali, Wayan Koster menerima bantuan 50 ton beras dari GWK, Kamis (21/10).



balitribune.co.id | Denpasar -  Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada PT. Garuda Adhimatra Indonesia yang merupakan pengelola Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park Bali, karena telah memberikan bantuan 50 ton beras untuk Provinsi Bali.

Dalam penyerahan bantuan beras tersebut dihadiri oleh Division Head Goverment Relation and Coorporate Affair PT. Garuda Adhimatra Indonesia, Erwyanto Tedjakusuma, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Povinsi Bali, Gede Darmawa, Goverment Relation GWK, Ni Kadek Swandewi, dan Divison Head GWK, Markom Andre pada, Kamis (21/10) di Jayasabha, Denpasar.

Dalam sambutannya, Division Head Goverment Relation and Coorporate Affair PT. Garuda Adhimatra Indonesia, Erwyanto Tedjakusuma menyampaikan bahwa PT Alam Sutera Realty Tbk melalui anak perusahaannya PT. Garuda Adhimatra Indonesia menyalurkan bantuan untuk Provinsi Bali sebagai sebuah dukungan kepada Pemprov Bali di dalam penanganan pandemi Covid-19, sekaligus sebagai wujud apresiasi dalam rangka peringatan Hari Pangan se-Dunia pada 16 Oktober lalu.

"PT. Alam Sutera Realty Tbk melalui PT. Garuda Adhimatra Indonesia secara konsisten menunjukkan bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19, khususnya upaya penanggulangan yang telah diupayakan dengan sangat baik oleh Pemprov Bali," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan mewakili Pemprov Bali dan atas nama seluruh masyarakat Bali, kami menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT. Garuda Adhimatra Indonesia selaku pengelola GWK sebagai salah satu destinasi pariwisata Bali yang memiliki potensi besar sebagai produk wisata terdepan, dalam membantu masyarakat Bali yang saat ini paling terdampak pandemi Covid – 19.

Lebih lanjut, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menyampaikan saat saya berbincang - bincang dengan Erwyanto soal GWK sebagai produk wisata yang baik, agar ikut berkontribusi membantu masyarakat Bali yang terdampak Covid-19.
Karena sejak satu setengah tahun lebih pandemi telah melanda Bali, Indonesia dan dunia dengan memberikan dampak yang cukup besar. Terutama akibat dari pandemi, pariwisata itu tidak berjalan. Sehingga otomatis berimbas kepada kehidupan masyarakat di bawah, baik petani, perajin, dan komponen masyarakat lainnya yang sangat terdampak. Jadi sudah sepantasnya GWK sebagai usaha yang bergerak di pariwisata di Bali agar ikut memiliki tanggungjawab bersama-sama menjaga alam dan manusia Bali agar tetap harmonis.

“Jika kita saling menjaga dengan baik, maka apa yang terjadi akan mendapat restu dari alam. Karena Kita harus mulai kedepan dalam Bali era Baru dan mari Kita tumbuhkan budaya memiliki sikap komitmen dan tanggunguawab untuk saling menghidupi, menjaga, menghormati, sama - sama bisa tumbuh dan berkembang, serta sama - sama dapat menerima manfaat. Sehinggga dengan demikian akan terjadi keharmonisan alam beserta isinya,” tandasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, siapa pun yang datang ke Bali untuk mengembangkan ekonomi dan usahanya agar ikut membangun budaya serupa. Jika tidak ikut merawat, maka ekosistem tidak akan baik, jika ekosistem tidak baik, maka ekonomi pun tidak jalan.

“Oleh karena itulah saya mengetuk hati nurani semua pelaku usaha untuk berderma, membantu masyarakat Bali yang sedang membutuhkan," ajak mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini seraya mengatakan kalau cara begini (gotong royong memberikan bantuan, red) orang akan mendoakan.

“Semoga penyaluran bantuan - bantuan CSR seperti ini tidak berhenti hanya pada saat ini, namun bisa menjadi agenda rutin yang berkelanjutan sebagai kontribusi untuk pembangunan Bali,” harap Gubernur Koster.

wartawan
Redaksi

Pemkot Bangun Rumah Singgah Konseling Kekerasan Anak dan Perempuan

balitribune.co.id I Denpasar - Tingginya angka kekerasan perempuan dan anak di Denpasar menjadi perhatian khusus Pemkot Denpasar. Untuk memberikan penanganan dan konseling, Pemkot Denpasar pun membangun Rumah Singgah Kula Abhi Praya di Jalan Gatot Subroto VI F yang dilaunching, Kamis, (4/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Munculkan Program “Yadnya Sampah”, Hasil Bank Sampah Diarahkan Bantu Biaya Upacara Adat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) terus mengoptimalkan program bank sampah melalui inovasi “Yadnya Sampah”. Program ini memanfaatkan hasil penjualan sampah anorganik untuk mendukung pembiayaan kegiatan adat dan keagamaan di tingkat banjar.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 2027, Bupati Badung Wajibkan Setiap Desa Miliki Sekolah Sepak Bola

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung akan mewajibkan setiap desa dan kelurahan memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai upaya mencetak atlet berbakat sejak usia dini. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada tahun 2027 melalui surat edaran resmi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial.

Baca Selengkapnya icon click

Kenaikan Harga Bahan Baku Menjadi Tantangan Utama Usaha Tenun Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tampaknya turut berperan membantu pelaku usaha kain tenun tradisional Bali tetap eksis ditengah gempuran produk global. Pasalnya, tidak sedikit perajin/pelaku usaha tenun tradisional Bali yang mendapat pesanan dari ibu-ibu PKK. Seperti yang diakui salah seorang pelaku usaha kain tenun tradisional Bali asal Klungkung, I Wayan Bagiarta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.