Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Deras, Tiga Banjar di Kecamatan Malaya Tergenang

Bali Tribune/Hingga Minggu sore, air masih menggenangi permukiman warga di Banjar Tetelan.

balitribune.co.id | Negara - Tidak hanya mengancam kawasan perkotaan, banjir juga kini mengepung perdesaan. Seperti banjir yang terjadi pada Minggu (31/3) dini hari, permukiman warga di sejumlah banjar di Kecamatan Melaya tergenang air setelah hujan deras mengguyur beberapa jam sejak Sabtu (30/3) malam. Selain puluhan rumah masih tergenang, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Berdasarkan informasi, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sekitar pukul 20.00 Wita, warga Banjar Tetelan, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya yang tengah beristirahat dikagetkan meluapnya air, yang tiba-tiba menggenangi kawasan permukiman sekitar pukul 02.00 Wita.

Ketinggian air sampai paha orang dewasa hingga masuk ke dalam rumah. Warga yang panik berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dengan mengevakuasi ke tempat lebih tinggi. Bahkan, hingga Minggu sore sejumlah permukiman masih tergenang.

Merespons luapan air yang menggenangi permukiman ini, warga bersama aparat dari instansi terkait berusaha melakukan normalisasi saluran air di sekitar permukiman.

Data yang diperoleh pada Ruang Pusat Pengendalian Operasi (Rupusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, kemarin, tercatat tiga banjar di Kecamatan Melaya tergenang air. Ketiga banjar masing-masing Banjar Tetelan dan Banjar Tirta Kusuma, Desa Candikusuma serta Banjar Pangkung Tanah, Desa Melaya.

Perbekel Candikusuma, I Wayan Bagia Yasa dikonfirmasi mengaku dua wilayah permukiman warganya tergenang luapan air itu, posisinya paling rendah lantaran lokasinya di hilir. Kondisi ini, menurutnya diperparah oleh saluran drainase yang tidak berfungsi optimal serta meluapnya air sungai akibat tingginya debit air dari hulu.

“Setiap hujan deras memang tergenang karena rendah. Saluran drainase juga banyak tersumbat, apalagi Sabtu malam air sungainya meluap. Di Tirta Kusuma ada sekitar 20 KK tapi Minggu pagi sudah surut. Yang di Tetelan ada sekitar 20 KK tapi sampai Minggu sore masih ada yang tergenang,” ungkapnya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila mengatakan selain merendam permukiman warga, luapan air juga menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Tembok pagar milik I Wayan Sulendara (51), warga Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya ambruk setelah diterjang banjir. “Penyebabnya curah hujan tinggi sehingga debit air meningkat dan air sungai juga meluap. Kami sudah respons semuanya. Minggu dini hari kami langsung turunkan personel TRC sampai Minggu siang. Tapi tidak ada yang sampai mengungsi,” tandasnya.pam

wartawan
Putu Agus Mahendra

Tim Ciung Wanara Polres Tabanan Bekuk Spesialis Maling Bengkel

balitribune.co.id I Tabanan - Tim Ciung Wanara dari Satreskrim Polres Tabanan sukses mengungkap kasus pencurian spesialis peralatan bengkel yang meresahkan masyarakat. Penangkapan ini sekaligus berhasil membongkar serangkaian tindak pidana serupa yang menyasar empat lokasi berbeda di wilayah hukum Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Cegah ASF, Tabanan Dapat Bantuan 160 Liter Disinfektan

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pertanian (Distan) Tabanan menerima bantuan disinfektan sebanyak 160 liter dari Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar. Bantuan ini diterima di tengah upaya Distan Tabanan mencegah penyebaran virus ASF African Swine Fever (ASF). Meski, sejauh ini belum ada laporan resmi terkait ternak babi yang terpapar virus itu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Bagus Alit Sucipta Hadiri Upacara Ngeratep Tapakan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, menghadiri Upacara Ngeratep Tapakan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Badung, Rabu (10/6/2026). Upacara ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Manuaba dari Griya Gede Carangsari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menteri LH Tanam Pohon Langka di Kawasan Tukad Bindu

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat melakukan kunjungan di Kawasan Tukad Bindu, Kelurahan Kesiman, Denpasar, Selasa (9/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menteri LH, Jumhur Hidayat bersama jajaran turut menanam pohon langka, yakni cendana, gaharu dan pala serta berdialog bersama komunitas masyarakat peduli lingkungan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.