Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Lebat Akibatkan Tebing Longsor dan Rumah Ambruk

EVAKUASI - Jajaran Bhabinsa di Kec. Kerambitan serta Bhabikamtibmas Tabanan membantu evakuasi bangunan yang ambruk. Inset: Mobil BPBD Klungkung tertimpa beton penyangga kabel telpon.

BALI TRIBUNE - Hujan lebat yang melanda wilayah Bali, termasuk Klungkung dan Tabanan, Rabu (7/11), menyebabkan musibah banjir, tanah longsor, senderan jebol, pohon tumbang, hingga bangunan rumah ambruk. Di Klungkung, Rabu sore, tebing longsor sempat menutupi setengah akses jalan, di kawasan Tukad Jinah jalan raya Banjarangkan, Desa Tusan, perbatasan Kab. Klungkung dengan Kab. Gianyar. Pohon tumbang terjadi di kawasan jalan raya Takmung, Tukad Bubuh, Banjar Uma Salakan, Desa Takmung, Kec. Banjarangkan. Dari kedua musibah tersebut tidak menimbulkan korban nyawa, namun naas dialami oleh personel BPBD Klungkung, lembaga tanggap bencana ini malah mengalami musibah mobil operasionalnya tertimpa beton penyangga kabel telpon yang melintang. Salah seorang saksi mata kejadian I Putu Kejot Arjawa mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 18.30 wita saat hujan lebat.  Dirinya saat itu tengah melintas dari arah Klungkung menuju Banjarangkan menggunakan mobil, tiba-tiba di hadapannya tumbang sejumlah pohon besar melintang ke tengah jalan. Pohon ini tumbang diikuti longsoran tanah lumpur dan beberapa tiang listrik ke arah jalan. Akibatnya, terjadi kemacetan parah pada ruas jalan raya Takmung.  “Saat melintas di bawah guyuran hujan deras, tiba-tiba pohon yang berada di atas tebing bertumbangan ke tengah jalan disertai longsoran tanah, beruntung saat kejadian belum ada kendaraan yang melintas sehingga tidak ada korban pada peristiwa ini,” ujar Kejot Arjawa. Dirinya mengaku langsung menghubungi Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung supaya dilakukan pembersihan badan jalan sehingga kendaraan dapat melintas kembali. Kamis (8/11) pagi, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung turun ke lapangan untuk meninjau proses pembersihan batang pohon dan longsoran tanah yang masih menutupi sebagian ruas jalan. Puluhan petugas yang terdiri dari anggota BPBD, TNI, Polri, DLHK dan Dinas Perhubungan bahu membahu melakukan pembersihan dahan pohon dan lumpur yang menutupi jalan. Didampingi Kepala BPBD  Putu Widiada dan Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Nyoman Mudarta, Bupati Suwirta juga mengamati sejumlah titik tebing yang dianggap berpotensi terjadi longsor, termasuk juga kawasan objek Wisata Goa Jepang yang berada tidak jauh dari lokasi longsor.   Dalam wawancaranya Bupati Nyoman Suwirta mengatakan, saat melaksanakan bedah desa di Desa Banjarangkan beberapa waktu lalu, dirinya mengaku telah memerintahkan Dinas PU Pera untuk membuat perencanaan dalam mengantisipasi musibah longsor yang mungkin terjadi pada sepanjang tebing di kecematan Banjarangkan.  “Saya harap perencanaan yang saya perintahkan terkait penguatan tebing ini agar bisa secapatnya terealisasi, saya juga sampaikan terima kasih kepada semua pihak baik BPBD, TNI/POLRI dan semua pihak yang telah sigap membersihkan jalan yang tertimbun longsor, mari kita semua waspada memasuki musim penghujan ini,” ujar Bupati Suwirta. Kepala BPBD Putu  Widiada yang turun langsung ke lokasi bencana mendampingi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyatakan rasa sukurnya  karena  aparatnya luput dari bencana saat mengevakuasi material longsoran saat hujan lebat terjadi, walaupun mobil operasional BPBD Klungkung hampir selama sejam lebih teronggok tidak bisa bergerak karena tertimpa beton penyangga kabel telpon. Menurutnya, pembersihan telah dilakukan semenjak laporan dari masyarakat diterima BPBD, Rabu (7/11) pukul 18.45 wita. Pembersihan dilakukan dari pukul 19.00 wita hingga pukul 22.00 dan berhasil membersihkan sebagian sehingga kendaraan dapat melintasi sebagian ruas jalan. Pembersihan kembali dilanjutkan Kamis (8/11) pagi, evakuasi material terus dilakukan  hingga jalanan benar benar bisa normal kembali.  Dapur dan Gudang Ambruk Sementara itu, hujan deras yang terjadi di wilayah Tabanan juga menyebabkan dapur dan gudang milik I Kadek Adi Wirawan (30), di Banjar Kukuh Kawan, Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan Tabanan ambruk rata dengan tanah. Untung saja peristiwa yang terjadi Rabu (7/11) sore itu tidak menimbulkan korban  jiwa.  Pantuan di lapangan, Kamis (8/11) pagi, seluruh jajaran Bhabinsa di Kecamatan Kerambitan serta Bhabikamtibmas berjibaku membantu evakuasi bangunan. Gudang perabotan milik Gede Wirawan ukuran 8x2 meter dan dapur 4x2,5 meter tersebut adalah bangunan semi permanen. Kondisi bangunan seluruhnya roboh karena ditimpa oleh senderan rumah sepanjang 14 meter dan tinggi 2 meter bagian barat ambruk akibat tanahnya labih karena guyuran hujan.  Menurut istri Gede Adi Wirawan, Ni Putu Oki Widyantari (24), bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar Rabu sore pukul 17.30 Wita. Saat itu ia tengah berada didalam kamar bersama sang anak. Sebelum rumahnya roboh ia mendengar suara krepet-krepet. Ia mengira suara itu adalah adalah anjing yang berkelahi.  Widyantari pun keluar kamar namun tidak melihat sesuatu yang mencurigakan. Hanya saja karena takut ia bersama anaknya berlari menuju Bale Dangin. Selang beberapa menit pun seluruh bangunan miliknya ambruk. "Kemungkinan tembok yang ambruk lalu menimpa bangunan dapur dan gudang," tuturnya.  Karena dapur dan seluruh perabotan rumah tangganya hancur ia memutuskan tidak memasak. Untuk sementara waktu akan membeli nasi sembari menunggu pembuatan dapur darurat. "Perabot semua pecah, yang bagus hanya kompor saja, nanti nasi saya beli," jelasnya.  Kelian Dinas Banjar Kukuh Kawan I Nengah Santra mengatakan personil dari TNI dan Polri serta masyarakat membantu dalam evakuasi. Kejadian ini sudah diketahui pihak desa untuk kelanjutanya masih menunggu pembahasan. "Kerugian ini ditafsir sekitar Rp 15 juta," ujarnya.  Selain dari warga BPBD Tabanan juga sudah turun ke lokasi untuk mengecek. Sehingga penangan selanjutnya terus akan dikoordinasikan. "BPBD juga sudah cek, mudah-mudahan mendapat atensi langsung," tandas Santra. 

wartawan
Redaksi
Category

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.