Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Imbas Covid-19, Tiga Kantor Desa Belum Tuntas Dibangun

Bali Tribune / Kondisi bangunan kantor Desa Sekaan, Kecamatan Kintamani, Bangli.

balitribune.co.id | BangliImbas pandemi Covid-19, beberapa beberapa desa belum bisa memuntaskan pembangunan kantor desa. Dana yang dikelola oleh desa diprioritaskan untuk penanganan Covid-19, salah satunya program bantuan langsung tunai (BLT).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bangli, Dewa Agung Putu Purnama mengatakan ada tiga desa yang belum tuntas membangun kantor desa. Masing-masing kantor Desa Sekanaan, Desa Trunyan Kecamatan Kintamani dan Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli. 

Menururt mantan CamatTembuku ini , untuk pembangunan kantor desa sejatinya dilakukan secara bertahap, namun karena imbas pandemi Covid-19 kelanjutan pembangunan ditunda. "Dalam situasi pandemi anggaran yang dikelola desa diprioritaskan untuk program non fisik," ungkapnya Rabu (11/5). 

Kata Agung Purnama, dari arahan pemerintah pusat diisyaratakan  untuk penanganan Covid-19 sebesar 68 persen. Yang mana 40 persen untuk program BLT, 20 persen program pengembangan potensi desa dan 8 persen untuk penyediaan masker dan sarana lainnya. "Untuk pembangunan gedung ada dari 4 dan 3 tahun lalu," sebutnya. 

Sementara dana yang dikelola oleh desa untuk alokasi dana desa (ADD) rata-rata Rp 1,1 miliar dan Dana Desa (DD) rata-rata Rp 700 juta. 

Ditanya kelanjutan pembangunan, menurut Kadis asal Puri Kayubihi ini  jika memungkinkan untuk  pembangunan akan dilanjutkan. Namun menunggu lagi arahan dari pusat. "Pemanfaatan dana sudah ada juklak juknis. Apakah nanti bisa untuk pembangunan gedung," sebutnya.

Disisi lain, Perbekel Sekaan, I Wayan Muspa mengatakan pembangunan gedung kantor desa dilakukan secara bertahap. Terakhir pengerjaan dilakukan tahun 2019 lalu. Rencana pembangunan dilanjutkan tahun 2020 tetapi karena ada refocusing anggaran maka pengerjaan ditunda. "Sejatinya sudah dialokasikan untuk kelanjutannya, tapi ada hal yang lebih prioritas. Terjadi pemangkasan jumlah anggaran sehingga pembangunan ditunda dulu, sebutnya.

Untuk bangunan kantor desa dengan struktur berlantai. Untuk sementara aktivitas kantor desa memanfaatkan bangunan lainya.

wartawan
SAM

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.