Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Imigran Afganistan Ditolak Masuk Bali, WN Uganda Tanpa Paspor Diamankan

DITOLAK – Warga negara asing yang ditolak petugas Imigrasi masuk Bali lewat Gilmanuk lantaran tidak dilengkapi dokumen keimigrasian.

 BALI TRIBUNE Lantaran tidak memiliki dokumen keimigrasian, sejumlah warga negara asing (WNA) yang hendak masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk Senin (8/10) ditolak pihak Imigrasi. Bahkan petugas Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja yang bertugas di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk sempat melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap orang asing asal Afganistan dan Uganda sebelum akhirnya ditolak masuk Bali.  Selain mengembalikan ke Pulau Jawa, WN Afganistan yang diketahui merupakan pengungsi atau pencari suaka itu, petugas Imigrasi juga menggiring satu orang asing diduga asal Uganda ke Kantor Imigrasi Singaraja lantaran diketahui tidak membawa paspor. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, Ngurah Mas Wijaya Kusuma dikonfirmasi membenarkan adanya seorang WN Afganistan ditolak masuk Bali setelah terjaring pemeriksaan di pos sementara Imigrasi Gilimanuk. Berdasarkan pengecekan yang dilakukan pihaknya, WN Afganistan bernama MY Hassan Zada (31) ini memegang kartu pengungsi dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Sesuai dengan catatan Imigrasi, pencari suaka yang tiba di Gilimanuk Senin (8/10)  sekitar pukul 04.00 Wita dan mengaku kepada petugas datang ke Bali untuk berwisata ini, menurutnya sudah empat tahun tinggal di penampungan pengungsi dan pencari suaka di Surabaya setelah sebelumnya masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta. Pihaknya harus menolak pencari suaka tersebut. Setelah dimintai keterangan, pukul 07.30 Wita petugas langsung mengantarkannya ke loket tiket pelabuhan untuk kembali ke daerah domisilinya. “Mengingat di Bali tidak memiliki community house dan para pengungsi dilarang berada dekat dengan pelabuhan, kami kembalikan,” ujarnya. Pihaknya juga membenarkan petugas Imigrasi telah mengamankan seorang WNA perempuan bernama Susan pada sekitar pukul 03.30 Wita diduga dari Uganda ke Kantor Imigrasi Singaraja lantaran diketahui tidak membawa paspor.  Ia menyatakan, menjelang pelaksanaan Annual Meeting IMF-World Bank di Nusa Dua, pihaknya telah mengoperasikan pos sementara Imigrasi di Gilimanuk sejak Jumat (5/10). Bahkan sejak mulai dioperasikan diketahui WNA yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk rata-rata per hari lebih dari 200 orang. “Setiap hari cukup banyak WNA masuk Bali. Jumlahnya tidak tentu, kadang belasan tapi kadang ratusan orang. Namun sebagian besar dokumenya sudah lengkap,” jelasnya.  WNA yang masuk Bali ini menurutnya adalah wisatawan yang melakukan perjalanan jalur darat dari Jawa Timur. Selain pemeriksaan paspor dan izin tinggal WNA yang masuk Bali, pihaknya juga kini mengantisipasi adanya WNA yang merupakan pengungsi dan pencari suaka yang masuk ke Bali lantaran dikhawatirkan mengganggu pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank. Seluruh WNA baik pejalan kaki maupun WNA yang menumpang kendaraan umum dan mobil pribadi tak luput dari pemeriksaan petugas Imigrasi yang kini ditempatkan dalam satu pos dengan Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk di pintu masuk Terminal Penumpang Gilimanuk.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.