Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Implementasi Politik Masyarakat Adat di Bali

Bali Tribune / Ketua Stispol Wira Bhakti, Prof. Wayan Windia menerima kunjungan kerja (kunker) Pimpinan DPRD Jembrana ke Stispol Wira Bhakti., Sabtu (25/9) siang.

balitribune.co.id | Denpasar - Pimpinan DPRD Jembrana, Sabtu (25/9) siang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Stispol Wira Bhakti. Tim pimpinan DPRD Jembrana, dipimpin Wakil Ketua DPRD Jembrana, I Wayan Suardika, SP, MSi. Dalam rombongan, juga ikut serta Wakil Ketua DPRD Jembrana, I Made Putu Yudha Baskara, Ketua Komisi I DPRD Jembrana, Drs. Ida Bagus Susrama, Sekwan DPRD Jembrana, serta beberapa orang staf.

Ketua Stispol Wira Bhakti, Prof. Wayan Windia sangat mengapresiasi pelaksanaan kunker pimpinan DPRD Jembrana. Windia juga apresiasi, tentang topik yang dibahas dalam kunker itu, yakni : Implementasi Politik dalam Kehidupan Masyarakat Adat di Bali. Windia sepakat bahwa implementasi politik dalam masyarakat adat di Bali, haruslah implementasi politik kebangsaan. Bahwa masyarakat adat perlu diberikan wawasan, bahwa dahulu bangsa ini dibangun oleh para pejuang kemerdekaan dengan berdarah-darah. Mereka telah mendahulukan kepentingan bangsa dibandingkan dengan kepentingan pribadi dan kelompok. Mereka juga siap dan terpanggil untuk berkorban kepada bangsanya. Bahkan banyak diantaranya yang ikhlas mengorbankan jiwa-raganya.

Nilai-nilai wawasan kebangsaan itu perlu ditebarkan secara maksimal kepada masyarakat adat di Bali. Tujuannya agar tidak timbul radikalisme yang bersumber pada SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). Sumber desintegrasi bangsa di masa depan bersumber pada radikalisme SARA. Bagaimana caranya agar komunitas di Bali dan di Indonesia tidak mementingkan SARA dibandingkan dengan kepentingan bangsa.  Untuk itu, komuntas masyarakat adat (di Bali) memiliki peranan penting, agar muncul kesadaran wawasan kebangsaan.

Kedua belah pihak sepakat, bahwa Jembrana harus semakin cerdas. Khususnya untuk memetik kesempatan dari berbagai kemajuan yang akan terjadi. Khususnya kemajuan dalam bidang pertanian, dan pariwisata. Untuk itu pendidikan masyarakat harus terus ditingkatkan. Pada kesempatan itu, Ketua Stispol Wira Bhakti didampingi oleh semua Wakil Ketua. Yakni Waket I Dr. Gede Putu Yasa, Waket II Made Yunita, dan Waket III Dr. AAP Sugiantiningsih

wartawan
RED
Category

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.