Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045, Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Audiensi ke BKKBN

Bali Tribune / KIKA - Kepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.O.G. (K) dan Kordinator PPI Dunia Achyar Al Rasyid
balitribune.co.id | Jakarta — Pengurus Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia pada Selasa (03/01/2023) siang melakukan kunjungan audiensi ke kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta. PPI yang merupakan organisasi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di luar negeri itu menyatakan ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045.
 
“Kami ingin terlibat dalam upaya mengatasi persolan bangsa. Saat ini pemerintah sedang melakukan program percepatan penurunan stunting. Kami sangat mendukung. Mungkin tidak signifikan tetapi ini merupakan bakti kami untuk bangsa dan negara Indonesia. Kami ingin mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu kami support BKKBN dalam program menurunkan stunting,” kata Kordinator PPI Dunia Achyar Al Rasyid dalam audiensi di ruang Sekretariat Stunting di kantor BKKBN di Kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
 
Dalam audiensi itu, mereka diterima langsung oKepala BKKBN Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.O.G. (K) yang didampingi Direktur Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) BKKBN Eka Sulistya Ediningsih, Direktur Advokasi dan Kelembagaan BKKBN Wahidah, Direktur Ketahanan Remaja BKKBN dr. Victor Palimbong, dan Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan Dr. Edi Setiawan, S.Si, M.Sc, MSE.
 
Menurut Achyar, mereka akan melakukan kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.  Kegiatan yang dilakukan pada 15 Januari 2023 ini adalah pelestarian lingkungan terutama terumbu karang dan penyediaan ketersediaan air bersih guna menekan angka stunting. 
 
Selanjutnya pada 30 Januari 2023, mereka akan melakukan kegiatan di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Di daerah ini, PPI Dunia akan antara lain pelayanan untuk Ibu hamil, pemberian tablet penambah darah untuk mendukung percepatan penurunan stunting. 
 
Achyar Al Rasyid merupakan mahasiswa doctoral (S3) Urban Planning di Tianjin University, Tiongkok. Ia didampingi Surotul Ilmiyah, Kasubid Bimbingan Beasiswa PPI Dunia yang juga mahasiswa doctoral  (S3) Public Health di Central South University, Tiongkok; Khansa Fadli Hutomo, University of Kansas, Industrial Design, Amerika Serikat, dan Siti Nurindah Sari, mahasiswi Kedokteran di Chongqing Medical University, Tiongkok.
 
Menanggapi hal itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengapresiasi dan menyambut baik keinginan dan rencana kegiatan para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PPI Dunia., terutama yang berkaitan dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia dan percepatan penurunan stunting. 
 
Hasto berharap pengurus PPI Dunia bisa mengajak serta Diaspora terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting seperti dalam program Bapak Asuh Anak Stunting.
 
“PPI bisa mengajak dan menjadi jembatan penghubung para Diaspora dengan keluarga-keluarga termarjinalkan. Hal ini tentu bisa mengatasi kemiskinan ekstrem dan stunting. PPI juga bisa mengajak para Diaspora untuk mengembangkan ekonominya dalam membantu masyarakat miskin dan berisiko stunting,” kata Hasto.
 
Diaspora merupakan orang-orang Indonesia (perantauan) yang tinggal menetap di luar wilayah Indonesia. 
 
Hasto juga mengajak PPI Dunia untuk terlibat dalam kampanye mengubah mindset masyarakat Indonesia. Menurut Hasto, PPI Dunia bisa berfokus kepada remaja. Sebab, PPI Dunia memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan kalangan remaja dan pemuda.
 
“Kami berharap ada kerja sama program long term (jangka panjang). Meski periode kepengurusan PPI hanya singkat tetapi programnya tetap berjalan,” kata Hasto.
 
Dalam kerja sama program jangka Panjang itu, Hasto berharap PPI bisa melakukan penelitian ilmiah dan menulis jurnal tentang stunting sehingga menjadi bahan referensi bagi BKKBN dan pemangku kepentingan percepatan penurunan stunting lainnya.
wartawan
RAY
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.