Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Janji Pulang yang Tak Terwujud, Kisah Perjuangan PMI asal Jembrana yang Meninggal di Jepang

PMI
Bali Tribune / Suasana duka terasa di rumah duka I Kadek Mas Heriadi di Lingkungan Bilukpok Kangin, Tegalcangkring. Pihak orang tua mengaku sangat kehilangan atas berpulangnya putranya.

balitribune.co.id | Negara - Perjuangan panjang I Kadek Mas Heriadi alias Dek Mas (34) demi membantu ekonomi keluarga harus berakhir tragis di negeri orang. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo ini meninggal dunia di Ibaraki, Jepang setelah mengalami sakit komplikasi.

Menurut informasi, almarhum yang diketahui selama ini bekerja di sektor peternakan di wilayah Ibaraki, Jepang ini sebelumnya sempat mengeluhkan sakit pada bagian kaki yang tampak membengkak dan menjalani pengobatan di klinik terdekat.  Namun lima hari menjelang wafat, kondisinya terus memburuk hingga tidak dapat bekerja dan kembali dibawa ke rumah sakit. Meski demikian, almarhum disebut menolak dirawat dan memilih pulang ke rumah.

Almarhum saat itu berharap dapat segera kembali ke Bali setelah kondisi membaik. Saat kondisi kritis tersebut, almarhum didampingi adik kandungnya, Komang Eri Wahyudi (24), yang juga berstatus sebagai tenaga magang di Jepang. Dek Mas akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu 24 Mei 2026. Proses pemulangan jenazah Almarhum dari Jepang ke Bali dikoordinasikan oleh pemerintah Indonesia melalui BP2MI bersama KBRI di Tokyo.

Berpulangnya Kadek Mas meninggalkan duka, khususnya bagi keluarganya di kampung halamannya. Ibunya, Ni Nyoman Winarsih (59) mengatakan, dirinya sempat berkomunikai dan masih teringat ucapan terakhir anaknya saat video call sebelum mendapat kabar putranya meninggal dunia. “Pas itu sudah sulit diajak komunikasi. Saya cuma bilang kuatkan diri, segera pulih dan cepat pulang. Waktu itu dia sempat menjawab pasti akan pulang,” ujarnya.

Ayahnya, I Nyoman Wiarsana (60) menuturkan bahwa anaknya Dek Mas pertama kali berangkat ke Jepang tahun 2012. Awal keberangkatannya sebagai peserta magang peternakan sapi dan tidak pernah pulang selama belasan tahun. “Kadek pertama kali berangkat waktu masih umur 20 tahun. Setelah tamat SMA sempat kerja di Denpasar, kemudian memutuskan kerja ke Jepang tahun 2012 dan belum pernah balik selama 14 tahun,” ungkapnya.

Menurut keluarga, Alamarhum dikenal pekerja keras dan punya tekad yang kuat. Keberangkatannya pun diakui pihak keluarga karena ingin membantu orang tua memperbaiki kondisi perekonomian keluarga yang saat itu tengah sulit. Hasil kerja Dek Mas di Jepang membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga hingga bisa membangun rumah. “Karena faktor ekonomi. Rumah ini jadi bukti dari hasil kerjanya di Jepang,” jelas Wiarsana.

Setelah melalui serangkaian proses perawatan jenazah berupa embalming atau pembalsaman serta proses administrasi dan koordinasi lintas negara, jenazah almarhum tiba di Bali sesuai jadwal yang ditentukan pada Jumat (5/6/2026) malam. Setelah tiba di Bali, jenazah dibawa menuju rumah duka. Pemkab Jembrana juga memberikan fasilitasi transportasi dari Bandara Ngurah Rai hingga ke rumah duka, termasuk kendaraan bagi pihak keluarga.

Solidaritas sesama PMI asal Bali di Jepang turut mengalir. Rekan-rekan almarhum melakukan penggalangan donasi guna membantu biaya kepulangan jenazah dari Jepang ke Bali. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi mengapresiasi solidaritas warga Bali di Jepang. Menurutnya, dukungan yang diberikan sangat membantu proses pemulangan almarhum yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Solidaritas sesama PMI Bali di Jepang yang dinilai menjadi pilar penting dalam membantu penanganan situasi darurat yang tengah dihadapi warga Bali yang merantau di Jepang. “Solidaritas paguyuban warga kita di Jepang sangat patut diapresiasi. Mewakili pemerintah daerah menyampaikan terima kasih kepada semeton PMI Bali di Jepang yang memiliki rasa menyama braya yang kuat untuk membantu kepulangan almarhum,” ungkapnya.

Selain menyerahkan donasi dari ASN Pemkab Jembran, pihaknya juga tengah berupaya mengoordinasikan kemungkinan klaim asuransi guna membantu meringankan biaya pelaksanaan upacara adat yang akan dilaksanakan keluarga. “Kami masih koordinasikan apakah yang bersangkutan nanti punya asuransi seperti BPJS Ketenagakerjaaan atau asuransi lainnya yang nantinya bisa diklaim untuk membantu biaya upacara,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Bilukpoh Kangin, I Komang Gede Swabawa menjelaskan, pihak keluarga bersama warga setempat setelah mendapat kabar duka dari Jepang telah mempersiapkan prosesi pengabenan. Bahkan kebutuhan upakara atau banten ditanggung oleh Krama Banjar Adat setempat sebagai bentuk gotong royong dan kepedulian kepada keluarga almarhum. “rencananya pengabenan dilaksanakan pada Senin (8/6/2026),” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Soal Usulan Tinggi Gedung 45 Meter, Gubernur Koster Mengaku Belum Dapat Surat Resmi

balitribune.co.id I Mangupura - Gubernur Bali, I Wayan Koster, enggan berkomentar banyak terkait usulan Panitia Khusus (Pansus) RTRWP DPRD Bali yang mengajukan toleransi ketinggian bangunan hingga 45 meter di kawasan tertentu. Koster mengaku hingga kini belum menerima rekomendasi resmi secara tertulis.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 1 Juni 2026, Bansos di 42 Kota RI Beralih ke Digital

balitribune.co.id I Jakarta - Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (PTDP), Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pemerintah kini bersiap melakukan perluasan program uji coba bantuan sosial digital atau bansos digital dari piloting di Banyuwangi menuju 42 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Wayan Diar Pimpin Pemkab Bangli Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Samuantiga

balitribune.co.id | Gianyar – Sebagai wujud bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melaksanakan Bhakti Upacara Nganyarin di Pura Kahyangan Jagat Samuantiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Kamis (7/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ogah Gelar Pesta Mewah, Bupati Kembang Rayakan Ulang Tahun Bersama Anak-anak Kurang Mampu

balitribune.co.id I Negara - Ada pemandangan yang menyentuh hati dalam peringatan sederhana  Hari ulang tahun ke-51 Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pada Rabu (6/5/2026) petang. Alih-alih merayakannya dengan pesta mewah, Bupati Kembang justru memilih menghabiskan momen spesialnya dengan duduk lesehan di antara anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Selengkapnya icon click

Eksekusi Mandor, Tiga Buruh Proyek Diganjar Penjara Seumur Hidup

balitribune.co.id I Gianyar - Majelis hakim Pengadilan Negeri Gianyar menjatuhkan vonis pidana penjara seumur hidup terhadap tiga buruh proyek irigasi yang terbukti melakukan pembunuhan terhadap mandor proyek di Subak Dalem Tengaling, Banjar Puseh, Desa Pejeng Tengah, Kecamatan Tampaksiring.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.