Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jasad Bayi Mengapung di Sungai Pemelisan Denpasar

Bali Tribune / JENAZAH - penemuan jenazah bayi berjenis kelamin laki - laki mengapung di sungai Pemelisan Banjar Suwung Batan Kendal, Minggu (5/1) pukul 17.15 Wita. P

balitribune.co.id | Denpasar - Warga Banjar Suwung Batan Kendal Sesetan, Denpasar Selatan (Densel) digemparkan dengan penemuan jenazah bayi berjenis kelamin laki - laki mengapung di sungai Pemelisan Banjar Suwung Batan Kendal, Minggu (5/1) pukul 17.15 Wita. Pada saat ditemukan jenaza bayi tanpa berdosa itu memakai pempes warna putih, memakai baju bayi, hidung bengkak dan mata kiri bengkak.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menjelaskan, jenazah bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang anggota TNI, Gusti Rahmat Wijaya (36) bersama temannya Ananda Aunur Putra Pratama (30) alias Nanda. Saat itu mereka baru pulang dari memancing melihat sesosok jenaza bayi mengambang di muara sungai Pemelisan. Karena penasaran, saksi bersama temannya Nanda mendekati jenazah bayi tersebut, setelah didekati ternyata memang benar jenazah bayi sehingga saksi naik ke atas melapor ke Bandar Nelayan yang ada di Pemelisan lalu saksi bersama warga kembali ke TKP.

"Salah satu warga atas nama I Ketut Darma Yoga mengambil jenazah bayi tersebut untuk dinaikan ke atas jalan lalu di bungkus dengan kain putih.  Karena I Ketut Darma Yoga siap akan mengambil jenaza bayi tersebut untuk diKebumikan namun tetap mengikuti prosedur dari kepolisian," ungkapnya.

Diduga kuat bayi tersebut dibuang kurang dari 24 jam karena kondisi jenazah bayi belum mengeluarkan bau busuk.

"Diperkirakan Bayi dibuang belum ada 24 jam. Kemungkinan bayi sengaja dibunuh oleh orang tuannya. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku atau orang tua yang membuang bayi ini," kata Sukadi.

wartawan
RAY

Kita Butuh Pers Yang Independen

balitribune.co.id | Gubernur Bali Wayan Koster (Pal Koster) meminta kalangan pers untuk senantiasa memberikan kritik yang membangun terhadap pemerintahannya demi menemukan cara yang tepat untuk memajukan Bali. Namun demikian, kritik yang membangun itu harus berasal dari sikap independen jurnalis dan institusi pers yang menaunginya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.