Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jebol Atap, Bandar Narkoba Lolos dari Sergapan Polisi

Bali Tribune / NARKOBA - Sejumlah barang bukti berhasil disita dari tangan pelaku dan bandar narkoba di Bueleng setelah Kapolres AKBP Widwan Sutadi menyatakan perang terhadap narkoba.

balitribune.co.id | SingarajaPolres Buleleng menyatakan perang total terhadap peredaran dan pelaku narkoba di wilayahnya.Tidak tanggung-tanggung polisi berhasil membekuk lima pelaku narkoba yang selama ini beroperasi di wilayah Kecamatan Seririt, Kecamatan Gerokgak dan Kecamatan Sukasada.

Menariknya satu pelaku yang disebut bernama Joko seorang bandar narkoba berhasil lolos dari sergapan polisi setelah menjebol atap rumah tingalnya.Namun sejumlah barang bukti berhasil dimankan dari rumah tersebut.

Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi mengatakan pihaknya akan berperang total dengan peredaran narkoba di wilayah Buleleng.Terlebih setelah BNNK Buleleng menetapkan Buleleng sebagai zona merah narkoba.

“Saya berkomitmen dalam rangka melindungi hak-hak dasar masyarakat untuk tumbuh dan berkembang serta hidup layak karena para bandar meracuni generasi muda.Ini akan kita tindak tegas.Ini juga dalam rangka menjawab keresahan orang tua selama ini,”kata AKBP Widwan Sutadi didampingi Kepala Satuan Resersi Narkoba Polres Buleleng,AKP Putu Subita Bawa dan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, dalam acara jumpa pers di Mapolres Buleleng, Senin (22/1) .

Menurut Kapolres Widwan Sutadi setelah dilakukan penangkapan terhadap sejumlah pengguna narkoba tercatat satu bandar bernama Joko bertempat tinggal di Desa Pegayaman,Kecamatan Sukasada disebut sebagai bandar.

Anggota Sat Narkoba dipimpin AKP Subita Bawa serta Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan langsung melakukan penggeledahan dan mengepung rumah pelaku.

“Upaya paksa dilakukan dengan menggeledah rumah terduga bandar narkoba.Namun yang bersangkutan berhasil kabur melalui atap rumah dan berlari melewati atap rumah-rumah tetangganya,”jelas Widwan.

Namun demikian sejumlah barang bukti berhasil diamankkan diantaranya senjata api rakitan,air soft gun,sebilah pedang,belati dan kampak kecil,dua buah hp,sebuah tabung kaca yang masih berisi residu, serta peralatan terkait narkoba lainnya serta uang tunai Rp2,3 juta.

“Kasat Narkoba sudah siap berperang.Desa Pegeyaman yang tadinya tidak mudah disentuh dengan komitmen yang kuat kita berangus para bandar yang telah merusak generasi muda kita.Narkoba sudah sangat meresahkan,”imbuh AKBP Widwan.

Sementara itu pelaku dan jaringan narkoba yang ditangkap di wilayah Kecamatan Sukasada bernama Akramullah alias Akram (30) beralamat di Banjar Dinas Bukit Sari Desa Tegalinggah Kecamatan Sukasada dan Rusman alias Amak (40) warga Banjar Dinas Munduk Kunci Desa Tegalinggah Kecamatan Sukasada. Keduanya ditangkap pada Senin (15/1) malam pukul 22.00 wita di pinggir jalan Singaraja- Denpasar Desa Ambengan Kecamatan Sukasad.

Dari tangannya polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 buah plastik klip yang didalamnya berisi kristal bening diduga narkotika jenis Sabu dengan berat total 0,26 gr Bruto (0,18 gr Netto); dan a unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna putih DK 5202 FO.

Kapolres Sutadi menyebutkan bahwa dari lima tersangka itu ada yang dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 ratus juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Dan ada tersangka yang dijerat pasal 114 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, bakal dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 miliar dan paling banyak Rp. 10 miliar.

Selain itu Satnarkoba Polres Buleleng membekuk dua pelaku narkoba di wilayah Kecamatan Seririt yakni Made Yudi Krisnawa alias Kadut (31) asal Banjar Dinas Kajanan Desa Bubunan dan I Ketut Surelaga alias Ketut (43) warga Jalan Ngurah Rai Gang Teratai No 9 RT/RW: 001/002, Kelurahan Seririt. Keduanya dibekuk Senin (15/1) pukul 17.00 Wita di halaman rumah kost Jalan Wisnu Gang Rama RT/RW: 001/002 Kelurahan Seririt.

Barang bukti yang disita dari tersangka Kadut berupa 1 buah plastik warna hitam yang didalamnya terdapat potongan pipet warna kuning yang didalamnya berisi kristal bening diduga narkotika jenis Sabu dengan berat total 0,16 gr Bruto (0,12 gr Netto).

Sedangkan dari tangan tersangka Surelaga, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti 5 paket plastik warna hitam yang didalamnya terdapat pipet warna kuning garis putih yang didalamnya terdapat plastik klip berisi berisi butiran kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 0,54 gr Bruto (0,34 gr Netto); 4 buah pipet warna putih yang salah satu ujungnya runcing.

 “ 1 buah tabung kaca, 2 ( dua ) buah korek Gas, 1 buah Bong / Alat Hisap sabu, 1 buah Gunting, 1 bendel plastik warna bening yg diduga untuk membuat klip, serta 1unit HP merek Infinix warna Biru Muda,” jelas Kapolres Widwan Sutadi.

Sementara anggota geng Narkoba yang ditangkap di wilayah Kecamatan Gerokgak bernama I Putu Juli Astawan alias Juli (53) warga Banjar Dinas Belong Desa Patemon, Kecamatan Seririt. Juli ditangkap polisi Selasa (16/1) pukul 18.00 Wita di pinggir Jalan Singaraja-Gilimanuk Banjar Dinas Pemuteran, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.

“Barang bukti disita polisi berupa 1 buah plastik klip yang didalamnya berisi kristal bening diduga narkotika jenis Sabu dengan berat total 0,46 gr Bruto (0,40 Netto); 1 unit sepeda motor Yamaha Byson warna putih hitam DK 6685 DE; 1 unit HP merk ITEL warna hijau toska; dan 1 buah celana pendek warna abu-abu,”tandasnya.

wartawan
CHA

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.