Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Nyepi, Seluruh Krama Adat Peliatan Terima Sembako

sembako nyepi
Bali Tribune/SEMBAKO – Kegiatan pembagian sembako berupa beras dan minyak goreng untuk krama Peliatan.

balitribune.co.id I Gianyar -  Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Peliatan kembali menyalurkan program sosial kepada seluruh krama menjelang hari raya.  Digelar serantak Minggu (8/3/2026), sembako berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng  dibagikan pada masing -masing  banjar dengan jumlah keseluruhan mencapai 2.050 krama (kepala keluarga) yang tersebar di 12 banjar adat.

Total beras yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 20 ton. Program ini merupakan bagian dari kegiatan sosial rutin LPD Peliatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat desa adat. 

Ketua Badan Pengawas LPD Peliatan yang juga Bendesa Adat Peliatan, Cokorda Putra Wisnu Wardana, mengatakan bahwa program pembagian sembako ini merupakan hasil koordinasi antara pengurus LPD dan badan pengawas sebagai upaya merealisasikan visi LPD, yakni “Ngulati kerahajangan semeton sami” yang berarti menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi seluruh krama desa.

 

Menurutnya, bantuan sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang hari-hari suci keagamaan ketika kebutuhan biaya upacara biasanya meningkat. “Program ini kami harapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh krama desa, terutama saat masyarakat harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk keperluan upacara adat dan keagamaan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, program sosial tersebut bersumber dari penyisihan laba LPD serta dana promosi lembaga. Dana promosi, kata dia, tidak hanya digunakan untuk kegiatan pemasaran usaha, tetapi juga dapat dialokasikan untuk kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat. 12 banjar yang menerima bantuan sembako tersebut yakni Banjar Teges Kawan, Yangloni, Banjar Kalah, Banjar Tengah Kangin, Banjar Tengah Kauh, Banjar Teruna, Banjar Pande, Banjar Ambengan, Banjar Tebesaya, Banjar Padang Tegal Tengah, Banjar Taman Klod, dan Banjar Taman Sari.

 

Saat ini, aset LPD Desa Adat Peliatan tercatat hampir mencapai Rp500 miliar. Sebagian besar keuntungan lembaga tersebut kembali kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan penguatan desa adat. Selain program pembagian sembako, dana dari laba LPD juga dialokasikan untuk mendukung pembangunan desa adat yang berkaitan dengan konsep Tri Hita Karana, meliputi parahyangan, pawongan, dan palemahan. Total dana yang digelontorkan untuk penguatan desa adat tersebut mencapai sekitar Rp3,2 miliar.

 

Cokorda Putra Wisnu Wardana berharap masyarakat Desa Adat Peliatan terus menjadikan LPD sebagai lembaga keuangan utama, baik untuk mendukung usaha masyarakat maupun membiayai pendidikan anak-anak. “Dengan dukungan masyarakat, LPD akan terus berkembang dan laba yang diperoleh dapat kembali lagi untuk kepentingan krama desa,” tandasnya. 

wartawan
ATA
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.