Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bali Ajak Siswa SD Peduli Keselamatan Berkendara

SEKOLAH DASAR
Bali Tribune / MENGUNJUNGI - Astra Motor Bali mengunjungi SDN 24 Pemecutan Denpasar untuk berbagi ilmu safety riding, Sabtu (15/2).

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali  mengunjungi siswa-siswa SDN 24 Pemecutan Denpasar untuk berbagi ilmu safety riding. Materi yang ditekankan ke[ada para siswa adalah tentang cara berboncenagn yang benar mengingat mereka belum waktunya mengendarai sepeda motor. Diikuti 75 anak dari berbagai kelas, antusias terlihat saat diawal diajak untuk post tes mengetahui pemahaman tentang keselamatan berkendara, Sabtu (15/2).

Pemberian materi disampaikan oleh team Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius dengan praktek dihadapan para siswa. Siswa diajak menganalisa  untuk menjadi penumpang motor yang tidak hanya asal duduk saja di jok belakang. Agar aman dan nyaman menurut sisi safety riding, perlu ada triknya dan caranya. 

Siswa diajak untuk melakukan persiapan yakni memastikan motor yang akan dikendarai dalam leadaan siap untuk berkendara. Perlu diingatkan kepada si pengendara untuk memeriksan kendaraan missal tekanan ban, spion dan lampu dll. Selanjutnya posisi duduk yang nyaman usahakan posisi duduk penumpang dekat dan rapat dengan pengendara. 

Jangan menjauhi pengendara, karena kerenggangan antara penumpang dan pengendara bisa mengurangi keseimbangan motor. Keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.Yang tidak kalah penting adalah posisi penumpang atau pembonceng sebaiknya menghadap kedepan Sewaktu berboncengan, penumpang menghadap ke depan dan bagian dadanya dekat ke punggung biker. 

Tujuannya untuk menyatukan distribusi bobot antara pengemudi dan penumpang, yang akhirnya memaksimalkan pusat gravitasi dan keseimbangan.

Meskipun penumpangnya wanita, hindari duduk menyamping (lateral sitting). Duduklah dengan menghadap ke muka (forward sitting). Tujuannya, agar keseimbangan pengendara saat melakukan manuver atau menikung tetap stabil. Perlu diingat, motor adalah kendaraan yang paling tidak seimbang dan harus diseimbangkan oleh pengendara. Bila duduk menyamping, tentu bobot bakal lebih berat ke satu sisi.

Ketika menjadi penumpang, posisi badan juga jangan terlalu kaku. Ikuti gerakan tubuh pengendara yang sedikit miring saat menikung. Posisi badan penumpang yang luwes membuat pengendalian sepeda motor akan tetap lincah.

PIC Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi menyebutkan edukasi safety riding tidak hanya untuk yang sudah memiliki SIM atau yang sudah bisa menggunakan motor tapi Pendidikan Dasar penting diketahui khususnya anak-anak Sekolah Dasar.Kami berharap edukasi seperti ini dapat merubah minset siswa untuk selalu mengutamakan #Cari_Aman baik sebagai pengendara maupaun sebagai pembonceng,” ujar Iswahyudi.

Diakhir sesi, sisiwa juga ditekankan untuk selalu ingat  kelengkapan berkendara (helm, jaket, sarung tangan dll). Semakin seru saat para siswa ikuti kuis yang berhadiah Helm.

wartawan
HEN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pimpin Rapat Evaluasi ASPER PSBS

balitribune.co.id |  Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin rapat pembahasan laporan kinerja sektoral serta evaluasi Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), bertempat Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (16/4/2026). Rapat ini diikuti oleh Kepala OPD dilingkungan Pemkab. Badung beserta Camat se-Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Digelar di Bali United Training Center Gianyar, POLIPONI Bali Menghadirkan Konser Secara Baik dan Benar

balitribune.co.id | Gianyar - Mengusung tagline “Si Paling Konser”, POLIPONI Bali hadir sebagai pagelaran musik yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konser yang tidak hanya kuat dari sisi line-up, tetapi juga matang dalam kualitas produksi, tertata dalam pengelolaan, dan nyaman dinikmati audiens dari awal hingga akhir acara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.