Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kapal KMP Putri Yasmin Terbakar, Ratusan Penumpang Dievakuasi Ke Pelabuhan Padang Bai

Evakuasi
Bali Tribune / EVAKUASI - Tim Gabungan melakukan evakuasi penumpang Kapal KMP Putri Yasmin yang mengalami kebakaran.

balitribune.co.id I Amlapura - Kapal KMP Putri Yasmin, mengalami musibah kebakaran saat melakukan pelayaran dari Pelabuhan Padang Bai, Karangasem menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, pada Rabu 12 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 wita. 

Berdasarkan imformasi yang dihimpun, kapal ini memuat sebanyak 114 orang penumpang dan berangkat dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, namun sekitar pukul 02.05 saat kapal tersebut mendekati Areal Pelabuhan Lembar, tiba-tiba penumpang dan ABK kapal melihat kepulan asap dan beberapa saat kemudian api berkobar membakar bagian kapal.

Seluruh kapal yang berlayar di dekat kapal naas tersebut langsung dikerahkan untuk membantu proses evakuasi penumpang. Sementara Tim SAR Gabungan juga telah bergerak melakukan evakuasi penumpang. 

Sejumlah penumpang Kapal KMP Putri Yasmin kepada media ini di Pelabuhan Padang Bai, mengaku masih trauma dengan kejadian terbakarnya kapal yang ditumpanginya tersebut.

Beberapa penumpang kapal menceritakan, saat itu sekitar pukul 04.00 wita saat kapal sudah mulai memasuki wilayah Perairan Sekotong, Lombok Barat, setelah pelayaran selama hampir 3 jam dari Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, tiba tiba dari dek kendaraan asap hitam mengepul disertai dengan kobaran api yang terus membesar. 

Sumber api diketahui berasal dari mobil box yang terbakar. Penumpang pun panik dan rata-rata mengeluh pusing dan sesak nafas karena menghirup asap terlalu banyak.

“Saat itu api terus memesar dan seluruh penumoang diminta untuk mengenakan baju pelampung. Semua panik dan saya berusaha menjaga anak saya, hingga akhirnya ada datang kapal KMP Port Link datang menyelamatkan dan mengevakuasi kami,” ungkap Salimah, salah seorang korban penumpang kapal tersebut yang berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Padang Bai.

Sutrisna yang melihat proses evakuasi penumpang dari kapal KMP Putri yasmin yang terbakar kedalam Kapal KMP Port Link mengaku, saat itu kondisi cuaca di tengtah perairan sedang buruk dimana terjadi gelombang tinggi, sehingga cukup menyulitkan evakuasi. 

“Proses evakuasi berlangsung ditengah cuaca buruk dengan gelombang tinggi yang terjadi saat itu. Untungnya para sopir berusaha keras membantu evakuasi dengan mengutamakan anak-anak, balita dan ibu ibu,” tuturnya.

Sebanyak 35 orang korban penumpang Kapal KMP. Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok dievakuasi ke Pelabuhan Padang Bai oleh Kapal KMP. Port Link, kapal milik PT. ASDP.

Tiba di Pelabuhan Padang Bai, seluruh korban langsung dievakuasi ke darat oleh petugas gabungan dari Basarnas, TNI, Kepolisian dan petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Padang Bai. Dari 35 orang penumpang tersebut sebanyak 6 orang diantaranya merupakan anak anak dan balita yang langsung mendapatkan penanganan dari tim medis di ruang kantor PT. ASDP Padang Bai.

Seluruh penumpang mengalami shyok atas kejadian yang menimpa mereka. bahkan satu orang penumpang pingsan dan harus mendapatkan bantuan oksigen.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala KSOP Padang Bai, Hery Wiyanto, kepada awak media menyebutkan saat  ini pihaknya masih fokus pada penanganan korban yang dievakuasi ke Pelabuhan Padang Bai dan pihaknya juga masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pelabuhan Lembar terkait jumlah penumpang yang dievakuasi ke lembar termasuk kemungkinan adanya korban yang hilang atau meninggal dunia.

“Kami fokus untuk penanganan korban yang dievakuasi ke Pelabuhan Padang Bai, dimana ada sebanyak 35 orang penumpang kapal KMP Putri Yasmin yang dievakuasi ke Padang Bai. Semua sudah mendapatkan perawatan medis,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah keluarga korban terbakarnya Kapal KMP Putri Yasmin di selat lombok tersebut masih terus berdatangan ke kantor PT ASDP Padang Bai untuk mencari kabar tentang keluarga mereka yang menumpang kapal naas tersebut.

Astriani warga asal Sumba NTT mengaku begitu mendengar kabar kapal KMP Putri Yasmin terbakar, dirinya langsung mendatangi kantor PT ASDP Padang Bai untuk mencari kabar saudaranya yang menumpang kapal tersebut. Namun dirinya belum mendapatkan kabar pasti.

Sedih bercampur khawatir juga dirasakan oleh Ernawati, pasalnya nama keluarganya yang menumpang kapal tersebut tidak ada dalam daftar Manifest penumpang yang ditempel oleh KSOP Padang Bai, padahal saudaranya yang bernama Agus bersama istri dan anaknya ikut menumpang kapal tersebut.

“Nama kelaurga saya tidak ada dalam daftar manifst di padang Bai maupun di Lembar, makanya saya terus menunggu kabar terbaru, karena saydara saya bersama istri dan anknya menumpang kapal itu,” bebernya.

Ernawati dan sejumlah keluarga korban lainnya masih berada dan menunggu dengan gelisah di kantor  PT ASDP Padang Bai, hingga ada kabar terbaru terkait nama-nama penumoang kapal yang telah dievakuasi oleh tim sar gabungan tersebut.

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban kapal KMP Putri Yasmin.

Guna mengoptimalkan pencarian, Basarnas denpasar melakukan pencarian atau penyisiran lewat udara dengan helikopter. Penyisiran dilakukan di areal lokasi kejadian musibah diperluas hingga radius tertentu.

Kepala kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya menyebutkan dari penyisiran udara tim sar menemukan sekitar empat life raft yang mengapung di tengah perairan. Namun dipastikan Life Raft tersebut dalam keadaan kosong tanpa ditemukan adanya korban di dalamnya.

Hasil penyisiran lewat udara sampai saat ini belum ada lagi korban penumpang kapal KMP Putri Yasmin yang terbakar tersebut yang ditemukan, namun demikian tim Sar Gabungan masih terus melakukan penyisiran guna memastikan seluruh penumpang telah ditemukan daan dievakuasi.

wartawan
AGS
Category

Badung Targetkan 100 Persen Pemilihan Sampah pada Desember 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan 100 persen rumah tangga melakukan pemilahan sampah pada Desember 2026. Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Badung menggencarkan sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) dengan mendorong keterlibatan masyarakat mulai dari lingkungan rumah tangga.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Dukung Kuta Beach Festival 2026, Pemkab Badung Matangkan Penataan Infrastruktur Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi gelaran Kuta Beach Festival (KBF) 2026 di Halfway Pantai Kuta, Sabtu (10/10/2026). Apresiasi tersebut disampaikan kedua pimpinan daerah saat menghadiri sesi siniar (podcast) serangkaian acara festival tahunan tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tandatangani Prasasti Karya, Bupati dan Ketua DPRD Badung Resmikan Bale Banjar Jaba Jero Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Banjar Adat Jaba Jero, Kuta, kini resmi memiliki fasilitas adat baru senilai Rp 7 Miliar melalui dana hibah fisik APBD Induk Kabupaten Badung TA 2026. Gedung baru ini diresmikan dengan upacara karya melaspas, pedudusan alit, mendem dasar, mendem pedagingan dan mecaru serta penandatanganan prasasti, Sabtu (10/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Perkokoh Ketahanan Budaya, Bupati Satria Hadiri Karya Keagamaan di Tiga Pura

balitribune.co.id | Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam merawat adat, tradisi, dan kebudayaan kembali ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah. Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Ny. Eva Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri rangkaian upacara karya keagamaan di tiga lokasi berbeda, Sabtu (10/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Abhiseka Ida Dalem Smara Putra XVI, Gemerlap Tradisi dan Budaya di Kertagosa

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Ny. Eva Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri puncak perayaan Abhiseka Ida Dalem Smara Putra XVI Tahun 2026 di Pelataran Pemedal Agung Kertagosa, Klungkung, Sabtu (10/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Promo Tanggal Kembar Dimanfaatkan untuk Memenuhi Berbagai Kebutuhan

balitribune.co.id | Denpasar - Promo tanggal kembar, seperti 10.10, 11.11 hingga 12.12, sering menjadi momen yang ditunggu untuk mendapatkan berbagai barang kebutuhan dengan harga lebih terjangkau. Namun, tanpa perencanaan, promo justru bisa membuat pengeluaran membengkak karena membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.