Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

festival
Bali Tribune / KONFERENSI - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam konferensi pers Kasanga Festival di Graha Yowana Suci, Rabu.(4/3/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam konferensi pers Kasanga Festival yang diadakan di Graha Yowana Suci, Rabu.(4/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa juga mengatakan, ogoh-ogoh yang akan ikut pawai adalah seluruh nominasi 16 besar Kasanga Festival yang berasal dari 4 kecamatan di Kota Denpasar. Pada tahun ini, atraksi penampilan peserta akan dimulai dari garis start hingga finish. Jadi dengan kata lain, seluruh penampilan peserta tidak akan tersentralisasi di Catur Muka saja. Hal ini kata Arya Wibawa, untuk mengurai penonton agar tak numplek di kawasan Catur Muka.

Adapun alur pawai sendiri akan mengambil titik start di depan Jayasabha atau rumah jabatan Gubernur Bali, berkeliling satu kali di kawasan Catur Muka, lalu terus bergerak ke arah selatan hingga berakhir di Jalan Gajah Mada ujung selatan Lapangan Puputan Badung. 

"Sebagai gantinya, sistem karnaval atau mepeed akan diterapkan agar penonton tersebar di berbagai titik sepanjang rute parade, sehingga tidak terjadi penumpukan massa seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Arya Wibawa.

Untuk menjamin kelancaran, jalur di sepanjang Jalan Udayana akan dipasangi pembatas atau barrier guna memastikan tidak ada penonton atau orang di luar regu yang masuk ke barisan belakang ogoh-ogoh saat atraksi berlangsung.

"Untuk stan kuliner semuanya kuliner tradisional bali yang dikelola oleh STT yang akan menyajikan makanan tradisional Bali yang dikelola oleh para STT, serta diperkuat dengan penerapan manajemen sampah untuk memilah limbah selama acara berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Maret," ungkapnya lagi.

Wakil Ketua Panitia Kasangafest, I Gede Yogi Pramana menyampaikan, 16 besar ogoh-ogoh akan memasuki kawasan acara sejak 6 Maret dini hari.

"Proses loading di hari H hingga batas waktu jam dua siang. Seluruh ogoh-ogoh tersebut akan terparkir rapi mulai dari depan Jayasabha hingga Jalan Kaliasem sebelum memulai pawai pada jam lima sore," ungkapnya.

Selain parade utama, festival ini juga dimeriahkan dengan lomba ogoh-ogoh mini, sketsa, tapel, hingga pertunjukan barong, bleganjur, dan parade ogoh-ogoh IGTKI. 

Dalam aspek penilaian, perwakilan juri I Gede Anom Ranuara menegaskan bahwa kedisiplinan dan kerapian menjadi poin krusial.  Lima orang juri akan melakukan tinjauan langsung untuk memastikan apakah peserta telah merealisasikan revisi sesuai catatan sebelumnya. 

"Penilaian dilakukan sepanjang rute dari start hingga finish layaknya sistem Peed Aye di PKB. Juri tidak segan-segan untuk langsung mengeluarkan orang di luar regu atau melakukan pemotongan nilai demi menjaga integritas kreativitas dan keutuhan penampilan," ungkapnya. 

Kabid Tradisi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan Denpasar, Ni Made Suniastari mengatakan setiap ogoh-ogoh di 16 besar akan menerima uang pembinaan masing-masing Rp 30 juta, sementara enam terbaik akan memperoleh hadiah tambahan.

Selain itu, untuk juara I mendapat hadiah Rp 50 juta, juara II Rp 40 juta, dan juara III Rp 30 juta. Sementara untuk juara harapan masing-masing, juara harapan I Rp 20 juta, harapan II Rp 15 juta, dan harapan III Rp 10 juta.

Lalu untuk lomba ogoh-ogoh mini mesin, juara pertama berhak atas 10 juta rupiah, diikuti juara kedua 8 juta, dan juara ketiga 6 juta. Pada kategori non-mesin, hadiah yang diberikan adalah 8 juta, 6 juta, dan 4 juta rupiah. Sementara itu, untuk lomba sketsa ogoh-ogoh, pemenang akan mendapatkan 5 juta, 4 juta, hingga 3 juta rupiah.

wartawan
HEN
Category

Kawasan Suci Pantai Klotok Segera Ditata

balitribune.co.id I Semarapura -  Pemerintah Kabupaten Klungkung memastikan proyek penataan kawasan Pantai Watu Klotok mulai dieksekusi tahun ini. Proyek yang sempat tertunda pada 2023 akibat kendala anggaran tersebut, kini memasuki tahap tinjauan perencanaan (review design) dengan fokus utama pada area pemelastian dan fasilitas parkir.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempitkan Alur Sungai, Lima Pemilik Bangunan Dipanggil Satpol PP

balitribune.co.id I Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung memanggil paksa lima pemilik lahan di kawasan Jalan Kunti II, Seminyak, atas dugaan pelanggaran penyempitan alur sungai. Tindakan ilegal tersebut dituding menjadi pemicu utama banjir serta terhambatnya proses inspeksi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).

Baca Selengkapnya icon click

Unik, Perayaan Cap Go Meh Bertepatan dengan Purnama Kesanga

balitribune.co.id I Kuta - Perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili berlangsung khidmat di Bali, Selasa (3/3/2026). Suasana religius terasa kian kental lantaran puncak hari ke-15 Imlek ini bertepatan dengan hari suci Purnama Kesanga bagi umat Hindu di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Lebaran, Warga Serbu Layanan Penukaran Uang Baru BI

balitribune.co.id I Denpasar -  Layanan penukaran uang pecahan kecil yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H terus diburu masyarakat. Pada Rabu (3/3/2026), layanan ritel BI yang digelar di Masjid Baitul Mukminin BKDI Bali, kawasan Panjer, Denpasar, tampak dipadati warga yang ingin mempersiapkan kebutuhan Lebaran da

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Jalan Rusak, DPRD Buleleng Pastikan Anggaran Rp 68 Miliar di 2026

balitribune.co..id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Sebagai bentuk komitmen, anggaran sebesar Rp 68 miliar telah disiapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk tahun 2026 untuk perbaikan jalan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.