Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

grafis
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Meski demikian, tingkat keyakinan konsumen Bali mengalami penyesuaian dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juli 2026, IKK Bali tercatat sebesar 126,3. Koreksi tersebut dinilai sebagai bagian dari proses normalisasi aktivitas ekonomi setelah periode libur sekolah yang sebelumnya mendorong tingginya aktivitas konsumsi masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengatakan penyesuaian IKK tersebut tidak mengubah kondisi fundamental optimisme masyarakat Bali terhadap perekonomian.

“Meskipun mengalami penyesuaian, tingkat keyakinan konsumen Bali masih berada pada zona optimis. Perkembangan tersebut mencerminkan proses normalisasi pasca periode libur sekolah dan tingginya aktivitas konsumsi pada bulan sebelumnya,” kata Achris, Senin (14/9).

Optimisme konsumen terutama masih terlihat pada kelompok masyarakat dengan pengeluaran bulanan lebih dari Rp8 juta, Rp6-7 juta, serta Rp3-4 juta.

Dari sisi pekerjaan, keyakinan juga relatif kuat baik pada kelompok pekerja sektor formal maupun informal. Indeks keyakinan konsumen pekerja sektor formal tercatat 128,3, sementara sektor informal mencapai 116,8.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun terjadi koreksi secara bulanan, persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi Bali masih positif. Salah satu penopangnya adalah membaiknya kinerja pariwisata dan tetap kuatnya aktivitas sektor jasa yang menjadi motor penting perekonomian daerah.

Namun, penurunan IKK pada Agustus turut mencerminkan melemahnya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) turun dari 122,3 pada Juli menjadi 118,0 pada Agustus 2026, atau terkoreksi 3,5 persen secara bulanan (mtm).

Penurunan IKE tercermin pada sejumlah komponen. Indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini dibandingkan enam bulan sebelumnya berada di level 128,0, indeks penghasilan saat ini dibandingkan enam bulan sebelumnya sebesar 124,5, sedangkan indeks konsumsi barang tahan lama tercatat 101,5.

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga mengalami penyesuaian, dari 130,3 pada Juli menjadi 128,2 pada Agustus 2026, atau turun 1,7 persen secara bulanan.

Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh komponen perkiraan penghasilan yang berada di level 127,0, perkiraan ketersediaan lapangan kerja 129,5, dan perkiraan kegiatan usaha 128,0.

Meski mengalami koreksi, Achris menilai prospek ekonomi Bali masih cukup positif. Aktivitas pariwisata yang memasuki periode puncak kunjungan pada Juli-September 2026 ikut mendorong mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan permintaan terhadap barang dan jasa.

“Diharapkan masyarakat tetap menunjukkan optimisme terhadap kondisi ekonomi ke depan seiring dengan masih kuatnya aktivitas sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa yang menjadi penggerak utama perekonomian Bali,” ujarnya.

Optimisme konsumen juga ditopang kondisi inflasi yang masih terkendali. Inflasi Bali pada Agustus 2026 tercatat 3,45 persen secara tahunan (yoy) dan disebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional.

Menurut Achris, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang keyakinan konsumen terhadap prospek ekonomi Bali.

Ke depan, Bank Indonesia Provinsi Bali akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TP2ED, TPID, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Sinergi tersebut juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Di tengah dinamika perekonomian global, sinergi tersebut diharapkan dapat menjaga optimisme masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi Bali ke depan,” tutup Achris.

wartawan
ARW
Category

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.