Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

agen
Bali Tribune / BRI - Agen BRILink Wijaya Group yang menjalin kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI)

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Ia mulai bergabung menjadi Agen BRILink sejak 2018. Awal ketertarikannya menjadi agen BRILink karena banyak pelanggan tokonya kesulitan melakukan pembayaran non-tunai. “Waktu itu banyak pelanggan mau bayar pakai kartu atau transfer, tapi di sekitar sini belum ada mesin ATM juga jauh. Akhirnya saya coba daftar jadi agen BRILink,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Pada awalnya, ia hanya dibekali layanan berbasis web BRILink yang mengharuskan transaksi menggunakan kartu ATM nasabah, sehingga dinilai kurang praktis. Namun beberapa bulan kemudian, ia memperoleh mesin EDC BRILink yang membuat transaksi jauh lebih lancar. “Setelah pakai mesin, transaksinya makin ramai. Orang bisa tarik tunai, transfer, beli listrik, dan sekalian beli pulsa di toko saya,” katanya.

Di masa awal menjadi agen, ia menyebut target transaksi sekitar 150 transaksi per bulan. Transaksi tersebut mencakup tarik tunai, transfer antarbank, pembelian token listrik, hingga top up dompet digital.

Namun kini, setelah hampir delapan tahun berjalan, volume transaksinya melonjak signifikan. “Sekarang sudah hampir 1.000 transaksi per bulan. Paling banyak transfer sesama bank BRI, itu yang paling sering,” jelasnya.

Untuk biaya layanan, ia menetapkan tarif yang relatif terjangkau bagi masyarakat. Transfer sesama BRI dikenakan biaya sekitar Rp5.000, sementara untuk antarbank menyesuaikan biaya administrasi bank yang bisa mencapai Rp10.000.

Menurutnya, kehadiran agen BRILink sangat membantu warga, terutama pendatang dan pekerja disekitar yang membutuhkan layanan cepat tanpa harus ke kantor bank atau ATM yang jaraknya cukup jauh.

“Banyak anak kos atau orang lewat yang butuh cepat. Jadi hemat waktu, tidak perlu jauh-jauh ke kota,” katanya.

Ia menilai operasional Agen BRILink cukup stabil dan jarang mengalami kendala besar. Dari sisi ekonomi, usaha sebagai agen BRILink yang dipadukan dengan toko pulsa terbukti memberi dampak signifikan bagi keluarganya. Ia mengungkapkan, penghasilan bulanannya kini sudah melebihi Upah Minimum Regional (UMR). “Kalau jujur, sekarang lebih dari UMR. Tergantung kita jaga transaksinya,” ujarnya.

Penghasilan tersebut menjadi sumber utama untuk menghidupi istri, satu anak berusia tiga tahun, serta ibunya yang sudah tidak bekerja. “Saya tulang punggung keluarga. Ibu di rumah, istri kadang bantu di toko, anak masih kecil. Jadi usaha ini sangat membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Keberadaan Agen BRILink Wijaya Group di wilayah yang tidak berada tepat di pusat kota menjadi bukti nyata peran agen laku pandai dalam memperluas akses layanan keuangan. Selain transaksi perbankan, ia juga kerap mengedukasi pelanggan terkait keamanan bertransaksi. “Kalau ke ATM kan kadang kartu bisa tertelan. Kalau di sini lebih aman, langsung kita bantu. Tapi tetap saya sarankan kalau bisa ke ATM juga tidak apa-apa,” ujarnya.

Kisah ini menjadi gambaran bagaimana program keagenan perbankan tidak hanya memperluas jangkauan layanan finansial, tetapi juga membuka peluang usaha berkelanjutan bagi pelaku UMKM di daerah.

Dari sebuah toko pulsa sederhana, kini Wijaya Group tumbuh menjadi pusat layanan keuangan digital yang menopang kebutuhan masyarakat sekitar sekaligus menggerakkan ekonomi keluarga pemiliknya.

wartawan
YUE

Lawan Mafia Tambang, Menhan Sjafrie: Ada yang Tampil Legal tapi Tindakannya Ilegal

balitribune.co.id | Bogor - Pemerintah memastikan tidak ada lagi ruang bagi praktik pertambangan ilegal yang menggerogoti kekayaan alam Indonesia. Melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), seluruh aktivitas tambang ilegal di berbagai wilayah Tanah Air akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut Awal Tahun, Pasar Murah Kembali Digelar Artha Graha Peduli dan Discovery Kartika Plaza Hotel

balitribune.co.id | Kuta - Artha Graha Peduli (AGP) kembali menggelar Pasar Murah di awal tahun 2026, tepatnya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial berkelanjutan AGP dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Stabilitas Organisasi, OJK Tunjuk Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin kesinambungan kepemimpinan dan kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan serta pelindungan konsumen dan masyarakat dengan melakukan penunjukan Pejabat Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) yang ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

Ekspansi ke Pulau Dewata, Changan Resmikan Dealer Pertama di Bali via Top Motor

balitribune.co.id | Mangupura - Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Changan Automobil memperluas penetrasi pasar di Indonesia dengan membuka oulet pertama  di pulau Dewata. Di Bali Produsen mobil yang telah tersebar lebih dari 130 negara dan memulai debut di Indonesia GJAW 2025 bernaung dibawah bendera Top Motor Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pentingnya Perlindungan, BPJAMSOSTEK Gianyar Bayarkan Klaim JKK Rp 32 Miliar

balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Gianyar menggelontorkan Rp 32 miliar lebih untuk pembayaran klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sepanjang tahun 2025 dengan jumlah klaim 5.030. Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Bali Gianyar, Venina mengungkapkan, pada periode Januari hingga Desember 2025, ada 5.030 yang mendapatkan klaim pembayaran JKK.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Dewan Komisioner dan Dua Pejabat Tinggi OJK Mengundurkan Diri

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan bahwa Ketua Dewan Komisioner OJK, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (KE PMDK), dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK) telah menyampaikan pengunduran diri dari jabatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.