balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berkolaborasi dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk memastikan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada 6,5 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto saat kegiatan Serasi (Sinergi dan Kolaborasi) Program JKN bersama KORPRI "Kinerja Maksimal, Kesehatan Terjamin: JKN Hadir untuk ASN Sehat Produktif" di Denpasar, Rabu (22/4/2026).
"Acara ini bersama BPJS Kesehatan dengan KORPRI sebagai bentuk kolaborasi untuk menjangkau kepesertaan aktif dan memastikan pelayanan JKN (program jaminan sosial kesehatan yang diselenggarakan BPJS Kesehatan) masuk ke ASN," katanya kepada awak media.
Kata dia, dukungan kolaborasi yang strategis ini diharapkan bisa dijaga, karena ASN tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 6,5 juta ASN. Dari 6,5 juta ASN ini beserta keluarganya mendapat akses pelayanan kesehatan JKN di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. "Pelayanan publik kesehatan masyarakat harus terlayani. BPJS Kesehatan (sebagai penyelenggara program JKN) terus meningkatkan bagaimana keseimbangan secara pembiayaan. Kolaborasi dengan berbagai pihak dilakukan baik dengan dunia usaha untuk membantu program ini yang manfaatnya terasa oleh masyarakat," ujar Akmal.
Sementara itu pada kesempatan tersebut Ketua I DPN KORPRI Bidang Penguatan Organisasi, Reydonnyzar Moenek mengatakan kesehatan menjadi kepentingan bersama. "Apresiasi atas gagasan dan ide menyosialisasikan program ini (JKN) bersama KORPRI. BPJS Kesehatan yang sebelumnya dikenal PT Askes (Persero) telah menjadi mitra strategis KORPRI untuk mendukung kesehatan KORPRI dan keluarga," ucapnya.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan, KORPRI sebagai wadah ASN bersama BPJS Kesehatan punya komitmen yang sama, baik di pusat maupun daerah ingin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ASN. "ASN 6,5 juta, kami punya komitmen yang sama dengan BPJS Kesehatan, diperbaiki pelayanannya, bagaimana meningkatkan kulitas pelayanan (JKN)," ujar Moenek.
Menurutnya, jaminan kesehatan dengan sistem gotong royong yang diterapkan BPJS Kesehatan dimana yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang membutuhkan. "Kepastian akan pelayanan kesehatan bagi kita dan keluarga tentunya ingin ada rasa aman dan nyaman. Kerjasama ini yang tentunya menjadi bagian penting untuk kita bersama menyejahterakan ASN. Kualitas pelayanan diperlukan teman-teman KORPRI," jelasnya.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Wayan Serinah yang hadir saat kegiatan sosialisasi JKN kepada anggota KORPRI di Bali ini mengatakan, hal tersebut sejalan dengan program pemerintah di Bali meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pemerataan layanan kesehatan di seluruh Bali. "Kita akan terus bersama-sama meningkatkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan," katanya.