Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kunjungi Bantuan Toyama Jepang, Bupati Suwirta Ingin Sistem yang Sama untuk Menanggulangi Kekeringan

Bali Tribune / Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berdialog dengan krama Subak yang menerima bantuan mesin pengangkat air dari Toyama Jepang (31/1)

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta merancang mengangkat sumber air untuk menanggulangi kekurangan air disejumlah subak di Kecamatan Banjarangkan. Seperti halnya di Subak Sema Agung, Desa Tusan yang mendapat bantuan mesin pengangkat air dari Kota Toyama, Jepang. Hal itu disampaikan Bupati Suwirta disela-sela mengunjungi pengoperasian bantuan tersebut, Jumat (31/1).

Menurut Bupati asal Nusa Ceningan ini, pihaknya telah menugaskan Dinas PU dan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung untuk membuat perencanaan mencari sumber air yang bisa dinaikkan untuk mengairi persawahan. Pihaknya tidak mau sawah warga mengalami kekeringan, sementara disisi lain banyak air dari Tukad (Sungai) Bubuh dan Tukad Jinah yang ada di wilayah itu terbuang sia-sia kelaut. “Banyak potensi air yang bisa kita angkat airnya untuk pengairan. Dinas agar buat kajiannya,” sebutnya.

Sebelumnya, Subak Sema Agung Banjarangkan mendapat bantuan mesin pompa dari pemerintah Jepang untuk mengangkat air sungai yang lokasinya lebih rendah dari lahan persawahan. Bantuan itu diserahkan Walikota Toyama Jepang Masashi Mori bersama Konjen Jepang Chiba Hirohisa kepada krama subak setempat beberapa waktu lalu. Mesin pompa ini menggunakan tenaga panel surya. Pemanfaatan energy terbarukan ini memberi dampak yang besar sebagai model pengairan rendah karbon.

Kelian Subak Sema Agung Wayan Darta mengatakan sekitar 70 hektar lahan pertanian disini mengalami kesulitan mendapatkan air. Dimana debit air yang ada dialiran sawah sangat kecil, sehingga dibutuhkan mesin pompa untuk bisa mengangkat air disungai.

wartawan
I Ketut Sugiana

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.