Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Les Kelanguan Memukau PKB XLVIII, Duta Badung Angkat Spirit Mebuug Buugan Kedonganan

tari
Bali Tribune / Duta Kabupaten Badung menampilkan Barong Landung bertajuk “Les Kelanguan” di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Selasa (7/7/2026) pukul 17.00 Wita

balitribune.co.id | Denpasar – Kalangan Angsoka, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) Denpasar dipadati penonton yang antusias menyaksikan penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Selasa (7/7/2026) pukul 17.00 Wita. Dipentaskan oleh Sanggar Tari Rare Cili Kedonganan, Lingkungan Ketapang, Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta, garapan Barong Landung bertajuk “Les Kelanguan” berhasil memukau penonton melalui perpaduan seni pertunjukan, tradisi, dan pesan spiritual yang kuat.

Pementasan diawali dengan tabuh petegak bebarongan berjudul “Jala Maasin”. Garapan ini mengangkat filosofi air sebagai sumber kehidupan yang mengalir dari pegunungan hingga bermuara di pesisir. Pertemuan air tawar dan air laut yang menghasilkan air payau dimaknai sebagai simbol keharmonisan alam. Dalam ajaran Hindu, perpaduan air tersebut juga memiliki nilai sakral sebagai salah satu sarana dalam pelaksanaan upacara yadnya.

Memasuki garapan utama, “Les Kelanguan” mengangkat tradisi Mebuug Buugan, ritual khas masyarakat Desa Adat Kedonganan yang dilaksanakan setiap Manis Nyepi. Tradisi bermain lumpur ini menjadi metafora perjalanan menuju Atma Kerthi Jiwa Sidha Parisudha. Kisah diawali dari keceriaan anak-anak yang bermain lumpur merah di pesisir sebagai simbol sifat alami manusia yang masih dipenuhi kekotoran. Perjalanan kemudian berkembang menjadi konflik yang mencerminkan gejolak batin dan ego manusia.

Alur cerita berlanjut dengan hadirnya sosok dukuh yang menanamkan nilai-nilai dharma sebagai tuntunan hidup. Perjalanan spiritual kemudian mencapai tahap penyucian di pesisir barat melalui prosesi Sesuhunan yang lunga ngintar merespons mrana desa. Kehadiran Legong, Telek, hingga manifestasi sakral Ida Jro Wayan dan Ida Jro Luh dalam wujud Barong Landung memperkuat pesan bahwa manusia akan mencapai keseimbangan apabila mampu menyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatannya hingga mencapai jiwa yang Sidha Parisudha.

Koordinator Nglawang Barong Landung Duta Kabupaten Badung, Agus Suanjaya, mengatakan tema “Les Kelanguan” terinspirasi dari kawasan hutan mangrove di pesisir timur Kedonganan. Menurutnya, garapan tersebut menjadi media untuk memperkenalkan tradisi-tradisi yang masih hidup di Desa Adat Kedonganan kepada masyarakat luas.

“Kami mengangkat tradisi yang ada di Desa Adat Kedonganan, terutama Mebuug Buugan yang dilaksanakan setiap Manis Nyepi. Tradisi itu kami hadirkan ke dalam konsep garapan agar masyarakat semakin mengenal warisan budaya yang kami miliki. Harapan kami, desa adat maupun duta kabupaten lainnya juga terdorong mengangkat tradisi yang dimiliki daerahnya masing-masing,” ujar Agus Suanjaya.

Ia menjelaskan proses kreatif pementasan telah dimulai sejak 11 Februari 2026 dan berlangsung selama sekitar empat setengah bulan. Sebanyak 108 seniman dilibatkan dalam proses latihan hingga akhirnya tampil mewakili Kabupaten Badung pada panggung PKB XLVIII.

Sementara itu, penari yang memerankan tokoh kakek, Agus Suwira, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Pesta Kesenian Bali. Menurutnya, festival seni tahunan ini menjadi wadah penting bagi para seniman untuk terus berkarya sekaligus menjaga keberlangsungan seni dan budaya Bali. “Pesta Kesenian Bali memberikan pengalaman yang sangat berkesan. Semoga kegiatan ini terus berkembang sehingga seni dan budaya Bali tetap lestari dan semakin dicintai oleh generasi muda,” kata Agus Suwira.

Dalam pementasan tersebut, Agus Suwira memerankan sosok kakek yang menjadi panutan keluarga dengan memberikan tuntunan kepada cucu-cucunya agar tumbuh menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur, mampu menjaga nilai-nilai budaya, serta menjadi kebanggaan masyarakat.

Sementara itu, Gung Gita yang memerankan tokoh nenek menjadi simbol kasih sayang dan kebijaksanaan dalam keluarga. Kehadiran kedua tokoh tersebut memperkuat pesan moral pementasan tentang pentingnya peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai dharma, menjaga keharmonisan kehidupan, serta mewariskan tradisi kepada generasi penerus.

Tepuk tangan panjang dari penonton menutup pementasan sore itu. Melalui garapan “Les Kelanguan”, Duta Kabupaten Badung tidak hanya menyuguhkan pertunjukan yang memukau secara artistik, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memahami makna penyucian diri, menjaga keharmonisan dengan alam, serta melestarikan tradisi sebagai identitas budaya Bali yang terus hidup dari generasi ke generasi.

wartawan
ANA
Category

Mahasiswa Cipayung Plus Datangi DPRD Buleleng, Bahas Kepastian Bandara Bali Utara

balitribune.co.id I Singaraja - Pimpinan DPRD Kabupaten Buleleng menerima audiensi dari Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus untuk membahas sejumlah isu strategis pembangunan daerah, Senin (13/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng itu dipimpin Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya didampingi Wakil Ketua Nyoman Wandira Adi.

Baca Selengkapnya icon click

Dermaga Khusus Penyeberangan Celukan Bawang-Ketapang Dibangun Bulan Depan

balitribune.co.id I Singaraja - Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Kabupaten Buleleng segera memasuki tahap pengembangan dengan pembangunan dermaga penyeberangan baru. Proyek ini dipersiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk, terutama saat musim libur panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Desak Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Penunjang Pariwisata

balitribune.co.id I Bangli - Komisi III DPRD Bangli  mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan-jalan yang merupakan jalur obyek pariwisata. Mengingat sektor pariwisata sebagai penunjang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca Selengkapnya icon click

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan PAD Badung pada Pariwisata, Desak Percepatan Belanja Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Fraksi PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SiLPA Badung Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah melalui evaluasi Gubernur Bali. Meski demikian, fraksi berlambang banteng tersebut menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.