Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lindungi Biota Laut, PLTGU Pemaron Lakukan Peremajaan Jaringan Pipa Bawah Laut

indonesia power
Bali Tribune / PT PLN IP tengah mengerjakan proyek perbaikan jaringan tersus lepas pantai kawasan perairan Lovina, berupa SBNP, Mooring Buoy dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah laut

balitribune.co.id | Singaraja – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) saat ini tengah mengerjakan proyek perbaikan jaringan di terminal khusus (tersus) lepas pantai kawasan perairan Lovina. Sejumlah proyek itu diantaranya pekerjaan perbaikan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Mooring Buoy dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah laut. 

Proyek yang sedang dikerjakan oleh PT Reza Utama Teknik itu memicu ke khawatiran disebabkan belum mengantongi izin dan hasil kajian dari tim independen. Mengingat sekitar kawasan merupakan kawasan wisata laut serta ancaman adanya kerusakan biota laut dan terumbu karang. 

Dikonfirmasi terkait proyek tersus milik Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Pemaron, Buleleng, Bali itu, Officer SDM dan Umum PT PLN Indonesia Power Unit Gilimanuk-Pemaron, Gede Ananta Wijaya, membenarkan pihaknya saat ini tengah melakukan beberapa pekerjaan peremajaan sarana prasarana tiga program peremajaan infrastruktur vital dengan tujuan untuk meningkatkan keandalan dan keamanan pasokan energi.

“Proyek itu adalah pemasangan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) atau rambu tuntun, dan penggantian mooring buoy (tempat tambat kapal). Secara teknis memang tidak ada yang baru sebenarnya, jadi lebih ke perbaikan dan peremajaan," kata Gede Ananta Wijaya, Rabu (17/9).

Ananta Wijaya mengatakan,  ketiga proyek tersebut pada dasarnya adalah rehabilitasi atau peremajaan, bukan pembangunan instalasi baru. Menurutnya, infrastruktur yang ada telah berusia puluhan tahun dan perlu diganti untuk me-mitigasi risiko kerusakan. 

Ia merinci, mooring buoy yang berfungsi sebagai tempat tambat kapal tanker pengangkut bahan bakar, pertama kali dipasang pada tahun 2003-2004. Karena faktor usia dan korosi akibat air laut, fasilitas ini diremajakan untuk meningkatkan fungsi keandalan dan mencegah potensi insiden.

“Pipa penyalur bahan bakar dan rambu tuntun navigasi kapal dilakukan penggantian untuk mencegah kerusakan dan pengeroposan yang dapat mengganggu operasional dan membahayakan lingkungan,” imbuhnya.

Hanya saja, sambung Ananta Wijaya, untuk sementara dilakukan penundaan pekerjaan pemasangan pipa bawah laut sambil menunggu hasil kajian teknis yang akan menentukan metode pemasangan pipa, apakah akan digelar di dasar laut atau ditanam. Nantinya pipa tersebut berfungsi untuk mentransfer BBM dari kapal tangker pengangkut BBM menuju tangki yang telah disiapkan di PLTGU Pemaron.

Menurutnya, proyek pemasangan pipa bawah laut belum memiliki izin dan kajian dari tim independen dan saat ini prosesnya sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa pekerjaan utama seperti menggelar atau menanam pipa belum dilakukan. Ditambahkan, PLN IP masih menunggu hasil kajian untuk memutuskan metode yang paling aman dan efektif. 

“Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Distrik Navigasi (Disnav) dalam proses ini. Untuk pekerjaan (pipa) saat ini sedang tidak dilakukan, masih di-pending," jelasnya.

Ia memastikan pekerjaan akan dilanjutkan setelah seluruh proses perizinan dan rekomendasi teknis selesai. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan, terutama mengingat kawasan perairan Bali Utara merupakan area pariwisata yang sensitif dan menjadi habitat lumba-lumba.

"Dengan adanya pipa baru ini, tentunya akan meningkatkan fungsi keandalan, keamanan, dan meminimalkan dampak negatif terhadap biota laut dibandingkan mempertahankan pipa yang lama," ucapnya.

Sementara itu, pelaksana proyek dari PT PT Reza Utama Teknik mengatakan, selain mengerjakan SBNP atau rambu tuntun, dan penggantian mooring buoy, ia juga tengah mengerjakan pemasangan pipa bawah laut sejauh 400 meter. 

Pipa-pipa tersebut akan dibentangkan dari tersus menuju pantai dengan terlebih dahulu membersihkan karang laut sekitarnya untuk membuat alur. 

“Tentu kami membuat alur pipa terlebih dahulu dengan membersihkan areal sekitarnya agar pipa terpasang dengan baik,” ujar pelaksana proyek bernama Haryanto.

Menurutnya, tiga item pekerjaan tersebut telah mengantongi izin yang diperlukan sehingga pihaknya telah memulai pekerjaan dengan terlebih dahulu menggarap rambu tuntun dan mooring buoy sebelum memasang pipa bawah laut sejauh 400 meter.  “Tidak ada masalah, kami telah mengantongi izin yang diperlukan,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di Desa Adat Sade

balitribune.co.id | Praya - Telkomsel kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak musibah di Desa Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (28/8/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Paceklik Air Bersih, Warga Gelumpang Sukawati Antre Air Tangki PAMTS Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Musim kemarau diperparah dengan gangguan distribusi air bersih, melengkapi kesulitan warga di Banjar Gelumpang, Desa Sukawati, dalam beberapa hari terakhir. Pihak Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar  mengakui ada gangguan karena pipa induk terkena keruk proyek jalan dan draenase. Untuk sementara, mobil tanki disiapkan dan wargapun terpaksa antre.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Begal di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Polsek Seltim Intensifkan Patroli Malam

balitribune.co.id I Tabanan – Personel Polsek Selemadeg Timur (Seltim) sejak beberapa hari terakhir ini mengintensifkan patroli malam untuk mengantisipasi aksi begal dan kejahatan jalanan di sepanjang jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.

Upaya pencegahan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan para pengendara pribadi atau umum yang melintasi kawasan sepi tersebut pada dini hari.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.