Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Layang-Layang 2026, Ribuan Rareangon Matemuwirasa di Pengambengan

lomba
Bali Tribune / Berbagai jenis layang-layang milik rareangon dari berbagai wilayah di Bali menghiasi langit Pantai Pengambengan, Minggu (30/8/2026)

balitribune.co.id | Negara - Ribuan rareangon (pecinta layang-layang) dari berbagai daerah di Bali tumpah ruah memadati Sirkuit All In One Pengambengan, Negara, Minggu (30/8/2026). Mereka antusias mengikuti lomba layang-layang tahunan yang menjadi agenda rutin Kabupaten Jembrana sekaligus wadah silaturahmi pencinta tradisi layangan.

Ketua Pelangi Kabupaten Jembrana, I Made Tarma, mengungkapkan bahwa ajang terbuka se-Bali ini diikuti oleh 179 layang-layang yang berlaga dalam 13 kategori. Lomba ini didominasi oleh layangan jenis Celepuk Polos dan Cotek Belolong.

"Kriteria penilaian meliputi sikut atau ukuran, bentuk, warna, serta elog atau dinamika naik turun layangan. Peserta juga diwajibkan menggunakan bahan ramah lingkungan tanpa plastik dan berbahan kain," jelas Tarma. Ia merinci, selain dari tuan rumah Jembrana, peserta juga datang dari luar daerah seperti Denpasar, Badung, dan Tabanan. Penjurian melibatkan tiga juri utama dari Pelangi Bali, satu juri pantau, dan satu juri foto.

Antusiasme tinggi tampak dari para peserta. I Gede Hendra Armawan, rareangon asal Sekha Sandat Gading Sebual, Desa Dangintukadaya, mengaku rutin mengikuti ajang ini bersama 20 anggota sekhanya yang kerap menyabet gelar juara. Hal senada disampaikan I Putu Diatmika (33) asal Tabanan dari Sekha Balarama, yang membawa enam layangan jenis celepuk, cotek, dan kuir karena menilai rute menuju Jembrana lebih lancar dan aksesibel. Sementara itu, Komang Krisna (26) asal Denpasar dari Sekha Aliansi Esta-Esta sengaja memboyong tujuh layangan untuk berlaga di kategori remaja, dewasa, hingga big size.

Selain menjadi ajang unjuk kreativitas budaya, perhelatan ini turut mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar, khususnya para pedagang kecil. Ni Putu Parwani, seorang pedagang nasi babi guling asal Tegal Badeng Timur, mengaku meraup omzet berlipat ganda berkat ramainya pengunjung dari dalam maupun luar Jembrana sejak pagi hari.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa festival layang-layang merupakan salah satu daya tarik wisata unggulan daerah selain tradisi makepung dan makepung lampit. "Event-event seperti ini harus terus digalakkan karena kami berharap dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

wartawan
PAM
Category

Uji Coba First Car Free Day di Kerobokan, Bupati Badung Komitmen Perluas Ruang Terbuka Hijau

balitribune.co.id I Mangupura - Desa Adat Kerobokan secara resmi menggelar uji coba perdana program Badung First Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di sepanjang Jalan Teuku Umar Barat, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Minggu (30/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Badung Bersiap Tambah Utang, Pinjaman Tahap II PT SMI Dibidik untuk Proyek 2027

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali membuka opsi menambah utang daerah. Pemkab Badung kini menjajaki pinjaman tahap kedua kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur strategis yang ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Modernisasi Pertanian Melalui Metode PMAAS, Bupati Adi Arnawa Targetkan Produktivitas Padi Tembus 12 Ton Per Hektar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai modernisasi sektor pertanian lewat Gerakan Tanam Padi metode Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/8).

Baca Selengkapnya icon click

UMKM Binaan BI Bali Raup Peluang Ekspor di KKI 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 terus membuka peluang baru bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara. Melalui program "business matching", UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bali Honey, berhasil menjalin kesepakatan dagang dengan calon pembeli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.