Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Made Arbi, Palang Pintu Timnas U17 Kebanggaan Klungkung

Made Arbi Ananta
Bali Tribune/ Made Arbi Ananta

balitribune.co.id I Semarapura - Nama Made Arbi Ananta kini mencuat menjadi icon representasi kebanggaan masyarakat Klungkung di kancah sepak bola nasional. Remaja asal Banjar Batur, Desa Sampalan Klod ini resmi menjadi bagian dari tim definitif Timnas U17 Indonesia yang tengah dipersiapkan untuk dua ajang bergengsi internasional.

Arbi dipastikan memperkuat skuad Garuda Muda dalam gelaran Piala AFF U17 2026 (ASEAN Cup) yang kini sedang berlangsung di Gresik, Jawa Timur, serta Piala AFC (Piala Asia) yang akan dihelat di Arab Saudi pada Mei 2026 mendatang.

Di ajang AFF U17 2026, Made Arbi dipercaya oleh sang pelatih Kurniawan Dwi Yulianto sebagai palang pintu bersama Putu Ekayana Yoga Pratama, dan Dava Yunna Adi Putra. Hasilnya sangat ampuh, Timnas Garuda tidak kebobolan saat melawan Timor Leste dan menang 4-0, Senin (13/4/2026) malam lalu.

Keberhasilan Arbi menembus skuad nasional bukanlah hasil instan. Sejak usia 6 tahun, putra kedua dari pasangan I Komang Gede Arta Susila dan Ni Wayan Putri Febriana ini telah malang melintang di berbagai sekolah sepak bola (SSB) lokal hingga akademi profesional.

Lahir di Klungkung pada 5 Oktober 2009, Arbi sempat menimba ilmu di Jawa Tengah bersama ASTI Boja Kendal sebelum akhirnya memperkuat RANS Nusantara FC U14 dan Bali United Youth. "Percaya proses dan terus semangat untuk mencapai tujuan," ungkap pelajar SMAN 1 Semarapura ini.

Sang ayah, I Komang Gede Arta Susila, mengonfirmasi bahwa Arbi telah masuk dalam kerangka tim definitif pilihan pelatih. Dukungan keluarga kecilnya di Sampalan menjadi fondasi utama mental bertanding Arbi di lapangan hijau.

Langkah Arbi ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Umum KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Pria yang akrab disapa Gung Anom ini berharap kesuksesan Arbi menjadi pemantik semangat bagi atlet muda lainnya di Bumi Serombotan.

“Tekad dan mental yang kuat pasti jaya, termasuk atlet lainnya. Jejak Arbi ini ke depan diharapkan bisa ditiru oleh anak-anak muda Klungkung agar berani bermimpi hingga tingkat nasional,” tegas Gung Anom.

Dengan rekam jejak di Bali United Youth U18 dan Garuda United PSSI, Arbi kini memikul harapan besar untuk membawa Indonesia berprestasi di level Asia. Fokusnya saat ini adalah menjaga kondisi fisik dan mental menjelang keberangkatan ke Arab Saudi bulan depan.

Keberhasilan Arbi membuktikan bahwa talenta dari desa pun mampu bersaing di level tertinggi asalkan memiliki kedisiplinan dan kemauan untuk mengikuti proses pembinaan yang panjang.

wartawan
SUG
Category

Bonus Porprov Tak Kunjung Cair, Atlet Bangli Peraih Medali “Pakrimik”

balitribune.co.id I Bangli - Pelaksanaan Pekan Olah Raga (Porprov) Bali 2025, sudah hampir  setahun  lebih berlalu. Namun, hingga kini para atlet peraih medali belum menerima bonus yang dijanjikan. Pada Porprov 2025 Kabupaten Bangli berhasil meraih total  82 medali dengan rincian 18  emas, 15  perak dan 49 perunggu.

Baca Selengkapnya icon click

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.