Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masyarakat Diminta Waspada Dampak La Nina

Bali Tribune / CUACA EKTRIM - Sejumlah wilayah di Jembrana terdampak cuaca ekstrim di musim penghujan di akhir tahun yang menimbulkan kerusakan infrastruktur.

balitribune.co.id | Negara - Cuaca ekstrim di musim penghujan masih berlangsung. Dengan dampak seperti kerusakan infrastruktur yang memprihatinkan, kini masyarakat diminta mewaspadai La Nina. Fenomena cuaca ini disebut berpotensi mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi

Wilayah Kabupaten Jembrana belakangan ini terus diguyur hujan deras yang disertai angin kencang. Dampak cuaca ekstrim di musim penghujan ini menyebabkan kerusakan infrastruktur. Kini berbagai kejadian musibah terjadi di sejumlah wilayah. Selain peningkatan debit air hingga sejumlah kawasan langganan banjir terendam luapan air, tidak sedikit bangunan juga rusak akibat terjangan angin kencang dan tertimpa pohon tumbang.

Cuaca ekstrim yang mengakibatkan musibah dan berdampak pada kerusakan infrastruktur dan menjadi ancaman terhadap keselamatan ini kini menjadi perhatian serius. Dengan kerawanan dan potensi musibah dan bencana dampak cuaca ekstrim ini, masyarakat kini kembali diminta agar meningkatkan kewaspadaan. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyatakan fenomena La Nina yang tengah melanda perlu diwaspadai. 

Dikatakannya La Nina ini berpotensi mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. "masyarakat Jembrana. Utamanya bagi masyarakat yang bermukim di dekat pantai, wilayah perbukitan, lereng-lereng gunung, dataran tinggi, juga sepanjang bantaran sungai agar selalu waspada. Fenomena ini dapat berdampak signifikan pada kondisi cuaca," ujarnya.

Pihaknya yang mengaku sudah turun langsung ke lokasi yang terkena musibah dan meninjau kerusakan yang ditimbulkan akibat hujan deras maupun angin kencang menyatakan perihatin terhadap warga terdampak. Seperti salah satu yang disebutkannya melanda Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Pihaknya mengaku ingin memastikan pemerintah daerah bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. 

Meskipun prosesnya harus dilakukan secara bertahap namun menurut politisi asal Banjar Peh, Desa Kaliakah, Negar ini korban musibah dampak ekstrim bisa tercover. Sementara ia mengaku pihaknya sudah memberikan bantuan yang bersifat darurat seperti beras untuk warga terdampak "Kami  sudah turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban mereka agar tidak berlarut-larut, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," tandasnya, Kamis (12/12). 

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Selasa malam mengatakan pihaknya sudah mendata dampak cuaca ekstrim di musim penghujan akhir tahun ini. Pihaknya mencatat puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Total kerugian materiil akibat musibah termasuk kerusakan karena angin kencang dan pohon tumbang di Kabupaten Jembrana belakangan ini sudah mencapai ratusan juta rupiah lebih. 

Ia menyatakan pihaknya sudah melalukan proses untuk mengajukan penanganan terhadap bangunan saat ini , “kita bantu pelayanan kebutuhan dasar seperti paket sembako. Untuk perbaikan rumah dan kita dalam proses. Yang rusak ringan itu bisa dibantu dari desa karena desa juga telah menganggarkan dana untuk penanggulangan bencana. Untuk yang rusak sedang dan parah nanti kami di BPBD akan coba bantu dengan APBD,” tandasnya.

wartawan
PAM

Stunting di Buleleng Tercatat 3,47 Persen, Dinkes Perkuat Pemantauan Balita

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala. Berdasarkan data Sigizikesga (Sistem Informasi Gizi dan Kesehatan Keluarga) per Oktober 2026, prevalensi stunting di Buleleng tercatat sebesar 3,47 persen atau 1.014 balita dari total 29.183 balita.

Baca Selengkapnya icon click

Lansia Hilang 2 Hari di Selbar Ditemukan Lemas di Saluran Irigasi

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi yang sempat dilaporkan hilang selama dua hari akhirnya ditemukan selamat di saluran irigasi Tukad Balian, Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), pada Senin (26/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi Patuh Agung 2026 Dimulai, Polres Buleleng Sasar Pelanggar Lalu Lintas

balitribune.co.id | Singaraja - Polres Buleleng mulai mengintensifkan pengawasan lalu lintas melalui Operasi Patuh Agung 2026. Selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, polisi akan menyasar pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Denpasar Usulkan Kapten Japa Sebagai Pahlawan Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memulai langkah konkret untuk mengusulkan pejuang kemerdekaan lokal, Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa, sebagai Calon Pahlawan Nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui gelaran seminar sejarah sekaligus peluncuran buku biografi sang pejuang di Gedung Graha Sewaka Dharma, Denpasar, Selasa (27/10/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.