Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memalukan! Anggota DPRD Bali Nyaris Baku Hantam

Bali Tribune/ I Nyoman Oka Antara (kiri) dan Nyoman Purwa Ngurah Arsana (kanan).
balitribune.co.id | Denpasar - Dua anggota DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara dan Nyoman Purwa Ngurah Arsana, nyaris terlibat baku hantam di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Renon, Rabu (30/10/2019). Keduanya sesama politisi PDIP dari Dapil Karangasem. 
 
Ironisnya, peristiwa memalukan ini terjadi berselang dua hari setelah upacara Pecaruan Dhurga Maya digelar di Gedung DPRD Provinsi Bali. Upacara tingkat utama yang dipuput oleh Ida Sri Bagawan Putra Nata Nawa Wangsa Pemayun dari Griya Kedatuan Kawista, Tabanan, ini digelar untuk menetralisir energi negatif yang ada di seputar lingkungan gedung DPRD Bali. Upacara besar ini baru pertama dilakukan sejak gedung DPRD dibangun tahun 1987. 
 
Peristiwa yang konon dipicu karena ketersinggungan ini terjadi sesaat jelang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama dan dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Beruntung, keduanya berhasil dilerai para anggota Dewan lainnya.
 
Saat ketegangan terjadi Gubernur Koster bersama Pimpinan DPRD Bali serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), masih berada di Ruang Transit. Sementara di dalam ruangan sidang, belum semua anggota DPRD Bali hadir, karena baru saja usai rapat pembahasan masalah hibah yang juga memanas di Ruangan Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Bali. 
 
Saat kejadian, Purwa Arsana dan Oka Antara terlihat duduk bersebelahan. Sembari menunggu Gubernur dan Pimpinan Dewan masuk ruangan sidang, keduanya sempat terlibat obrolan. Namun tiba-tiba Oka Antara mengambil gelas berisi air, lalu mengibas-ngibaskannya ke arah Purwa Arsana. Air yang disediakan untuk anggota Dewan itu pun tumpah di meja dan sebagian mengenai Purwa Arsana. 
 
Aksi ini memicu kedua wakil rakyat yang sama-sama berasal dari Karangasem itu nyaris terlibat adu jotos. Bahkan anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, Ni Luh Kadek Yustiawati, sempat berteriak histeris. Kebetulan, posisi duduk Yustiawati bersebelahan dengan kedua anggota Dewan yang nyaris berantem itu.
 
Baku hantam gagal terjadi, setelah dengan sigap anggota Fraksi PDIP DPRD Bali AA Ngurah Adi Ardhana, memegang Oka Antara. Sedangkan anggota Fraksi PDIP DPRD Bali lainnya, I Wayan Kariartha, langsung merapat dan memastikan tidak terjadi masalah lebih serius. Beberapa saat kemudian, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali Tjokorda Gde Agung, menenangkan Purwa Arsana. 
 
Karena dilerai rekan-rekan sesama Fraksi PDIP, Oka Antara dan Purwa Arsana tidak sampai terlibat baku hantam. Peristiwa yang diduga dipicu saling ejek ini pun menjadi perhatian undangan yang sudah hadir, seperti beberapa pimpinan OPD, Bawaslu Bali, KPU Bali, dan tenaga ahli. 
 
Konon, Oka Antara naik darah ketika Purwa Arsana sempat mengatakan bahwa politikus berkepala plontos itu banyak bicara soal dana hibah/bansos di rapat gabungan. Akibatnya, Gubernur Koster harus menelepon dan menanyakan molornya rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung pukul 11.00 Wita. 
 
Baik Oka Antara maupun Purwa Arsana, sudah bertemu Gubernur Koster selaku Ketua DPD PDIP Bali, setelah rapat paripurna. Keduanya dikabarkan mendapatkan teguran keras dari Koster selaku pimpinan partai. 
 
Ini bukan kali pertama anggota Fraksi PDIP terlibat keributan di Renon. Sebelumnya, sekitar lima bulan lalu, Kadek Diana yang menjadi ketua Fraksi PDIP DPRD Bali periode 2014-2019 sempat dijotos anggota Fraksi PDIP DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai. Usai kejadian, keduanya bahkan saling lapor ke Polda Bali. Namun masalah itu berakhir damai, lagi-lagi didamaikan oleh Gubernur Koster. 
wartawan
San Edison
Category

Bea Cukai Ngurah Rai Minta Warga Waspada Terhadap Penipuan Modus Tebus Barang

balitribune.co.id I Badung - Kantor Bea Cukai Ngurah Rai Bali kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas kepabeanan. Modus yang marak terjadi adalah permintaan sejumlah uang dengan dalih barang kiriman tertahan di bea cukai. 

Baca Selengkapnya icon click

Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah di Pantai Air Kuning, Diduga WN Polandia yang Hilang

balitribune.co.id I Negara - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur SAR, kepolisian, dan  TNI menemukan  jenazah di Pantai Air Kuning, Jembrana pada Rabu (2/9/2026) sore. Jenazah tersebut diduga warga negara Polandia, Marcin Dawid Ryzycki. Hingga Rabu malam masih dilakukan identifikasi untuk memastikan identitas jenazah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Interfood 2026 Menjadi Tuan Rumah Asian Gelato Individual Competition

balitribune.co.id | Mangupura - Penyelenggaraan pameran bertaraf internasional Bali Interfood 2026 digelar setiap tahun guna menjawab kebutuhan pasar terkait industri makanan dan minuman (F&B). Bali Interfood 2026 ini menghadirkan penyelenggaraan kompetisi pembuatan gelato tingkat Asia Pasifik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Siapkan Asuransi Pertanian untuk 7.000 Hektare Sawah

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk 7.000 hektare lahan sawah pada 2026. Program ini ditujukan untuk melindungi petani dari risiko gagal panen sekaligus menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempertahankan lahan pertanian dan menekan alih fungsi lahan.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

balitribune.co.id | Jakarta - Transparansi mengenai sumber susu dan proses produksi menjadi bagian penting dalam membantu orang tua memahami produk nutrisi yang dipilih untuk anak. Tidak hanya mencermati informasi pada kemasan, orang tua juga perlu mengetahui dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga hingga menjadi produk akhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.