Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membawa Pengalaman Korean BBQ dengan Butter-Aged 144 Jam, Bbasam Hadir di Bali

makanan
Bali Tribune / Bbasam, restoran asal Korea Selatan hadir di Kerobokan, Badung dengan membawa pengalaman Korean BBQ melalui teknik butter-aging yang menjadi ciri khasnya

balitribune.co.id | Mangupura - Bbasam, restoran asal Seoul, Korea Selatan, resmi membuka lokasi internasional pertamanya di Kerobokan, Badung, Bali, dengan membawa pengalaman Korean BBQ yang berbeda melalui teknik butter-aging yang menjadi ciri khasnya. Berbeda dari sajian samgyeopsal pada umumnya, Bbasam menggunakan proses aging selama 144 jam untuk menghasilkan cita rasa dan tekstur yang khas sebelum daging dipanggang langsung di meja.  

Restoran asal Seoul, Korea Selatan, yang pertama kali memperkenalkan konsep butter-aged pork belly pada 2023 ini resmi membuka lokasi internasional pertamanya di Bali pada Oktober 2026. Kehadiran Bbasam di Bali menjadi langkah  

pertama restoran tersebut berekspansi ke luar Korea, dengan operasional yang dikelola oleh Kawano Group, perusahaan F&B di balik sejumlah restoran seperti The Grill, Honzen, dan Tonton Kumamoto Ramen Bar. 

Keunikan Bbasam yang berbeda adalah proses pengolahan dagingnya. Samgyeopsal melalui proses aging selama 144 jam dalam dua tahap. Pada tahap pertama, daging menjalani dry-aging selama 72 jam untuk mengurangi kadar air, memperkaya rasa, sekaligus menghasilkan tekstur yang lebih lembut. Setelah itu, daging dilapisi dengan butter dan kembali menjalani proses aging selama 72 jam.

Teknik ini membuat butter berfungsi sebagai lapisan yang melindungi daging dari udara selama proses aging. Hasil akhirnya adalah daging yang terasa renyah pada bagian luar ketika dipanggang, namun tetap juicy di bagian tengah, dengan karakter rasa yang kaya dan toasty tanpa terasa terlalu berat. 

“Banyak orang mendengar kata ‘butter’ dan ‘pork belly’, lalu membayangkan sesuatu yang berat. Namun, gigitan pertama justru memberikan kejutan. Proses aging dengan butter tidak membuat daging menjadi berminyak, melainkan memberikan kedalaman rasa dan karakter toasty yang lebih kaya, sementara akhirnya tetap terasa clean. Kontras inilah yang menjadi inti dari Bbasam,” ujar Gyeo-wool Kim, Owner Chef Bbasam. 

Bali dipilih sebagai lokasi internasional pertama Bbasam karena karakter pulau ini sebagai destinasi yang mempertemukan wisatawan dan masyarakat dari berbagai penjuru dunia. Berada di Kerobokan, kawasan yang terletak di antara Seminyak dan Canggu, Bbasam hadir di salah satu area kuliner yang ramai dikunjungi di Bali. 

“Bali adalah tempat di mana orang-orang dari seluruh dunia datang untuk makan. Kami ingin menghadirkan pengalaman Korean dining yang unik dan tetap diingat bahkan setelah mereka kembali ke negara asal,” ujar Deri, Marketing Manager Kawano Group. 

Di Bbasam, setiap potongan daging dipanggang langsung di meja oleh staf restoran. Dengan begitu, setiap potongan dapat dinikmati pada saat yang dianggap paling tepat untuk mendapatkan tekstur dan rasa terbaik. Selain butter-aged samgyeopsal sebagai menu andalan, Bbasam juga menawarkan berbagai pilihan potongan daging lainnya, Korean stew, serta hidangan penutup yang dirancang untuk dinikmati dengan karakter khas Bbasam. 

Bbasam Bali memiliki kapasitas sekitar 80 orang yang tersebar di dua lantai. Area lantai atas juga dilengkapi dengan pilihan tempat duduk dekat jendela, menjadikannya ruang yang dapat dinikmati bersama teman maupun keluarga.

wartawan
YUE
Category

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.