Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menghadapi Kondisi Ekonomi yang Dinamis Masyarakat Diminta Cermat Mengelola Keuangan

Bali Tribune

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi ekonomi saat ini dirasakan masyarakat dari berbagai latar belakang dan daerah di Indonesia, mulai dari keluarga atau kalangan rumahtangga, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga generasi muda yang baru mulai mandiri secara finansial. Menurut salah seorang perencana keuangan, Prita Ghozie, ditengah iklim ekonomi yang terus bergerak, masyarakat kini semakin menginginkan kepastian pengeluaran agar kebutuhan rumahtangga maupun usaha tetap dapat berjalan dengan lebih terencana.

Dikatakannya, bagi pelaku UMKM yang baru merintis, kestabilan harga juga membantu membuat keputusan pembelian yang lebih terencana dan mengalokasikan anggaran secara lebih efektif. "Dengan begitu, energi dan fokus dapat dialihkan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis,” ujarnya dalam siaran persnya, Rabu (3/6/2026).

Lebih lanjut Prita mengatakan, ditengah tekanan inflasi yang masih dirasakan masyarakat, kepastian harga bukan sekadar keuntungan belanja, tetapi juga bagian dari perencanaan keuangan yang sehat. Ketika harga suatu produk bisa diprediksi, konsumen maupun pelaku usaha kecil dapat mengalokasikan anggarannya dengan lebih terencana dan tidak reaktif terhadap perubahan harga.

Kata dia, dalam kondisi ekonomi sekarang ini, menjaga rumahtangga dan UMKM tetap berjalan beriringan mendorong masyarakat Indonesia untuk semakin cermat dalam mengelola pengeluaran. Konsumen kini lebih selektif dan terencana dalam berbelanja, memastikan setiap Rupiah memberikan nilai terbaik, mulai dari kebutuhan rumahtangga sehari-hari hingga perlengkapan dan bahan baku usaha.

Kondisi ini juga tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat inflasi tahunan Indonesia pada April 2026 sebesar 2,42 persen, diiringi kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan masyarakat dan biaya di berbagai sektor usaha. Menyikapi hal itu, masyarakat pun disarankan untuk menjadi konsumen yang lebih cermat menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis. 

Salah seorang pelaku usaha yang juga ibu rumahtangga, Annisa Amelia mengaku tetap berupaya menjaga kualitas sekaligus harga jual produknya agar tetap terjangkau bagi pelanggan. Namun ditengah kondisi ekonomi yang terus berubah, ia mengaku perlu semakin cermat dalam mengatur kebutuhan usaha sehari-hari, mulai dari bahan baku hingga perlengkapan pendukung jualan. "Tetap berusaha mengembangkan usaha secara bertahap. Menjaga tampilan produk menjadi salah satu faktor penting untuk menarik perhatian pembeli," katanya.

wartawan
YUE
Category

35 WNA India Tersangka Judi Online Dilimpahkan ke Kejaksaan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah melalui rangkaian penyidikan intensif yang menyita perhatian publik, Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Bali akhirnya merampungkan penanganan kasus perjudian online lintas negara yang melibatkan 35 warga negara asing (WNA) asal India. Dalam perkembangan terbaru, seluruh tersangka resmi dilimpahkan ke pihak Kejaksaan pada Rabu (29/4/2026) untuk memasuki tahap penuntutan.

Baca Selengkapnya icon click

Ulah Konyol Bule Italia Berujung Deportasi

balitribune.co.d I Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Italia berinisial GI (24) resmi dideportasi oleh Kantor Imigrasi Ngurah Rai setelah videonya viral di media sosial karena melawan petugas kepolisian di Denpasar.

GI dipulangkan ke negara asalnya pada Selasa (28/4/2026) melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Qatar Airways dengan rute menuju Doha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Gelar Ulang, Punglik: Perkara Sudah di Kejaksaan!

balitribune.co.id I Denpasar - Polemik dugaan penyerobotan tanah di Jalan Gatot Subroto, Denpasar, kian memanas. Di saat perkara sudah memasuki pelimpahan tahap I ke Kejaksaan, muncul rencana dari Wassidik Bareskrim Polri untuk menggelar perkara ulang di Jakarta. Langkah ini langsung menuai kritik keras dari kuasa hukum pelapor, Nyoman Gde “Punglik” Sudiantara.

Baca Selengkapnya icon click

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.