Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Kemarau, Produksi Garam Tradisional di Pantai Yeh Malet Meningkat

Garam Tradisional
Bali Tribune / GARAM TRADISIONAL - Proses produksi garam tradisional di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem.

balitribune.co.id I Amlapura - Musim kemarau dan cuaca yang cukup panas yang terjadi saat ini sangat sangat menguntungkan bagi produksi garam petani di Pantai Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem dan wilayah sentra produksi garam lainnya di Karangasem.

Sejak dahulu Pantai Yeh Malet sangat terkenal dengan produksi garamnya yang memiliki rasa dan kwalitas berbeda, sehingga produksi garam petani di wilayah ini paling banyak diburu oleh pengelola Restaurant, wisatawan asing atau warga dari luar Karangasem.

Ketika matahari mulai menyengat, sejumlah petani garam di pantai ini mulai terlihat sibuk dengan aktifitas mengolah air laut menjadi garam di lahan pembuatan garam milik mereka. Dengan sabar dan telaten para petani di pantai ini menyiapkan lahan untuk penggaraman serta memantau proses pengkristalan air laut agar bisa menjadi garam yang sempurna dengan kwalitas terbaik.

I Ketut Wenten, salah seorang petani garam di Pantai Yeh Malet kepada media ini, Rabu (19/8/2026) mengatakan, waktu yang tepat membuat garam yakni pada saat panas matahari menyengat, karena air laut atau bahan garam akan cepat mengkristal menjadi garam. 

“Saat ini cuaca sangat mendukung untuk produksi garam, karena cuaca sangat panas dan sudah memasuki musim kemarau. Kita disini produksinya masih secara tradisonal, jadi harus telaten dan betul-betul mengawasi prosesnya agar garam yang dihasilkan betul-betul bersih, kristalnya putih dan berkwalitas,” ujar Ketut Wenten.

Berbeda dengan di daerah lainnya, proses pembuatan garam di wilayah ini masih sangat tradisional tanpa mesin atau alat modern. Petani garam di pantai ini meyakini proses pembuatan garam yang dilakukan dengan cara tradisional akan mampu menghasilkan garam dengan kwalitas terbaik. Karena diproduksi secara tradisional, maka rata-rata dalam sehari petani garam di Pantai Yeh Malet hanya bisa menghasilkan 10 Kilogram garam perharinya.

Petani garam di Pantai Yeh Malet sebagian besar menjual garam produksi mereka ke Hotel dan Restaurant, bahkan tidak sedikit wisatawan asing maupun domestik yang berkunjung untuk melihat langsung proses pembuatan garam tradisional juga membeli garam hasil produksi petani di pantai ini sebagai oleh-oleh. Dimana harga satu kilogram garam kwalitas tinggi di tingkat petani sangat murah yakni hanya sebesar Rp20.000 hingga Rp25.000.

wartawan
AGS
Category

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

balitribune.co.id | Semarapura - Penyakit jantung menempati penyakit kronis dengan biaya termahal yang dijamin BPJS Kesehatan. Tercatat sepanjang 2015-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menuturkan, penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah kasus dan biaya yang signifikan dalam waktu satu dekade.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Lakukan Perbaikan, OJK Resmi Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Credit Saison Indonesia Finance (PT CSIF) di Cyber 2 Tower Lantai 29, Jakarta Selatan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.06/2026 tertanggal 24 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Telusuri Temuan Limbah B3 di Pinggir Jalan Dekat RSU Negara

balitribune.co.id | Negara - Temuan limbah medis yang diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di pinggir Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, masih dalam penelusuran.

Baca Selengkapnya icon click

Pemasangan Pompa di Estuary Rampung, PDAM Badung Mulai Distribusi Air ke Kuta Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung. Pompa berkapasitas 800 kilowatt (kW) di Sistem 4 Estuary yang sebelumnya mengalami kerusakan kini sudah selesai dipasang. Pemasangan pompa jumbo tersebut rampung pada Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Pastikan Produk Klungkung Siap Tembus Pasar Luas

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria menghadiri pameran kerajinan nasional Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Selasa (29/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.