Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nyepi Masih Tiga Hari Lagi, Ribuan Turis Tinggalkan Bali

Bali Tribune/ags
Suasana Penyeberangan Padang Bai

Amlapura | Bali Tribune.co.id - Jelang perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1941, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai mengalami peningkatan. Sejumlah kendaraan roda dua dan truk, misalnya, mulai antre untuk diseberangkan ke Pulau Lombok dan wilayah timur Indonesia.

Tidak saja itu, penyeberang reguler atau pejalan kaki dan pengendara sepeda motor tujuan Lombok dan Nusa Penida, juga memadati Padang Bai.

 Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini di pelabuhan ujung Timur Bali ini, Minggu (3/3), lonjakan arus penyeberangan mulai terjadi sejak kemarin dimana banyak umat Hindu asal Lombok dan Pulau Nusa Penida, ingin merayakan Nyepi di kampung halaman mereka. Dan diperkirakan lonjakan akan terjadi pada H-2 Nyepi hingga puncaknya pada H-1.

Lonjakan arus penyeberangan juga nampak di Dermaga Rakyat Padang Bai, yang merupakan pelabuhan atau dermaga kapal cepat tujuan Gili Trawangan dan Gili Air, Lombok. Sejak pagi kemarin ribuan wisatawan asing antre untuk masuk ke dalam kapal cepat sesuai dengan tiket yang mereka booking. Sebagian besar turis ini memilih merayakan Nyepi di Lombok, dam mereka baru akan kembali lagi untuk menghabiskan sisa liburan mereka di Bali sehari setelah Nyepi.

 “Kami sementara pergi dan menginap di Gili Lombok, dan kami akan kembali dan menginap di Kuta setelah perayaan Nyepi,” ungkap Sbastian, salah satu wisatawan asal Italia, di Dermaga Rakyat Padang Bai, kemarin.

Sementara itu, berdasarkan surat edaran dari PHDI Provinsi Bali, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai akan melakukan penutupan pelabuhan pada tanggal 7 Maret dini hari mendatang.

“Berkaitan dengan perayaan Nyepi maka aktivitas penyeberangan akan kami tutup total pada hari Kamis tanggal 7 Maret 2019, dengan pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Padang Bai pukul 03.00 Wita,” tegas I Nyoman Parwata, Perwira Jaga KSOP Padang Bai, kepada koran ini.

Dan aktivitas penyeberangan dan pelayaran akan kembali dibuka pada Jumat tanggal 8 Maret 2019 dengan pemberangkatan kapal pertama dari Pelabuhan Padang Bai pukul 09.00 Wita.

 Sementara untuk menghindari adanya penumpang atau kendaraan penyeberang yang telantar di Pelabuhan Padang Bai akibat tidak terangkut oleh kapal terakhir, pihaknya mengimbau kepada para calon penumpang pemakai jasa penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai untuk berangkat lebih awal. Sementara untuk antisipasi agar seluruh kendaraan dan penumpang bisa diseberangkan sebelum pelabuhan ditutup, baik pihak PT ASDP dan OPP Pelabuhan Padang Bai akan menambah jumlah trip. ags

wartawan
habit

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.