Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Operasi Zebra Agung 2018 Selama Dua Pekan

Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Rahmawaty Ismail, SE., SIk

BALI TRIBUNE  - Mulai Selasa (30/10) besok, secara serentak di seluruh Indonesia Polri melaksanakan operasi lalu lintas yang diberi sandi "Operasi Zebra Agung 2018". Operasi selama dua pekan itu dengan tujuh sasaran utama, yaitu pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor yang tidak memakai helm SNI, pengemudi yang memakai narkoba dan dalam kondisi mabuk serta pengemudi yang melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.  Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Rahmawaty Ismail, SE., SIk siang kemarin menjelaskan, operasi kepolisian terpusat "Zebra 2018" adalah bersifat terbuka dalam bentuk Operasi Harkamtibmas yang dilaksanakan dengan mengedepankan fungsi lalu lintas Polri dengan didukung fungsi operasional kepolisian lainnya yang dilaksanakan secara profesional, bermoral dan humanis. "Operasi ini dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dibidang Kamseltibcar lalu lintas," ungkapnya. Meski demikian, Rahmawaty mengimbau kepada masyarakat agar sadar dan patuh dalam keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lalu lintas tidak hanya selama Operasi Zebra Agung ini saja. Ia berharap agar kesadaran dan kepatuhan masyarakat terus berlanjut. Sebab, jumlah pelanggaran mengalami peningkatan. Sebagai perbandingan, pada tahun 2016 terjadi 356.101 pelanggaran lalu pada tahun 2017 naik 200,35 persen menjadi 1.069.541 pelanggaran. "Dari jumlah pelanggaran sebanyak itu pada tahuan 2017, terjadi 891.525 yang ditilang dan 178.016 berupa teguran. Semuanya mengalami peningkatan," terangnya. Meski demikian, namun jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2017 mengalami penurunan. Pada tahun 2016, terjadi 2.960 kasus kecelakaan. Jumlah sebanyak itu, 776 orang meninggal dunia, 575 orang luka berat dan 3.446 menderita luka ringan. Sementara pada tahun 2017 jumlah kecelakaan lalu lintas turun 29,16 persen menjadi 2.097 kasus. Korban meninggal dunia juga berkurang jadi 388 orang, luka berat turun jadi 362 dan luka ringan hanya 2.385 orang. "Meski jumlah pelanggaranya naik, tapi syukur jumlah korban kecelakaan mengalami penurunan.  Semoga maayarakat terus sadar dan patuh agar korban kecelakaan terus mengalami penurunan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan keselamatan sebagai kebutuhan nomor satu," imbuh Polwan yang juga menjabat sebagai Wakapolres Tabanan ini. ray

wartawan
Redaksi
Category

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus III DPRD Karangasem Melakukan Sidak ke Sejumlah Usaha Wisata dan Toko Modern Berjejaring di Desa Bunutan

balitribune.co.id I Amlapura - Pansus III DPRD Karangasem melaksanakan kegiatan Sidak (Inspeksi Mendadak) ke Objek Wisata Amed dan Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, pada Selasa (14/4/2026). Sidak yang dipimpin Ketua Pansus I Wayan Sumatra, bersama seluruh anggota Pansus ini bergerak melakukan pengecekkan dan pendataan objek usaha di wilayah tersebut baik yang sudah menagntongi izin maupun yang belum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menghilang 11 Hari, Mayat I Wayan Saja Ditemukan Membusuk di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Wayan Saja (56) warga Bentuyung, Ubud, Gianyar, akhirnya ditemukan pada hari kesebelas pasca dilaporkan hilang. Namun sayang, saat ditemukan di jurang sungai beji, korban sudah menjadi mayat dalam kondisi membusuk, Selasa (14/4/2026) petang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.