Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika Imbau Masyarakat Lakukan Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

JAMKRIDA
TANAM POHON - Wakil Gubernur Ketut Sudikerta pada acara gerakan penanaman tanaman hias bougenville Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan Batur Geopark, Kintamani, Bangli, Jumat (27/5).

Bangli, Bali Tribune

Dalam mewujudkan Bali sebagai green province diperlukan upaya nyata dari segenap elemen, tidak saja pemerintah  namun juga masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Untuk itu, semua pihak diharapkan memantapkan komitmen dalam menjaga lingkungan sekitar.

Demikian disampaikan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Ketut Sudikerta pada acara Gerakan penanaman tanaman hias bougenville dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan Batur Geopark, Kintamani, Bangli, Jumat (27/5). Menurutnya aksi nyata ini bisa dilakukan sedini mungkin mulai dari lingkungan halaman rumah duludan meluas hingga tingkat desa, kecamatan dan seterusnya. “Kita perlu mengedukasi masyarakat akan pentingnya mencintai dan menjaga kebersihan alam, karena sebenarnya hubungan kita dan alam tidak terpisahkan, jadi jangan egois sendiri,” tuturnya.

Terpilihnya kawasan Kintamani dalam acara ini tidak lepas dari peran strategis wilayah yang berada di Kabupaten Bangli ini sebagai kawasan penyangga kehidupan bagi Bali. Jadi, sudah sepatutnya setiap masyarakat Bali harus mempertahankan kelestarian dan keasriannya. “Namun jauh lebih penting yang harus kita lakukan adalah bagaimana kawasan Kintamani bisa berfungsi secara ekonomis untuk mensejahterakan masyarakatnya serta alam tetap terjaga secara berkelanjutan,” imbuh Pastika.

Secara khusus Wagub Sudikerta juga meminta Pemerintah Kabupaten Bangli untuk lebih serius menata kawasan Kintamani. Dia menilai kawasan ini semakin kumuh yang disebabkan oleh banyaknya bangunan liar di sepanjang jalan hingga menutup pemandangan kaldera Gunung Batur serta banyaknya sampah yang berserakan. Hal tersebut dikhawatirkan bisa mengganggu kenyamanan dan menjadi penyebab turunnya tingkat kunjungan wisatawan ke daerah ini. “Mari kita lestarikan alam yang indah ini dengan mengatur sampah dengan baik, serta menindak tegas para pemilik bangunan yang melanggar, karena dalam peraturan tidak boleh mendirikan bangunan yang menghadap ke Gunung Batur langsung karena bisa menutup pemandangan yang ada,” tegasnya. Dia berharap ke depan, Kintamani bisa ditata dengan baik, sehingga memilik pemandangan yang asri disamping udara yang bersih juga.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Prov Bali yang sekaligus sebagai ketua panitia, Gede Suarjana, melaporkan bahwa acara penanaman pada pagi itu merupakan rangkaian dari Hari Lingkungan Hidup sedunia yang tahun ini mengambil tema global Go Wild For Life, Memerangi Perdagangan Ilegal Satwa Liar. Peserta datang dari berbagai unsur masyarakat, pemerintah dan anggota perusahaan CSR dengan jumlah total 700 peserta. Sementara itu jumlah tanaman pada hari itu 1.500 pohon yang merupakan bantuan CSR dari pihak sponsor yaitu PLN Distribusi Bali, International Tourism Development Centre (ITDC), BPD Bali, Pertamina manggis, Balai Wilayah Sungai Bali Penida, JAMKRIDA Bali, INVIRO Pallet Tabanan, Coca Cola Amatil dan BI Wilayah Bali.

Sekda Bangli IB Giri Putra, yang mewakili Bupati Bangli menyambut baik dan mengapresiasi program ini, terlebih karena telah dipilihnya Kintamani. Ke depan dia optimis Bangli akan mejadi kota yang hijau melalui program yang telah dijalankan seperti Desa Sadar Lingkungan Hidup, Pelestarian Kawasan Sekitar Danau dan Waduk serta upaya penanaman pohon dan perindang. Menurutnya segala upaya itu dilakukan demi mengubah image Bangli menjadi kota yang asri sekaligus menarik wisatawan.

Hadir pula Ketua DPRD Provinsi Bali yang diwakili oleh I Wayan Gunawan dari dapil Bangli, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Provinsi Bali Ketut Wija, jajaran kepala SKPD Pemprov Bali, Perwakilan Perusahaan CSR dan masyarakat Kintamani.

wartawan
redaksi

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.